
kediaman one drn Khan.
cuaca di luar sangat cerah. membuat Viola semakin bersemangat untuk kerumah sahabat nya tersebut..
viola yg sudah siap segera turun kebawah menemui adk nya yg menunggu dirinya..
" kakak sudah siap?" tanya Tara pada kakak nya
" iya sudah ni! yuk kita berangkat sekarang" ajak Viola pada tara
mereka pun segera meninggalkan kediaman Darren dan menuju ke mobil. ketika mereka berdua sudah berada di halaman depan mereka langsung terkejut.
" kakak kok bnyak sekali mobil yg terparkir? perasaan ketika aku datang kemari. aku hanya melihat ada satu mobil saja kak!." Tara bingung melihat mobil yg berderet di belakang dan juga di depan. sedangkan, mobil yg akan mereka naikin berada di tengah tengah nya.
"kakak jugak gak tau Tara!" seru Viola pada Tara.
"jadi bagaimana ini kak?" tanya Tara pada kakak nya.
" yasudah kita naik mobil yg paling depan saja! agar tidak susah untuk keluar" ujar Viola sembari berjalan ke arah mobil paling depan.
" emm baiklah kak" jawab Tara yg langsung mengikuti langkah kakak nya.
viola yg hendak menaiki mobil itu pun langsung terhenti oleh kedatangan seseorang dari arah belakang.
" nyonya muda" panggil org tersebut.
" siapa kalian semua?" tanya Viola yg melihat ada 10 org sudah berbaris di depan nya.
" kami adalah bodyguard nyonya!. kami di perintahkan oleh tuan muda untuk menjaga nyonya" seru salah satu bodyguard itu.
"apa!! bodyguard sebanyak ini buat apa! saya emang menuruti perkataan nya untuk di kawal! tapi saya tidak ingin di jaga ketat seperti ini" kesal Viola pada mereka.
"kakak sudah jngan marah. tenang kan dirimu kak" Viola memenangkan emosi kakak nya
" bukan seperti itu Tara. kita hanya pergi kerumah kak Shelly. tapi, apa harus di jaga seperti ini?? emang nya kakak akan datang kerumah musuh apa? yg harus di jaga ketat !" emosi Viola terus memuncak.
" nyonya maaf kan kami.. namun, ini perintah tuan muda! kami tidak berani menolaknya" seru bodyguard tersebut.
" terserah!! saya tidak mau di jaga!" bentak Viola pada mereka semua.
" nyonya kami mohon, jngan menyulitkan kami semua. jika nyonya menyuruh kami tidak menjaga nyonya maka kami semua akan di pecat dan di hukum habis habisan oleh tuan" lirih mereka semua pada Viola.
viola yg melihat mereka seperti itu merasa kasihan. dia sendiri tau bagaimana rasanya jika mendapat hukuman dari darren. oleh karna itu ia pun mau di jaga sama mereka.
" baik lah kalian boleh menjaga saya! tapi, jika saya lagi bersama teman saya kalian tidak boleh mengganggu dan hanya boleh memantau saya dari jarak yg agak jauh di sekitar saya nnti." perintah Viola pada mereka semua.
" baikk nyonya. kami akan menuruti perkataan mu" salah seorang bodyguard menyetujui perintah Viola diikuti oleh bodyguard lain nya.
ketika Viola hendak menaiki mobil yg paling depan bodyguard tersebut langsung menghentikan Viola.
" ada apa lagii????" kesal Viola pada mereka
" maaf nyonya. nyonya muda bisa menaiki mobil yg ketiga! ujar bodyguard itu sembari menunjuk ke arah mobil ketiga.
" tapi kenapa??" viola memandang tajam bodyguard itu karna sudah menyuruh diri nya.
" agar kami lebih muda menjaga nyonya! jadi, didepan ada dua mobil yg menjaga nyonya dan di belakang juga ada dua mobil yg menjaga nyonya." jelas bodyguard itu pada Viola
" siapa yg menyuruh kalian melakukan hal ini tanpa izin dari ku??" marah Viola pada mereka.
" tuan muda nyonya" jawab salah satu bodyguard itu.
" lagi lagi dia !! bisa gila lama lama aku terus menerus berada disini" kesal Viola.
" sudah kak!! tidak apa apa. lagian ada untungnya jugak kok kak di jaga seperti ini." ujar Tara pada kakak nya.
" untung dari Hongkong!!" ketus Viola pada Tara.
" lah kakak tidak percaya?? ada untungnya kakak ku sayang!! sebelumnya kita tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti ini. dan sekarang kita seperti seorang tuan putri yg mendapat pengawal yg akan mengawal kita sampai ke tujuan kak! kayak di filim filim kak." Tara membayangkan dirinya menjadi seorang tuan putri.
" sudah jngan bnyak mengkhayal yg gak masuk akal!" ujar Viola pada adik nya
" aku tidak mengkhayal kak!! buktinya saja kita sekarang seperti tuan putri!" bela Tara pada kakak nya.
