Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi

Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi
eps.10 alasan Shelly


__ADS_3

Kediaman one drn.khan


akhirnya acara resepsi Darren dan Viola pun selesai, setelah bnyak sekali mereka melakukan adat istiadat keluarga Darren viola pun beristirahat di kamar.


tiba tiba Viola sadar bahwa sahabat nya tidak ada di acara pernikahan dirinya pada saat di hotel..


" perasaan ketika aku berada di hotel aku tidak melihat Shelly ya !" gumam Viola yg langsung sadar kalau sahabat nya tidak datang di pernikahan nya


" apa dia lupa hari pernikahan ku? masa dia Setega itu sih sama aku ? aku tau pernikahan ini bukan karna keinginan ku, tapi setidaknya dia datang untuk memberikan semangat kepada sahabat nya ini. dia masih menganggap ku sahabat bukan? " gerutu Viola


tiba tiba Suara pintu terbuka seperti ada seseorang yg masuk kedalam kamar itu, dan ternyata org yg datang itu adalah Darren


" hufttt ternyata itu kau , membuat ku takut saja " ujar Viola


" jadi ? menurut mu siapa lagi ?" tanya Darren dengan nada datar


" ku pikir tadi hantu " canda Viola namun Darren tidak sukak


" berani sekali kau bilang aku hantu " bentak Darren


" aku tidak bilang kalau kau itu hantu, aku hanya berpikir kalau tadi yg membuka pintu tanpa mengetuk itu hantu karna biasanya hantu seperti itu tuan " ujar Viola tidak mau kalah


" buat apa aku mengetuk pintu , ini kan kamar ku, jadi ya suka suka saya lah" ujar Darren


" eh iya benar jugak ya tuan , ini kan kamar tuan jadi buat apa mengetuk pintu " ujar Viola sambil berpikir


" nah itu kau tau , sudah sana kau mandi, aku sudah tidak tahan mencium bau di badan mu itu" ujar Darren tersenyum tipis


" enak saja bilang aku bau, aku sudah mandi tau " balas Viola sambil memajukan bibir nya itu


" tapi kenapa masih bau ?" ejek darren


" sudah aku tidak ingin bercanda " kesal Viola karna masih teringat tentang ketidakhadiran sahabat nya itu


" aku juga tidak ingin bercanda dengan mu, kau pikir aku mau bercanda dengan gadis seperti mu itu " kesal Darren karna Viola berani membentak nya


" emmm " singkat Viola


" kau kenapa? " tanya Darren


" tidak apa apa " jawab Viola dengan nada cuek


" bukan itu yg ingin ku dengar, aku tau kau ada masalah, jadi kau jawab kau kenapa ? apa kau tidak senang dengan pernikahan ini?" bentak Darren


" bagaimana bisa aku berani tidak senang dengan pernikahan ini , toh jika aku tidak senang pun aku tetap harus senang bukan? lagian jika aku berani melanggar semua perkataan mu maka kau akan menambah jumlah hutang ku lagi kan?" ujar Viola yg masih kesal


" gadis pintar! jadi mengapa kau terlihat sangat kesal hari ini? apa karna aku tidak menyentuh mu dimalam pernikahan kita ini?" ujar Darren dengan wajah menyeringai


" isss kau ini apaan sih , pemikiran mu itu kotor sekali. siapa jugak yang mau di sentuh oleh singa seperti mu " ujar Viola dengan santainya tanpa melihat Darren yang sudah mulai emosi


" berani nya kauuu....." belum lagi Darren melanjutkan perkataannya Viola sudah memotong nya


" sudah sudah aku tidak ingin bertengkar hari ini , hanya saja aku kesal karna sahabat ku itu tidak datang di hari pernikahan ku , dia masih menganggap ku sahabat tidak sih!! " ujar Viola yg bertambah kesal


Darren yang mendengar nya pun tidak jadi marah dan langsung tersenyum.


