Nona Muda Mafia

Nona Muda Mafia
CHAPTER 13


__ADS_3

"ya, aku putri bungsu dari mommy Allesta


Dan Dady ku orang Indonesia,," Jawab Icha


"Ayo tuh udah masuk jam kelas,, jangan pada bengong dong" ajak Icha


Mereka pun masuk ke ruang kelas nya masing masing,,


"Cha kamu gak mau cari kerja gitu?" Tanya Tania


"Tadinya sih iya, aku juga sudah bilang ke kak Adrian klo mau kerja, dibolehin asal kerja sama dia jadi sekretaris pribadinya" jawab Icha


"Wah aku pun mau kerja juga Cha, cuma lagi mau nyari lowongan kerja,," seru Tania


"Kerja di perusahaan kak Adrian aja,, nanti aku bilang ke kak Adrian" pinta Icha


"Emangnya bisa?" Tanya Tania


"Tentu,, kak Adrian pernah bilang kalau aku ke perusahaan nya aku boleh ngelakuin apa aja yang aku mau dan aku suka" ucap Icha


"Kamu beruntung banget sih bisa Deket gitu sama tuan muda Aleksander yang terkenal dengan sikap nya yang dingin dan acuh" seru Tania


"Bukan apa²,,," jawab Icha


"Nanti mau pulang bareng aku nggk?" Tanya Tania


"Nggak deh, aku pasti dijemput sama Jack


"Oh iya Cha kamu bilang Jack itu hanya teman mu, tapi kok perlakuan nya ke kamu kayak asisten mu?" Tanya Tania


"Dia asisten sekaligus tangan kanan Adrian" jawab Icha


"Whattt,,, kenapa gak bilang chaa" pekik Tania


"Berisik ah,, ya udah aku pulang dulu, tuh dah ditunggu sama Jack" pamit Icha


"Baiklah, see you" balas Tania


"Silahkan nona,," ujar Jack


"Thank you Jack" jawab Icha


"You are welcome nona" sambung Jack


"Kita ke perusahaan kak Adrian ya Jack, aku ada perlu dengannya" ujar Icha

__ADS_1


"Baik nona" jawab Jack


Kini mereka pun sedang dalam perjalanan menuju ke perusahaan Adrian, namun saat dalam perjalanan mereka dihadang dengan 2 mobil sedan hitam yang diduga adalah musuh bebuyutan the blood Eagle


'ternyata kalian bergerak cepat' batin Icha yang sudah tau dan hafal dengan mobil musuhnya itu,,


"Nona, anda diam saja didalam, kunci mobilnya dari dalam saat saya keluar, ini perintah tuan muda Adrian" pinta Jack yang dibalas anggukan oleh Icha,,


Icha tetap tenang walau dalam bahaya, karna baginya sudah hal biasa saat bentrok dengan musuhnya,,


Disisi lain


"Boys,,, gawat,," pekik gio


"Why" tanya Gavin


"Adrian, Icha dalam bahaya, mobilnya dihadang oleh musuh bebuyutan the blood Eagle" ujar gio


Adrian pun langsung tersentak dan berlari untuk turun dan menghampiri Icha dan Jack


"Aku akan menyusul nya" pekik Adrian


"Kami ikut" jawab Gio, Gavin, Jordan dan Leo


Icha dan Jack


Dengan satu pukulan Jack pun langsung tersungkur kebawah dan tak sanggup lagi melawan lawan nya yang tidak seimbang


"Tampak nya aku harus turun tangan" gumam Icha,


Icha pun mempersiapkan pistol nya dan belati, serta gas air mata yang ada di pinggang nya dan dia pun turun menghadapi mereka


"Wah wahh,, ternyata kalian bergerak dengan cepat yah" ujar Icha sambil tersenyum sinis


"Jangan banyak bicara kau, kau akan mati dalam tangan kami" ujar salah satu dari mereka


