
keesokan harinya...
jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi namun Viola dan Darren belum bangun jugak...
sementara di ruang makan sudah ada suara yg sangat riuh..
" ma , mengapa cucu kesayangan mu belum kunjung bangun juga ya?" tanya Aurora ( mama Darren)
" Ra, kau dulu jugak seperti ini ketika menikah dengan anak ku , masa iya kau tidak paham tentang anak mu sekarang" ejek omay Darren
" aaa mama ni selalu saja mengejek ku "ujar mama darren karna malu
" hahahahah Ra Ra" tawa omay Darren
" sudah ah ma, sekarang sudah sangat siang, kita tidak mungkin terus menerus nunggu mereka berdua sampai terbangun, sebaiknya kita suruh pelayan membangun kan mereka saja ma" saran mama Darren
" kau benar juga Ra, mama jugak sudah sangat lapar, baiklah kau suruh saja kepala pelayan untuk membangun kan mereka " ujar omay
" baiklah ma (langsung memanggil kepala pelayan) , pak Sarno kemari lah!! " ujar mama darren
" iyaaa buk " jawab pak Sarno yg langsung menghampiri meja makan
" pak, tolong bangunkan tuan muda dan nyonya muda untuk makan bersama , bilang kepada mereka bahwa kami sudah menunggu mereka berdua di ruang makan " perintah mama Darren
" baikk Bu " jawab pak Sarno yang langsung kelantai atas menuju kekamar Darren dan Viola
sesampainya di lantai atas ,tepat di depan pintu sebuah ruangan yang sangat besar pak Sarno pun langsung mengetuk pintu untuk membangun kan mereka, namun karna mungkin mereka berdua sangat lelah sehingga ketukan pintu pun tidak terdengar lagi, hingga ketukan ketiga Viola langsung terbangun.
" tok tok tok " suara ketukan pintu
"hoamm, siapa sih ? " tanya Viola sambil mengucek mata nya
" saya nyonya muda " jawab pak Sarno
" saya itu siapa maksudnya? kan kamu punya nama ," ujar Viola yg masih setengah sadar
" pak Sarno nyonya kepala pelayan disini " ujar pak Sarno
" ada apa pak? kenapa pagi pagi begini sudah membangun kan saya " ujar Viola yg tidak sadar kalau sebenarnya ini sudah agak siang.
" maaf nyonya muda , saya di perintahkan untuk membangunkan nyonya muda dan tuan muda, oleh nyonya besar untuk makan bersama dengan nyonya besar nyonya" ujar pak Sarno
" apa pak makan bersama?" tanya Viola
" iya nyonya, saya hanya di suruh menyampaikan nya saja , nyonya segera siap siap untuk sarapan, saya permisi dulu nyonya" ujar pak Sarno di depan pintu dan langsung pergi
sementara Viola yg masih terduduk di sofa langsung bangun dan melihat jam.
" jam berapa sih sekarang? mengapa alarm nya tidak berbunyi" gumam Viola dan betapa terkejutnya Viola karna melihat jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
" apa jam 8? mengapa alarm ini tidak berbunyi? bukan nya pertama kali aku tidur disini alarm nya sudah berbunyi dari jam 5 pagi ya? tapi mengapa ini tidak berbunyi? apa karna aku sangat lelah makanya tidak mendengar nya ya? ah tapi tidak mungkin,aku jugak hari pertama tidur disini sangat lelah dan bahkan aku tidur di tempat tidur yang sangat nyaman itu namun,aku tetap terbangun saat alarm nya berbunyi walaupun aku sangat lelah , pasti alarm ini rusak." gumam Viola di dalam hati nya yg tak henti henti nya.
viola pun tiba tiba sadar kalau Darren jugak masih tidur di tempat tidur yg besar itu dengan nyenyak nya dan viola pun langsung membangun Darren.
" tuan tuan bangun sudah siang " panggil Viola
" arghh.. kau ini menganggu saja, kau tidak tau apa kalau aku sangat lelah dan ingin beristirahat" seru Darren
" kau pikir kau saja yg lelah , aku jugak Lelah namun kita harus bangun karna mama dan omay sudah nunggu kita berdua untuk makan dengan mereka , kau mau mereka tau tentang pernikahan palsu kita ini ? kau tau ini sudah jam 8, memang nya kau selalu bangun sesiang ini ya ?" ujar Viola dengan berani nya.
