Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi

Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi
eps. 13 Pembalasan Darren I


__ADS_3

rapat kantor sudah selesai di laksanakan, Darren yang tadi nya terus menerus memikirkan Viola yang membuat diri nya tidak fokus ketika bekerja dan rapat. sehingga, Darren pun memutuskan untuk segera pulang agar bisa membalas perlakuan Viola kepadanya.


" Bob aku hari ini pulang lebih awal, jadi kau yg menghandle masalah kantor, aku tidak ingin di ganggu hari ini " ujar Darren pada Bobby sambil berjalan keluar


" baik tuan " jawab Bobby


"aneh,, sangat jarang Darren pulang lebih awal ,apa dia ada masalah ya ? ah yasudah lah aku turuti saja perintah nya daripada nntik dia marah marah " gumam Bobby dalam hati


Darren pun keluar dari perusahaan, di depan sudah ada supir pribadi Darren yg menunggu Darren sejak tadi, dan Darren pun langsung masuk saja. biasanya Darren tidak akan masuk sebelum pintu mobil nya di bukakan oleh supir nya itu namun sekarang berbeda.


" ada apa ya dengan tuan? mengapa tuan sangat terburu-buru, apa dirumah tuan Darren sedang ada masalah ya? " bingung supir itu sambil berpikir keras


" pak segera jalan, saya sangat terburu buru. nnti saja mikir nya pak " ujar Darren dengan datar


" ba ba baik tuan " jawab gugup supir tersebut


supir Darren pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karna Darren yg memerintah nya..


akhirnya Darren pun tiba di kediaman nya dan dia langsung keluar dari mobil begitu saja tanpa menunggu pak supir membukakan pintu mobil nya lagi, hal tersebut semakin membuat supir itu bingung. namun Darren tidak menghiraukan nya, yang dia lakukan sekarang adalah cepat cepat untuk masuk.. Darren yg sudah masuk ke rumah nya, dia pun langsung kekamar dan betapa terkejutnya dia melihat Viola yg sedang terlelap dalam tidurnya. Darren yg melihat Viola segera menghampirinya.


"gadis ini walaupun dalam keadaan tidur dia tetap terlihat cantik dan manis" ujar Darren yg tiba tiba sudah membelai rambut Viola


"namun sayang, dia cantik tapi mulut nya itu berbisa sekali, yang membuat aku ingin sekali memberikan nya pelajaran" gumam Darren sambil mencubit pipi Viola yg lumayan kuat, Viola yg merasa sakit di pipi nya pun langsung terbangun


" awwww sakitt sekali, siapa sih ?" pekik Viola yg langsung membukakan matanya


" kauuuuu " kesal Viola


" iyaa aku, kenapa? " tanya Darren dengan dingin nya


" bagaimana bisa kau masuk kekamar ini? kan kamar nya sudah ku kunci" tanya Viola


" kau lupa ini kamar siapa? ini kamar aku jadi tentu saja aku bisa masuk walaupun sudah kau kunci..


" setidaknya kalau mau masuk itu ketuk pintu dulu, kau itu tidak sopan sekali" ujar Viola sambil memajukan bibirnya


" ini kamar saya jadi suka suka saya mau masuk ketuk pintu dulu atau tidak, dan anda tidak berhak memerintahkan saya untuk mengetuk pintu , dan satu lagi masalah sopan santun anda tidak perlu mengajari saya " ujar Darren yg mulai kesal


" sok formal banget sih bahasa nya " ujar Viola yg geli dengan cara bahasa Darren


" suka suka dong" balas Darren


"cowok aneh" ejek Viola


" gadis badut " balas Darren


" Darren kau itu ya!" kesal Viola


" ada apa dengan ku ?" tanya Darren sambil tersenyum sinis


" tidak apa apa, sama saja memberitahu mu tidak ada guna nya , sudah lah kau mandi saja sana , bauu sekali🙊" ujar Viola sambil menutup hidung nya


"kau bilang aku bau? heii aku tidak mandi selama 3 hari saja masih bnyk gadis yg mau dekat sama ku" ujar Darren dengan angkuh

__ADS_1


" iya gadis lain yg mau sama mu tapi aku tidak, lagian gadis itu bodoh sekali bisanya mereka mau sama cowok yg dingin seperti mu" ejek Viola sambil tertawa keras


" tertawa lah sesuka mu sore ini, tapi kau ingat bukan apa yg kukatakan pagi tadi? malam ini adalah neraka bagi mu " ujar Darren sambil tertawa menakuti