__ADS_1
" terserah mu saja!! " singkat Viola yg langsung berjalan ke arah mobil yg berada di tengah
" kakak tunggu!!" teriak Tara yg melihat kakak nya meninggal kan nya
" cepat sedikit" kesal Viola
" iss pemarah sekali kakak ku ini!! semenjak dia menikah, ku lihat dia suka sekali marah marah" gumam Tara yg langsung menyusul kakak nya
viola dan Tara sudah berada dalam mobil. sementara para bodyguard masih terus berdiri. mereka menunggu nyonya nya itu benar benar masuk kedalam mobil, ketika sudah memastikan nyonya nya aman. mereka semua segera menaiki mobil yg berada di depan dan belakang Viola.
viola yg melihat para bodyguard hanya bisa menghela kan nafas nya panjang panjang..
......................
rumah Shelly 🏡..
20 menit sudah berlalu..
akhirnya mereka tiba di rumah Shelly.. Viola yg masih melihat para bodyguard itu berdiri di belakang nya dan di depan nya. ia pun segera menyuruh mereka menjauh dan memarkirkan mobil itu agak jauh dari rumah Shelly dan hanya boleh satu mobil saja yg berada di halaman depan rumah Shelly..
" Shell..." panggil Viola sembari mengetuk pintu namun tidak ada Jawaban
" kak Shelly ooo kak Shelly" teriak Tara yg langsung mendapat jawaban dari dalam arah dalam.
" iyaaa siapa ?" tanya Shelly yg masih setengah sadar dari tidur nya dan langsung membuka pintu rumah nya.
" kejutaannnn!!" viola mengejutkan Shelly karna kedatangan nya
" emmm" ketus Shelly
" Shell.. kau tidak senang aku datang??" tanya Viola pada Shelly karna melihat wajah Shelly tanpa ekspresi apa pun.
" kak Shelly baru bangun ya??" tanya Tara pada sahabat kakak nya itu.
" iyaaa adikk kecil ku!!" jawab Shelly mengacak rambut Tara.
" ihh kakak ini!! kan rambut ku jadi berantakan sekarang" kesal Tara pada Shelly.
" hahahaha Tara .. kau ini masih saja seperti anak anak ! kau itu sudah dewasa sekarang sayang" ujar Shelly pada Tara.
" kau sudah makan adik kecil ku??" tanya Shelly sembari menatap adik sahabat nya itu.
" belum nih kak" manja Tara pada sahabat kakak nya.
" kau itu Tara, kebiasaan telat makan. jika kau sakit, nntik siapa yg susah ha?? kan kakak mu juga yg repot harus memikirkan mu!" ujar Shelly pada Tara
"percuma dong aku punya kakak, jika tidak mengurus ku kak" bela Tara pada dirinya
" Tara sayang.. kau itu sudah dewasa. jadi, bersikap lah dewasa Tara. jngan merepotkan kakak mu lagi. dan kau harus membahagiakan nya" nasehat Shelly pada Tara.
" emm baik lah kak" Tara menundukkan kepalanya.
"anak pintar" ujar Shelly mengelus rambut Tara.
" Shell!!! kau itu kenapa sih?? aku dari tadi bicara pada mu!! tapi malah kau mendiami diri ku dan menasehati Tara"kesal Viola dengan nada tinggi nya pada Shelly.
" kauu yg kenapa?" ketus Shelly pada Viola.
Tara yg melihat kakak nya dan sahabat kakak nya itu pun hanya menelan air liur nya saja dan berdiam tanpa berkutik sedikit pun..
" maksud mu apa ??? mengapa kau bertanya balik pada ku??" viola menatap tajam Shelly.
"kakak kakak yg cantik! aku mohon jngan bertengkar!" Tara memberanikan diri untuk berbicara.
" diammm!!" serentak Viola dan Shelly pada Tara. Tara yg mendengar perkataan mereka hanya terdiam.
" haduhhh... gini nih jadinya jika aku menjadi org ketiga diantara mereka!!pasti aku yg kenak batu nya" gumam Tara dalam hati nya.
" kemana saja kau ha?? " tanya kesal Shelly pada sahabat nya.
"tentu saja aku di rumah" Viola membalas Shelly.
"untuk apa kau kemari??" ketus Shelly pada Viola.
__ADS_1
" tentu saja menemui mu!! kau tidak senang aku menemui mu??" kesal Viola yg mendengar pertanyaan dari Shelly.
" wooww!! perdebatan mereka luar biasa, argumen mereka sama sama kuat!! kira kira siapa ya, yang akan menang??" pikir Tara yg melihat kakak nya dan sahabat kakak nya itu.
"setelah beberapa hari lama nya, kau baru mengunjungi ku??" ujar Shelly pada Viola dengan nada yg sangat emosi.
" maksud mu??" viola yg masih belum mengerti.
" kemana saja kau selama ini ha?? setelah kau menghubungi ku dimalam pernikahan mu, kau langsung tidak ada kabar! kau tidak pernah mengunjungi ku lagi. jngan kan untuk bertemu dengan ku. bahkan, untuk menghubungi ku saja kau tidak pernah!! kau sebenarnya masih menganggap ku sahabat mu tidak sih???" emosi Shelly langsung meledak begitu saja pada Viola.