Darren yg mendengar kata kata Viola pun langsung membuka matanya dan duduk diatas tempat tidurnya dengan tatapan tajam ke arah Viola, sementara Viola yg tadi nya biasa saja langsung terkejut karna melihat bidang dada Darren yg sangat tegap tanpa mengenakan apa pun , Darren jika tidur selalu membuka baju tidur nya dan hanya mengenakan celana Boxer saja dengan di tutupi selimut sehingga, hal itu sudah biasa bagi nya namun bagi Viola itu sangat tidak biasa..
" aaaaaaaaa " teriak Viola
" heiii, kau itu kenapa ? setelah kau mengomeli ku, kau langsung berteriak, apa kau sudah gila ha? kau mau ibu dan omay ku mendengar nya ?" pekik Darren yg sudah kesal dengan ocehan Viola di pagi hari
" pakai baju mu itu! kau tidak malu menunjukkan tubuh mu itu di depan ku " ujar Viola yg masih menutup matanya
" untuk apa aku harus malu, kau kan istri ku jadi wajar dong , mungkin bisa saja lebih dari ini yg ku tunjukkan di depan mu " ujar darren dengan menyeringai lebar
" kau itu ya benar benar " belum lagi melanjutkan perkataannya Darren sudah memotong nya
"sudah kau mandi sana jngan buat mama dan omay menunggu" perintah Darren
" kau pikir aku mau membuat mereka menunggu ha? ini semua gara gara aku membangun kan mu makanya jadi lama, lagian alarm aneh mu itu tidak berbunyi mungkin saja rusak" ujar Viola
" rusakk? kau bilang alarm seharga 500 juta ini rusak?"ujar Darren dengan nada tinggi
" apaa 500 juta ? kau gila ya mana ada alarm semahal itu, aku tau kau kaya tapi itu sudah tidak masuk akal, kau pikir aku bodoh apa tidak tau harga alarm" pekik Viola
" kau tidak percaya? kau cari saja alarm yg bisa membangun kan seseorang berkali kali dengan bahasa yang berbeda beda, dan dengan harga murah di dunia ini! aku akan membuat hutang mu langsung lunas jika kau menemukan nya , namun itu tidak mungkin karna alarm ini aku sndri menyuruh org merancang nya dengan nada nada yg unik, kau itu bodoh sekali tidak tau apa apa " ujar Darren dengan datar
" oke oke jika harga alarm itu mahal , namun masaan alarm semahal itu sudah rusak " ejek Viola
__ADS_1
" kau itu ya , alarm ini tidak berbunyi karna aku kemarin malam tidak memerintahkan nya untuk berbunyi esok pagi hari nya , makanya dia tidak berbunyi, dasaar badut " kesal Darren
" lalu mengapa hari pertama aku tidur di kamar ini dia berbunyi? " tanya Viola
" karna aku memerintahkan nya" jawab Darren
" kau memerintahkan nya? bukan kah kau di kediaman kedua mu lantas bagaimana caranya kau bisa memerintahkan nya ?" tanya Viola yg masih heran
" hufttt kau itu ya , dengar ya alarm ini sepasang jadi, satu nya di sini dan satu nya lagi di kediaman kedua, kedua alarm ini terhubung satu sama lain ,jadi walaupun aku memerintahkan nya berbunyi di kediaman yg satunya lagi maka alarm yg ada di kediaman ini jugak ikut berbunyi walaupun tidak ada yg tidur dikamar ini, kau mengerti sekarang?" ujar Darren yg masih kesal
" baik baik aku mengerti" jawab Viola
" lantas ngapain lagi kamu masih di sini ha? sana pergi kekamar mandi, aku akan mandi di kamar mandi lain" perintah Darren
" eemmm baik ," jawab Viola dengan nada malas
" kau lihat saja pertunjukan apa yg akan aku lakukan nntik di meja makan, siapa suruh pagi pagi kau sudah meneriaki ku " gumam Darren dalam hati yg langsung berjalan keluar untuk mandi di kamar mandi lain nya..
tidak lama kemudian mereka berdua pun sudah siap dan segera turun untuk makan bersama omay dan jugak mama Darren
" pagi sayang" seru mama Darren di ikuti senyum dari omay
" pagii maa " jawab Daren dan Viola
" sini duduk nak , kita makan bersama. omay dan mama mu sudah sangat lapar " ujar omay Darren sambil melirik mama Darren
" iyaa sayang mama sudah sangat lapar karna menunggu kalian" ujar mama Darren
" maaf ma sudah membuat omay dan jugak mama menunggu cukup lama " ujar Viola sementara Darren hanya diam saja
" yasudah silakan makan nak " perintah omay
viola dan Darren pun langsung makan , di ruang makan dengan sangat tenang tidak ada suara apa pun hanya suara sendok dan piring saja yg terdengar. namun tiba tiba kesenyapan itu pun langsung pecah ketika omay berbicara.