" Darren kauu" belum lagi Viola melanjutkan kata kata nya Darren sudah pergi ke kamar mandi


"aku harus bagaimana ini? apa dia benar benar akan melakukan hal yg aneh nntik nya kepada ku ya? ahhh sudah lah lebih baik aku makan saja, aku sudah sangat lapar karna aku belum makan siang dan hanya tidur saja, hufttt... belum pernah aku tidur selama ini " gumam Viola yg menghela kan nafas nya


viola pun keluar dari kamar nya, dan langsung turun kebawah menuju meja makan. namun di meja makan sudah tidak ada makanan, mungkin saja karna Viola tidak ikut makan siang atau mungkin makanan nya sudah habis, Viola bukan org yg gampang menyerah dia terus mencari bahan makanan apa yg bisa dimasak nya..


" tidak ada makanan sama sekali" gumam Viola


"mungkin di kulkas ada bahan makanan" ujar Viola sambil membuka kulkas dan dia pun melihat ada beberapa bungkus mie ramyeon


" tidak ku sangka ternyata ada mie Korea jugak disini, emm sebaiknya segera ku masak saja " gumam Viola yg langsung merebus air untuk mie ramyeon nya.


tidak lama kemudian mie yg Viola buat pun sudah selesai, Viola yang sudah sangat lapar langsung memakan mie nya dengan lahap. namun, di suapan yg ketiga tiba tiba ada seseorang yg mengambil mie nya begitu saja , Viola yg melihat mie nya di ambil pun langsung kesal..


" kau ini apa apaan sih, sini kembalikan mie ku" kesal Viola yg hendak mengambil mie nya Kembali namun Darren memindahkan nya lagi


" mau mu apa sih Darren?" tanya Viola


" aku mau mie ini, emang nya apa lagi " jawab Darren dengan senyum licik nya


" tapi itu kan punya ku, jika kau mau kau kan bisa membuat nya, ayo lah aku sangat lapar sini mie nya " ujar Viola yg sudah sangat kesal


" jika kau lapar, kau kan bisa membuat nya lagi " perintah Darren


" seharusnya kau yg membuat nya , aku kan sudah membuat nya dan itu punya ku , siniiii " pekik Viola


"apaaa? kau itu gila ya, cuman perkara mie kau menambah kan hutang ku menjadi 200 juta, ayo lah aku sedang tidak ingin bercanda" kesal Viola


"aku juga sedang tidak bercanda, kau pikir aku akan bercanda? kau lupa ? kau sudah melanggar perjanjian yg kita buat dan mungkin akibat nya lebih parah. karna, di surat tersebut sudah tertera sangat jelas dan kau sudah menandatangani surat itu di atas materai. jadi, jika aku menambah kan jumlah hutang mu itu tentu saja tidak masalah" ujar Darren sambil tersenyum dengan kemenangan


" kau itu ya, selalu saja menindas org yg ada di bawah mu " ujar Viola sambil memandang tajam Darren.


" aku tidak menindas org -org yg ada di bawah ku, hanya saja aku memberikan mereka sedikit pelajaran bahwa hidup itu tidak selalu tenang, tentram dan bahagia selalu, pasti ada saja org yg ingin menjatuhkan dan menindas nya. oleh sebab itu aku seperti ini kepada mereka agar mental mereka kuat jika menemui org org seperti ku. termasuk jugak diri mu, kau itu bodoh sekali" ujar Darren sambil mencubit hidung Viola


" aduhhhh ada apa dengan ku? kenapa jantung ku langsung berdebar kencang begitu dia mencubit hidung ku? jngan sampai aku mohon jngan sampai aku jatuh cinta dengan nya, jika seperti itu pasti akan sangat menyakitkan karna dia tidak akan menyukai gadis seperti ku " gumam Viola dalam hati nya


" ada apa ? kok diam" tanya Darren


" ahh egakk hanya saja aku memikirkan satu hal, selain kau memiliki sifat yg dingin ternyata kau itu cukup bijak juga dalam kata kata " puji Viola


" tentu saja ,jika tidak seperti itu aku tidak mungkin sesukses ini " ujar Darren yg langsung menyombong kan diri nya


" kan kan pantang di puji sikit, kesombongan mu itu langsung datang" lirik Viola kepada Darren


" hahahahah sudah sudah, aku keruang kerja ku dulu sebentar, soalnya handphone ku ada di ruang kerja. nihh mie mu, aku tidak ingin makan mie yg sudah kau makan. lagian kau harus mengumpulkan tenaga mu untuk malam ini " ujar Darren yg langsung tertawa dan meninggalkan Viola yg sedang ada di meja makan


