Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi

Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi
eps.12 bayangan Viola ada dimana mana


__ADS_3

Perusahaan drn.khan.


sesampainya Darren di perusahaannya, Darren pun langsung masuk keruangan nya dan Boby yg melihat Darren sudah tiba langsung menghampiri nya..


" pagi tuan" sapa Bobby


" emmm, pagi. ada apa?" tanya Darren dengan nada dingin


" dia itu ya selalu saja Acuh seperti ini, syukur kau itu sahabat sekaligus bos ku, jika tidak sudah ku makan kau Darren" gumam Bobby dalam hati


" jngan memaki ku di dalam hati mu, aku bisa mengetahui dan mendengar nya dengan sangat jelas" ujar Darren sambil melirik ke Bobby..


" aaa? bagaimana kau bisa tau?" tanya Bobby dengan bingung


" kau itu sahabat ku tentu saja aku sangat mengenal mu " lirik Darren dengan nada datar nya


" he he he kau itu memang yg terbaik " seru Bobby sambil tersenyum kecil


" sudah ada apa? aku tidak suka basa basi, kau tau itukan" ujar Darren yg mulai kesal


" hari ini kau ada jadwal rapat penting dengan klien besar kita, Darren untuk rapat ini kau harus datang karna ini sangat penting untuk proyek yang ada di Amerika " ujar Bobby


" pertama , sudah ku bilang padamu jika di tempat kerja atau dimana pun yg ada org lain selain kita berdua kau harus memanggil ku dengan panggilan tuan atau tuan muda karna aku ini atasan mu dan kau Bobby kau boleh memanggil ku sesuka hati mu jika kita sedang berdua. kedua aku tidak sukak menghadiri rapat tanpa minat ku sendiri, aku akan datang jika aku menginginkan nya lagian mereka yg membutuhkan ku bukan aku, dan yg ketiga kau harus bersikap hormat kepada Viola nntik nya, apalagi di depan omay dan mama , sepertinya dia sudah menjadi menantu kesayangan disana, cihh " ujar Darren yg langsung kesal karna mengingat kejadian Viola yg mencium nya


" hahahaha baik baik sahabat ku , seperti nya kau sudah tidak jadi kesayangan lagi disana, sini sini biar aku saja yg menyayangimu" ejek Bobby


" bobb kau itu mulai kurang ajar ya sekarang" kesal Darren.


Bobby yg mendengar ucapan Darren langsung terdiam dan meminta maaf


" maaf tuan aku sudah lancang" ujar Bobby


" kau itu ya selain dingin dan sombong kau jugak sangat menakutkan dengan kata kata mu itu " gumam Bobby


" baik lah , nnti antar semua dokumen proyek itu keruangan ku " perintah Darren


" baik tuan " ujar Bobby


" oh iya jam berapa jadwal rapat nya " tanya Darren


" jam 10 tuan " ujar Bobby


" atur ulang jadwal nya, aku akan menghadiri rapat tersebut jam 11 " perintah Darren


" baik tuan " jawab Bobby


" Bob kau sebaiknya mencari kekasih deh, sepertinya kau itu memerlukan kasih sayang yg lebih. karna kurasa kau hanya kekurangan kasih sayang, setelah ku lihat lihat kau memiliki semuanya hanya saja kau itu tidak memiliki kekasih, aku ragu Bob kau itu normal kan?" balas Darren dengan berbisik ke Bobby karna Bobby dari tadi sudah berani dengan nya


" kau itu ya Darren" pekik Bobby


" sudah sudah aku keruangan ku dulu " tawa kecil Darren sambil menuju keruangan nya

__ADS_1


" dasarr kau Darren ! lihat saja pembalasan ku" ujar Bobby yg langsung keruangan nya


Darren pun duduk diruang kerjanya dia masih membayangkan wajah Viola berulang kali, apa lagi pada saat di meja makan Viola terus menerus melakukan hal yg sangat mengejutkan baginya


" sial mengapa aku terus membayangkan gadis itu sih" pekik Darren


tidak lama kemudian suara ketukan pintu pun terdengar dari luar..