" kalian pasti sangat lelah kan ? " tanya omay
" sangat omay, acara nya jugak sangat meriah sehingga, aku sangat lelah harus menyambut tamu tamunya Darren omay " ujar Viola dengan berani
" kau ?" bisik Darren sambil melirik Viola karna berani memanggil namanya
" apaaa? kau tidak bisa menindas ku di depan omay dan mama " balas Viola dengan nada kecil
" kau lihat saja apa yg ku lakukan nntik " senyum kecil licik Darren
" baik lah kita liat saja " ujar Viola
" tidak apa apa ma hanya saja aku masih memikirkan kejadian kemarin malam " ujar Darren dengan senyum kecil
" kejadian kemarin malam? " tanya omay
"iyaa may kemarin malam istri tercinta ku ini sangat nakal " ujar Darren pura pura malu
" benarkah itu sayang ? " tanya mama Darren sambil melirik Viola dan tersenyum
" emang nya tadi malam aku berbuat hal apa? sampai sampai kau bilang aku nakal? " tanya Viola yg masih belum mengerti
" whattt?? kau sudah lupa istri ku?" tanya Darren
" aku tidak melakukan apa apa " ujar Viola yg masih bingung
" aku tau kau malu istri ku, tapi kau tidak perlu malu di depan omay dan mama lagian mereka sudah jadi keluarga mu Sekarang, bukan kan begitu ma omay?" tanya Darren yang masih dengan senyum liciknya itu
" tentu saja nak " ujar omay dan mama Darren sambil tertawa kecil
"aku tidak malu, tapi aku memang tidak melakukan apa pun " ujar Viola yg semakin bingung
" sayang kau lihat ini " Darren menunjukkan leher nya yg ditutupi kerah kemeja nya
" leher mu kenapa ? merah sekali" tanya Viola yg masih bingung
sementara omay Darren dan jugak mama Darren hanya tersenyum sambil tertawa kecil..
" kau lupa sayang? " tanya Darren lagi
" lupa ?" tanya bingung Viola
" iya kau lupa , kemarin malam kau sangat agresif sayang , kau jugak sangat tidak sabaran untuk malam pertama kita sehingga kau meninggalkan bekas yg sangat merah ini di leherku" ujar Darren sambil menatap licik dan tersenyum sinis
" apaaa? aku tidak melakukan nya " ujar Viola
" sayang kau tidak perlu malu " ujar Darren sambil menyenggol lengan Viola
"semua ini rencana mu bukan?" bisik Viola pada Darren
__ADS_1
" sudah ku bilang kau akan mendapatkan balasan karna sudah mengomeli ku, meneriaki ku pagi pagi dan memanggil nama ku sembarangan" balas Darren yg masih tersenyum
" kau itu ya! lihat saja nanti aku pasti akan membalas mu " ujar Viola
" baiklah kita lihat saja , untuk sekarang aku ingin menikmati pertunjukan ini dulu " ujar Darren sambil tertawa
"hahahaha kalian itu ya " tawa mama Darren
" iya anak jaman sekarang sudah tidak ada malu malu nya lagi menunjukkan kemesraan mereka di depan banyak orang , jaman omay dan mama mu dulu sangat malu menunjukkan kemesraan kami di depan bnyak org , bukan kah begitu Ra ?" ujar omay sambil tersenyum
" hahahha iya mama benar sekali" jawab mama Darren
" untuk org saling mencintai buat apa harus malu, benarkan suamiku?" ujar Viola sambil tersenyum dan memegang tangan Darren
Darren yg melihat Viola memegang tangan nya langsung melirik tajam Viola..
" suami ku ada apa? kenapa kau tidak menjawab" ujar Viola sambil tersenyum sinis
" ahh tentu saja istri ku " sambil membalas pegangan tangan Viola dan mereka pun saling tatap tatapan.