"apa lagi sih mau nya? bukan nya dia sudah membalaskan dendam nya itu dengan menaikkan hutang ku begitu saja ? namun apalagi sekarang Rencana nya? ahhhh sudah lah, aku tidak bisa membayangkan nya. " gumam Viola


namun tiba tiba terdengar suara langkah kaki dari arah belakang Viola, Viola pun langsung membalikkan badan nya dan melihat orang yg menghampiri nya

__ADS_1


" mama?" ujar Viola


" iya sayang, sedang apa kamu disini nak?" tanya mama darren


" aku lapar ma jadi aku kemari deh dan ternyata tidak ada makanan sama sekali. Vio pun langsung mencari sesuatu yg bisa Vio makan dan yg Vio temukan hanya mie ramyeon ma. jadi, langsung vio masak saja. mama mau? kalau mau vio bisa membuat kan nya sekarang" tawar Viola


" tidak usah sayang, mama sudah kenyang tadi makan sama omay di meja makan. mama pikir Vio udh makan jadi makanan nya mama kasih ke pelayan disini. maaf ya Vio mama tidak tau kalau kamu belum makan " ujar mama Darren yg merasa bersalah karna membiarkan menantu kesayangan nya itu kelaparan


" tidak apa apa ma, oh iya omay mana ma?" tanya Viola


"omay lagi istirahat dikamar nya, soalnya tadi omay merasa tidak enak badan. seperti nya, darah tinggi omay kambuh lagi. makannya mama dari tadi disana jaga omay" ujar mama Darren


" sekarang omay gimana ma? mama kenapa tidak kasih tau Vio kalau omay sakit?" tanya Viola yg cemas


" tidak apa apa sayang , omay udh baik baik saja bentar lagi omay sembuh dan langsung mengejek mu dan Darren" seru mama Darren sambil mengelus kepala Viola


" hehehe mama " malu Viola


namun tidak lama kemudian pun terdengar suara yg memanggil Viola dari ruangan atas yg membuat semua org mendengar nya karna gema dari ruangan itu..


" istriiiii kuu " teriak Darren


" ada apa dengan suami mu itu nak?" tanya mama Darren yg mendengar suara Darren cukup jelas


" tidak tau ma, mungkin sifat aneh dia sudah kambuh ma " jawab Viola dengan polos


" hahahahah berani sekali Vio bilang suami nya aneh di depan mertua nya sendiri" ujar mama Darren yg langsung tertawa


" hehehe maaf ma " malu Viola karna viola telah menceritakan seseorang dengan buruk di depan mama nya org itu sndri.


dan teriakan itu pun semakin keras yg memanggil Viola dari arah kamar nya...


" istriii ku cepat lah kemari, kau lupa apa yg sudah ku janjikan dengan mu pagi tadi ?" teriak Darren


viola yg mendengar nya pun merasa kesal dan malu karna ada mama disitu, mama Darren yg mendengar nya langsung tersenyum dan tertawa kecil


" sudah sana kekamar mu nak, sepertinya suami mu itu sudah tidak sabar, apalagi ini sudah menjelang malam , waktu nya jugak sudah sangat pas " ejek mama darren yg langsung tertawa


" ihhh apa sih ma , mungkin dia membutuhkan sesuatu yang tidak bisa dilakukan nya sendiri" elak Viola


" ha ha ha iya deh iya , mungkin dia sedang membutuhkan sesuatu. yaudaa cepat sana Vio kekamar jngan buat anak mama berteriak lagi nntik omay bangun loh " ujar mama darren yg masih tersenyum


" emm iyaudah ma Vio kekamar dulu ya ma. nntik kalau ada apa apa panggil aja Vio ya ma " ujar Viola


" iya sayang, yaudaa sana kekamar mu kasihan suami mu sudah menunggu" ujar mama Darren


" iyaa ma " jawab Viola


"liat aja nntik kau, akan ku balas perlakuan mu hari ini " gumam Viola dalam hati nya dan terus berjalan menuju ke kamarnya


viola pun segera keatas dan langsung masuk kekamar untuk menemui Darren yg sudah memanggil nya dengan cara teriak yg membuat semua org mendengar nya. hal itu membuat Viola sangat malu karna kelakuan Darren.


^^^bersambung....^^^

__ADS_1


...****************...


__ADS_2