" kau itu bodoh sekali ya " sambil menyentil kening Viola

__ADS_1


" awwww sakitt, kau itu apaan sih " pekik Viola


" kenapa kau tidak menelfon sahabat mu itu dan bertanya mengapa dia tidak hadir di pernikahan mu, mungkin dia memiliki alasan, jadi mengapa kau harus memikirkan hal yg seharusnya sangat mudah diselesaikan" ujar Darren sambil mencubit pipi Vio


"tuan benar jugak ya! mengapa aku tidak memikirkan nya ya ?" pikir Viola kembali


" ya karna kau itu badut dan badut itu tidak pintar oleh karna itu kau tidak memikirkan nya" ejek darren itu


" kau itu ya tuan benar benar keterlaluan" kesal Viola karna di bilang badut 🤡


" hahahaha " tawa Darren " sudah lah aku mengantuk sekarang dan ingin tidur, kau telfon aja sahabat mu itu dan jngan menggangu ku " ujar Darren kembali


" siapa jugak yg ingin menganggu mu, kalau bisa kau tidak usah bangun lagi jadi dengan begitu hutang hutang ku akan lunas " ujar Viola


" kau itu ya sukak sekali bicara sembarangan, sekali pun aku tidak bangun lagi aku akan mengejar mu dengan arwah ku dan langsung memakan mu. aaappp! nyam nyam nyam pasti sangat lezat" ejek Darren sambil mempraktekkan nya


" ahhhh tidak tidak , aku tidak ingin di makan oleh orang seperti mu sebaiknya kau harus segera bangun jika sudah tidur nanti" takut Viola


" emmm " jawab dingin Darren kembali


" ihhh pria aneh kadang kadang dia sangat hangat dan tiba tiba dia sangat dingin, seperti sekarang ini, ngeri jugak lama lama jika aku harus hidup terlalu lama bersamanya, kayaknya aku harus mencari cara untuk bebas dari nya .. oh iyaaa ( sambil memukul kening nya ) aku lupa , kan seharusnya aku menelfon Shelly dan menanyakan nya " gumam Viola dengan pelan agar Darren tidak terbangun


sementara Darren yg tadi nya hanya pura pura tidur mendengar gumaman kecil gadis itu pun hanya tersenyum dan langsung memejamkan mata nya kembali.


" kringgg kringggg " nada dering telepon Shelly


" siapa sih malam malam begini nelfon, tidak tau apa hari ini aku sangat kesal " ujar Shelly sambil melihat ponsel nya


" Vio? mengapa dia baru menelfon ku sekarang" kesal Shelly kembali


" hallo Shell " sapa Vio


" kau kenapa ? " tanya Viola kembali


" tidak papa " balas Shelly dengan cuek


" kau tega sekali Shell " ujar Viola


" apa? aku tega? bukannya kau ya? " kesal Shelly


" aku tega kau bilang Shell? emang nya aku melakukan apa? bukannya kau ya, yg tega karna tidak datang di hari pernikahan ku? aku tau Shell pernikahan ini bukan atas kemauan ku tapi setidaknya kau sebagai sahabat ku datang dan memberikan semangat untuk ku " ujar Viola yg kesal


" sembarangan aja kau itu kalau bicara! " bentak Shelly


" lalu mengapa kau tidak datang" tanya bingung Viola


" aku sudah datang tapi penjaga penjaga suami mu itu sudah ada di depan pintu hotel dan tidak membiarkan ku masuk " ujar Shelly yg masih kesal


" ah masa sih Shell? kan aku sudah mengundang mu berani sekali dia tidak membiarkan mu masuk " ujar Viola


" iya katanya harus ada surat undangan nya dulu baru boleh masuk " balas Shelly


" lalu? aku kan sudah kasih surat undangan nya kepada mu, lantas mengapa mereka tidak mengijinkan mu masuk " bingung Viola


" masalah nya itu undangan nya lupa aku taruh dimana " ujar Shelly yg masih kesal


" kau itu pelupa banget sih" gerutu Viola

__ADS_1


" kau kan tau sahabat mu ini seperti apa, dan ku pikir pun tidak masalah jika tidak ada undangan nya , Karna kan org org di tempat tinggal kita kalau ada pesta surat undangan nya di buang saja dan datang sesuka hati nya" ujar Shelly kembali


" hahahaha Shel Shel kau itu ya bodoh sekali, kau tidak tau pernikahan siapa yg diadakan, dia bukan org sembarangan, tentu saja dia tidak membiarkan org yg sembarangan bisa masuk sesuka hatinya, jngan kan kamu Shell bahkan aku sendiri pernah mengalami nya " ujar Viola yg mengingat kejadian pertama kalinya dia datang ke perusahaan Darren dan rumah nya..