" sudah sudah lanjut kan makan kalian " ujar omay Darren yg masih tersenyum
" iya nnti lagi saja kalian menunjukkan kemesraan kalian" ejek mama Darren.
Darren dan Viola pun langsung melepaskan tangan mereka masing masing dan melanjutkan makan.
makan bersama pun selesai.
" mama, omay , dan istri ku tercinta aku berangkat kerja dulu ya " ujar Darren yg masih tersenyum sinis
" sial apa lagi sih mau nya , sepertinya dia senang sekali berakting mesra begini didepan omay dan jugak mama nya itu " gumam Viola sambil melirik tajam Darren
" ini masih permulaan Viola Talisa buat ku mengerjai mu, aku akan menganggu dan membuat mu kalah telak di hari hari berikutnya" gumam Darren tersenyum tipis
" yasudah hati hati ya sayang" ujar mama Darren
" jngan lupa sarapan nnti ya nak " seru omay Darren
" baik omay , baik ma, oh iya ! istri ku kau tidak ingin memberi ku semangat?" ujar Darren yg terus mengerjai Viola, namun Viola sangat pintar sehingga dia selalu bisa membalas setiap perlakuan Darren
" tentu saja aku akan memberikan mu semangat, kemari lah suami ku " perintah Viola
" istri ku ini sudah sangat siang ,aku sudah telat sebaiknya nya kau yg menghampiri ku kemari, lagian jarak kita jugak tidak terlalu jauh " balas Darren
" baiklah suami ku jika itu mau " lalu Viola pun menghampiri Darren
" cepat katakan" perintah Darren karna ingin mendengar hal apa yg akan di ucap kan Viola
dan tiba tiba
" muahhh " Viola mecium kening Darren " semangat kerja nya ya sayang " ujar Viola sambil tersenyum menyeringai karna ia tau kalau Darren tidak suka di sentuh oleh wanita tanpa persetujuan darinya
" apa yg dia lakukan? mengapa aku menjadi deg deg an seperti ini? sial dia wanita yg sangat pintar aku tidak bisa meremehkan nya dia selalu bisa membalas semua tindakan ku " gumam Darren
sementara omay dan juga mama Darren hanya tersenyum diiringi dengan tawa para pelayan yg melihat nya tersenyum, seluruh org yg ada di rumah itu tidak percaya ada yg berani menyentuh tuan nya yg dingin itu
" ada apa suami ku? kau tidak suka?" tanya Viola dengan nada licik nya
" tentu saja aku suka istri ku, lihat lah ma, omay, istri ku ini sangat agresif dia tidak tau tempat untuk melakukan itu, istri ku kau harus sabar untuk hal ini nntik malam aku akan melakukan lebih dari ini " ujar Darren yg langsung berjalan menuju mobil.
sementara Viola pun langsung menyusul nya, omay dan juga mama Darren langsung masuk kedalam kediaman Darren sambil tersenyum dan geleng geleng kepala.
" tunggu " teriak Viola.
" ada apa istri ku " ujar Darren
" hentikan akting mu itu, apa maksud mu nntik malam?" tanya Viola
" entah lah kita lihat saja nntik malam, kau tau bukan isi surat perjanjian itu?" ujar Darren dengan datar
" iya aku tau lalu?" tanya Viola tanpa rasa bersalah
" kau sudah tau lantas kau melanggarnya , maka kau akan tau apa akibatnya nntik " lirik tajam Darren
" aku melakukan nya karna kau yg memulai nya" ujar Viola sambil membela diri nya
" aku tidak ingin mendengar pembelaan diri mu, aku harus pergi sekarang, bay bay sampai jumpa nntik malam istri ku " ujar Darren sambil mengedipkan matanya dan masuk dalam mobil ..
Darren pun berangkat kerja sementara Viola masih kepikiran hal apa yg akan terjadi nntik malam dengan nya..
" issss mengapa aku harus memikirkan nya sih, sudah lah mending aku kekamar dan tidur saja untuk mengisi tenaga nntik malam, jika sewaktu-waktu Darren melakukan hal macam macam " gumam Viola yg langsung naik keatas dan masuk kedalam kamar untuk tidur...
viola pun langsung tertidur dengan lelap....
__ADS_1
^^^bersambung....^^^
...****************...