Tara yg melihat emosi Sahabat kakak nya itu langsung merasa merinding. ia belum pernah melihat sahabat kakak nya Semarah itu. sementara, Viola yg melihat sahabatnya berkata seperti itu langsung terdiam. ia juga bersalah karna tidak pernah memberitahukan keadaan nya pada sahabat nya.
" Shell.. maaf kan aku!!" lirih Viola pada Shelly. namun Shelly hanya membuang kan muka nya dari hadapan Viola
" hahahaha akhirnya kakak ku jugak yg kalah" gumam Tara yg sedikit tertawa
" ayolah kelelawar betina ku!! aku salah karna tidak mengabari mu Shell. aku minta maaf !" viola terus meminta maaf pada Shelly
" kau tau Viola ?? aku sangat menghawatirkan mu !! ku pikir kau di siksa oleh suami mu itu! hampir saja hari ini aku melaporkan ke polisi bahwa kau menghilang." ujar Shelly sembari menatap Viola
" Shell kau itu gila ya?? kau kan tau aku tidak hilang" seru Vio yg terkejut mendengar perkataan sahabat nya.
" aku takut kau di siksa oleh darren! makanya aku melakukan itu!" kesal Shelly pada Vio.
" iya iya deh. aku salah, aku minta maaf ya ?? jngan marah marah lagi sekarang, aku tidak bisa jika sahabat ku yg cantik ini marah pada ku" Viola langsung memeluk sahabatnya
" habis nya kau membuat ku takut" ketus Shelly
" iya aku minta maaf " Viola terus minta maaf
" aku juga minta maaf karna sudah membentak mu!" Shelly membalas pelukan Viola
dan mereka berdua pun sudah saling berbaikan. Tara yg melihat kakak nya dan Sabahat kakak nya itu pun langsung tersenyum. karna dia tau Viola dan Shelly tidak akan bisa bertengkar dalam waktu yg lama. pasti mereka akan langsung berbaikan dan meminta maaf jika mereka salah.. Viola yg sudah mendapatkan permaafan dari Shelly merasa sangat lega. mereka berdua berbincang seperti biasanya..
" Shell!! kau tau ?? Tara sebentar lagi akan lulus dan dia akan ke Prancis untuk kuliah disana." viola langsung membicarakan tentang adik nya pada Shelly.
" benarkah itu??" Shelly merasa tidak percaya
" tentu saja kelelawar ku !! singa itu yang akan membiayai nya" ujar Viola pada sahabat nya
" kau itu ubul.. memanggil nama org yg sudah membiayai adik mu ini dengan panggilan yg sangat kejam seperti itu" ketus Shelly pada Viola
" hehehe maaf.. aku sudah terbiasa memanggil nya seperti itu" ujar Viola dengan senyum kecil nya
" apa tadi kak?? ubul? apa itu kak?" tanya Tara pada Shelly karna mendengar panggilan dari Shelly untuk kakak nya
" kau tidak tau adik kecil apa itu ubul??" seru Shelly dengan senyum di wajah nya
" tidak kak. aku tidak tau! kau kan tidak pernah memberitahukan ku" ujar Tara pada Shelly
"hahahaha dasar adik kecil! ubul itu artinya ulat bulu. sama seperti kakak mu yg tidak pernah mau diam kayak ulat bulu!" ejek Shelly pada Viola
"jika aku ubul maka kau itu kelar dong" ujar Viola yg tidak mau kalah
" apa itu kak kelar??" tanya Tara yg semakin bingung.
" kau tidak tau Tara sayang??" tanya Viola pada adik nya.
" tidak kak" jawab Tara menggeleng kan kepalanya.
" kelar itu artinya kelelawar sayang! kau lihat bukan tadi sayang. kak Shelly baru bangun tidur ketika kita datang kemari. sama seperti kelelawar Tara, kak Shelly ini kalau siang dia selalu saja tidur. tapi, jika malam hari ntah jam berapa dia baru tidur" ejek balik Viola pada Shelly.
" hahahaha kalian berdua ini lucu sekali ya!! panggilan kalian itu sangat langkah kak" tawa Tara pada kakak nya.
" sepertinya kau sangat senang ya adik kecil??" tanya Shelly yg langsung mengacak rambut Tara
" ihhh kak Shelly ini!! aku sudah besar kak, jngan panggil aku adik kecil lagi!" ketus Tara pada Shelly.
" hahahahah mau sebesar apa pun dirimu itu! kau tetap akan menjadi adik kecil ku sayang!!" Shell terus mengacak rambut Tara.
" kak Shelly jngan mengacak acak rambut ku!" kesal Tara pada Shelly.
viola yg melihat Shelly mengerjai adik nya itu pun hanya tertawa saja. begitu pula dengan Shelly. mereka bertiga pun terus berbincang dan sesekali mereka tertawa bersamaan. waktu berlalu cukup cepat bagi mereka. sementara, pengawal yg berada di luar sudah sangat lelah menunggu Viola. namun, mereka harus tetap melakukan tugas nya dan melaporkan pada tuan nya apa saja yg di lakukan nyonya itu.
__ADS_1
^^^bersambung....^^^
...****************...