" ah masa iya sih ?" tanya Shelly yg tidak percaya


" tentu saja, pertama kali aku Ke perusahaan si singa itu aku langsung di tanyai ada janji atau tidak dan ketika aku kerumah nya pun hal yang sama jugak terjadi, kau masih untung hanya sekali Shell, lah aku sudah dua kali Shel " ujar Viola sambil menghela nafas nya


" bentar bentar kau bilang singa 🦁? siapa Vio? " tanya Shelly yg bingung


" tentu saja tuan darren itu, jadi menurut mu siapa lagi?" ujar Viola


" Vi kamu jngan main main deh dengan nya nanti bahaya loh , apalagi sembarangan menyebut nama nya " nasehat Shelly


" kau sudah terlambat memberi tau ku Shell," ujar Viola


" terlambat? maksud mu Vi?" tanya Shelly


" iya terlambat bukan nya sekarang aku sudah dalam keadaan yg sangat bahaya karna menikah dengan nya " kesal Viola


"heheheh iya aku lupa Vi " tawa Shelly


" oh iya ubul kau tau aku menemui laki laki yg sangat tampan di hotel tempat acara pernikahan mu" ujar Shel


" apa kau bilang ubul ? siapa? " tanya Viola


" iya ubul itu kan Ulat bulu " ujar Shelly yg langsung tertawa


" kalau aku ubul kau itu kelar dong " balas Viola yg tidak mau kalah


" biarin masih cantik kok daripada ubul " balas Shelly kembali


" ahhh kau itu ya, sudah lah.. kau bilang kau bertemu dengan laki laki tampan ? emang nya siapa Shel? " tanya Vio


" aku tidak tau siapa dia Vi tapi sepertinya aku langsung sukak dengan nya ketika pertama kali berjumpa dengan nya. dia memang cuek namun dia masih ada senyum di wajah nya Vi " ujar Shell


" apa jangan jangan itu Boby ya ?" tanah Viola


" siapa Vi? kau kenal? " tanya Shelly


" ahh aku belum tau itu dia atau bukan, nntik kalau ada waktu aku akan membawa mu menemui nya dan kau lihat sendiri dia lelaki tampan itu atau bukan" ejek Viola yg tertawa kecil


" ahh kau itu ya ubul " cemberut Shelly


" sudah sudah aku lelah aku istirahat dulu ya ini jugak sudah malam " ujar Vio karna dia memang sangat lelah


" oh iya aku lupa ini kan malam pertama mu, semoga sukses ya sobat dan semoga menghasilkan benih benih di perut mu " ejek Shelly yg langsung tertawa keras


" kau itu ya Shell keterlaluan , akuuu " belum lagi Vio melanjutkan kata katanya Shelly sudah memutuskan panggilannya


" isss anak ini ya kebiasaan, awas saja kalau jumpa habis dia " gumam Viola


namun tiba tiba Vio tersadar di kamar itu hanya ada satu tempat tidur jadi dia tidak mungkin seranjang dengan laki laki yg laki laki tersebut tidak ingin berdekatan dengan wanita tanpa seizin nya


" aku harus tidur dimana? aku sangat lelah, tidak mungkin kan aku tidur bersama? jika dia tahu pasti matilah aku, walaupun tidak melakukan apa apa pasti dia akan tetap marah , yasudah lah aku tidur di sofa aja toh sofa nya juga sangat besar tak kalah besar dari tempat tidur itu " ujar Viola


viola pun langsung mengambil selimut di lemari dan bantal yg tidak di pakai Darren yg ada di samping Darren, lalu Viola pun langsung membaringkan tubuhnya di atas sofa tersebut dan langsung tertidur pulas..

__ADS_1


^^^bersambung...^^^


...****************...


__ADS_2