Nona Muda Mafia

Nona Muda Mafia
CHAPTER 11


__ADS_3

Hari ini Icha dan Adrian pun pergi ke bandara untuk menjemput William


"Apa pesawat Ai udah sampai Ef?" Tanya Icha


"Sudah dan tadi William bilang kalau akan menunggu kita disana,,


"Oohh,," sambung Icha


Setelah menempuh perjalanan 1 jam dari rumah ke bandara, kini Adrian dan Icha pun sudah berada dibandara


"Aiiiii,,," teriak Icha sambil lari ke arah William,


"El, jangan lari² nanti jatuh" ujar William


"Kangen banget sama Ai"gumam Icha diperlukan William


"I miss you too El"jawab William


"Sudah² acara Teletubbies nya, ayo sekarang kita ke mansion utama Alexander" ujar Adrian


Dalam perjalanan Icha terus saja mengoceh dan William pun setia mendengarkan ocehan Icha


Tak berselang lama mereka kini sudah berada dimansion Alexander


Saat masuk mereka bertiga pun disambut hangat oleh Buna adrina dan keempat sahabat Adrian yang memang Adrian undang untuk berkumpul di mansion utama karna kehadiran William


"Wahhh ternyata rame juga yaa" ujar Icha


"Tentu sayang, mereka semua diundang oleh Ef untuk berkumpul disini, William hanya dua hari disini maka dari itu sebaiknya mereka berkumpul sesekali" ujar Buna


"Ayo iam duduk dulu," ujar Buna


"Iya Buna thanks" Jawab William


Buna adrina pun menyuruh pelayan untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk William dkk


"Buna, El pengen bikin kue deh sama Buna, Buna bisa gak nemenin El?" Pinta El dengan mata yang berbinar

__ADS_1


"Haha, baiklah ayo kita ke dapur untuk bikin kue" ujar Buna


"Asikkkk" seru Icha


Adrian, William, Jordan, Gavin, alano, dan Gio pun berkumpul di taman belakang sambil menikmati kopi mereka,, obrolan mereka pun beralih ke kuliah


"Eh ngomong² Will, kamu ke London kuliah mau ngambil fakultas apa?" Tanya Jordan


"Aku ngambil fakultas bisnis manajemen" jawab William


"Oohhh,, untuk nerusin cabang perusahaan nyonya alesta ya" sambung Jordan dan dijawab anggukan oleh William


"Ef, apa El baik² saja disini?"tanya William


"Tentu saja, selagi ada aku tidak akan ada yang berani menyentuh El ku" jawab Adrian sombong


"Will, bagaimana hubunganmu dengan Marisa?"tanya Gio


"Aku udah mutusin dia" ujar William dengan entengnya


"Haaa....." Jawab mereka serempak karna terkejut dengan omongan William


"Why did you break up with him, don't you love Marisa so much?" (kenapa kau putus dengannya, kau sangat mencintai Marisa?) Tanya Gavin


"Karna ini permintaan El" jawab William


"El ingin dia jadi wanita satu²nya yang ada di hati kami saudaranya" ujar William


"Bahkan bang Anjar dan kak Felia sudah resmi bercerai demi menuruti keinginan Icha" sambungnya


"Lalu Gibran?" Tanya Adrian


"Gibran ikut bang Anjar, bahkan El udah ngajarin Gibran untuk bermain senjata mafia diusianya yang masih 6 tahun,,, kini Gibran tumbuh jadi manusia dingin dan tidak memiliki rasa takut pada siapapun sama seperti El" jawab William panjang lebar


"Apa alasan El melakukan itu Will"tanya Adrian


"Entah lah, coba kau tanya sendiri pada El" jawab William

__ADS_1


Tak lama setelah itu Icha pun datang dengan membawa kue yang dibuatnya tadi bersama dengan Buna,


"Udah masak nihh kue nya, ayo dicobain" seru Icha dengan senyum cerianya


"El, are you okey?"tanya William


"Im really okey" jawab Icha


"No, I know exactly what you're like El, setiap kamu ingin sibuk dan tersenyum ceria itu tandanya kamu menyembunyikan sesuatu" ujar William


Icha hanya tersenyum melihat William dan tanpa aba² Icha langsung memeluk William dengan erat hingga menangis sejadi-jadinya


"Menangis lah jika itu membuatmu tenang" ucap William


"Im really Miss him,, aku sangat ingin memeluk nya, aku ingin dia kembali, kembali bersama ku seperti dulu,"seru Icha didalam dekapan William


"Kau rindu ayah,adik kecil dan Al kan" tanya William


"Yes,, im so Miss They"jawab Icha


Adrian yang melihat interaksi antar kedua saudara kembar itu hanya tersenyum dan mengusap rambut Icha


"Dengarkan Ai, ikhlaskan yang telah pergi, kamu kuat, kamu tegar, kamu mampu melakukan itu, aku percaya dengan mu El, ini bukan El yang ku kenal" seru William


"Aku takut aku tidak bisa melakukan itu semua" jawab Icha


"No, kamu pasti bisa, masih ada aku, Adrian dan yang lainya" ujar William


"Babe, jangan anggap aku orang lain, kita teman masa kecil, kita sudah kenal lama bukan sehari dua hari" sambung Adrian


"Thanks Everything"jawab Icha


"You're welcome baby" jawab Adrian yang ikut memeluk Icha dan William,,


four boys in the gank pun hanya tersenyum melihat tingkah mereka bertiga,,


"Sudah² acara Teletubbies nya, ayo kita makan kue buatan Buna dan Icha" ujar Gio

__ADS_1


Mereka pun bercerita banyak mengenai kehidupan masing-masing, sementara itu dilain tempat seorang wanita yang tengah duduk menyilangkan kaki nya tersenyum sinis mendengar kabar Icha yang bahagia bersama Adrian


"Clarissa Aulia Arsya Elbert, aku akan membalaskan dendam ku padamu" gumam wanita itu


__ADS_2