"Oh ya?? Cobalah jika kalian bisa" tantang Icha


Mereka pun bergerak dan mengeroyok Icha, dengan sigap Icha pun mengeluarkan belatinya dan menusuk orang itu,, Icha pun memukul mereka secara membabi buta, namun wajahnya tetap dingin tanpa ekspresi apapun,,


Hanya dalam waktu 2o menit pun Icha sudah melumpuhkan mereka,, dan Adrian pun sudah sampai dari tadi namun memilih untuk melihat pertunjukan itu, dia pun kagum dan terkejut dengan perlakuan Icha


"Jack saja kewalahan menghadapi 10 orang itu, tapi El ku dengan mudah melawan mereka" gumam Adrian


"Dia sangat terlatih Ef,, Anjar sangat pintar dalam mendidik adiknya hingga bisa melawan 10 orang berbadan 2 kali lipat lebih besar daripada badannya" sambung Leo

__ADS_1


"Dia memang kebanggaan ku,," ujar Adrian yang langsung turun untuk menemui Icha,,


"Are you okey? Ada yang luka gak?" Tanya Adrian


"Im okey, tidak ada yang bisa melukai pemimpin the blood Eagle Ef" jawab Icha sambil tertawa


" Ayo,, Jack akan dibawa ke rumah sakit oleh supir ku, kita balik ke perusahaan" ujar Adrian,,


"Wahh kau sangat menakjubkan Icha" puji gio saat Icha sudah berada didalam mobil


"Itu ilmu basic dalam melawan musuh,, bang Anjar selalu mengajarkan ku untuk tetap tenang dan melihat kelemahan lawan,, untuk menang kita harus melawan dengan otak bukan tenaga, mereka terlalu melawan ku dengan tenaganya hingga mereka capek sendiri, itulah kelemahan mereka, tidak punya otak" penjelasan Icha panjang lebar yang ujung ujungnya menghina musuhnya,,


"Ef mengapa the White Dove mengirimkan sampah seperti mereka untuk Mawan ku?" Tanya Icha


"Karna mereka belum mengenal mu El, tealu memandang remeh dirimu yang seorang wanita" jawab Adrian


"Bodoh sekali,," gerutu Icha


The boys pun tertawa bersama mendengar ocehan Icha yang menghina musuhnya itu,,


Sesampainya di perusahaan nya Adrian mereka berenam pun langsung menuju ruang pribadi Adrian,,


"Minumlah El,, kau pasti lelah melawan sampah itu" ujar Adrian


"Terimakasih Ef" jawab Icha


Icha pun meminum air putih yang diberikan oleh Adrian


"Ef aku ingin bekerja disini dengan teman ku Tania, apakah boleh?" Tanya Icha to the points


"Boleh,, tapi kau bekerja menjadi sekretaris pribadi ku dan berada satu ruangan dengan ku" jawab Adrian


"Baiklah,, terimakasih Ef" ujar Icha yang tampak semringah,,


"Besok pulang kuliah kalian datanglah kemari untuk menunjukkan surat lamaran kerja beserta persyaratan nya El" ujar Adrian


"Baiklah,, tapi Ef aku tidak bawa ijazah SD, SMP dan SMK ku" ujar Icha


"Tidak apa, kau sudah diterima sayang, tidak perlu bawa itu, bilang pada HRD bahwa kau sudah diterima oleh ku untuk jadi sekretaris pribadi ku, biarkan Tania yang melamar pekerjaan" ujar Adrian


"Ah kau baik sekali Ef, tapi aku pengen Tania masuk kerja juga" gumam Icha sambil bermanja-manja dengan Adrian


"Tania akan diterima sayang, tapi HRD juga butuh tau kemampuan apa yang dimiliki oleh Tania, untuk dilihat akan ditempatkan dimana sayang" ujar Adrian


Icha pun sangat senang dengan keputusan Adrian,,

__ADS_1


...****************...


__ADS_2