" tok tok tok" suara ketukan pintu


" masuk lah" perintah Darren


" tuan ini dokumen yg kau minta" ujar Bobby


" letakan saja disini Bob, oh iya Bob nntik suruh seseorang mengantarkan kopi keruangan ku ya" perintah Darren kembali


" baik tuan" Bobby pun langsung keluar


"yg dikatakan Darren benar juga sebaiknya aku harus mencari kekasih untuk mengurus ku,aku ini tampan pasti bnyak yg mau sama aku, tapi aku harus mencari org yg terbaik bukan, namun siapa ya org itu?" gumam Bobby yg sempat memikirkan kata kata Darren


sementara Darren masih terus membolak-balik halaman dokumen penting itu, dia sama sekali tidak fokus karna memikirkan Viola terus menerus


" ada apa dengan ku hari ini ? gadis itu benar benar membuat ku kacau, berani sekali dia memegang tangan ku dan mencium ku tanpa persetujuan ku sama sekali! lihat saja nnti malam akan kuberi pelajaran dia" gumam Darren dan tiba tiba ada yg mengetuk pintu, Darren pun menyuruh org tersebut masuk


" tuan ini kopi yg anda minta " ujar wanita dengan rambut pendek dan mata berbinar binar karna melihat ketampanan Darren


" emm baik lah, kau boleh keluar" perintah Darren namun pelayan itu tidak mendengar nya


" ba baik tuan " suara takut gadis itu


namun ketika hendak keluar tiba tiba ada seseorang yg berdiri di depan pintu dan Darren pun langsung merasa terkejut karna dia melihat Viola


" jngan tutup pintu nya " perintah Darren


" baik tuan " ujar gadis itu dan langsung keluar


" heii, kau mengapa ke kantor ku ? kau sepertinya tidak sabar nntik malam ya istri ku " ujar Darren yang tersenyum tipis


" maaf tuan , maksudnya apa ya saya tidak mengerti " tanya seseorang itu karna malu


" tidak usah pura pura tidak tau " ujar Darren yg masih belum sadar


" maaf tuan saya hanya di suruh meminta tanda tangan anda oleh tuan Bobby tuan " jawab gadis itu


Darren yg mendengar nya pun langsung mengucek matanya dan menggeleng kan kepalanya


" kau? sejak kapan kau disini?" tanya Darren


" sejak tadi tuan " jawab gadis itu yg masih malu karna perlakuan Darren


" ada urusan apa kau keruangan ku?" tanya Darren

__ADS_1


" saya di suruh mengantarkan dokumen ini kepada tuan untuk di tanda tangani tuan , sekertaris tuan yg menyuruh saya" ujar gadis itu


" sial Bobby , bisa bisa nya dia menyuruh karyawan untuk mengantar dokumen keruangan ku, dia kan tau aku tidak suka ada wanita yg masuk keruangan ku tanpa izin ku, awas kau Bob" pekik Darren dalam hatinya


" baik lah kau letakkan saja di meja nnti akan ku tanda tangani dan menyuruh Bobby yg mengambil nya" ujar Darren


" baik tuan " jawab gadis itu yg masih berdiri


" kau boleh keluar sekarang" perintah Darren dengan nada dingin nya


" baik tuan " jawab gadis itu yang masih malu


" issss mimpi apa aku semalam, kenapa tuan yg terkenal dingin itu bisa bersikap seperti ini kepada ku " gumam gadis itu sambil menutup wajah nya dan bejalan keluar sambil malu-malu


" violaaaaa, gara gara kau aku jadi seperti ini, mengapa bayangan mu selalu ada dipikiran ku sih…?" ujar Darren


Darren yg terusan menerus membayangkan Viola pun langsung terkejut Karna kehadiran Bobby yg tiba tiba sudah ada di depan nya..


" BOBYY! , kau itu ya tidak bisa mengetuk pintu dulu sebelum masuk ha?" ujar Darren yg masih kaget


" maaf tuan saya sudah mengetuk pintu namun tidak ada jawaban sama sekali , saya takut terjadi hal buruk di dalam makanya saya masuk dan betapa terkejutnya saya melihat tuan baik baik saja " ujar Bobby sambil tersenyum


" jadi kau merasa kecewa karna aku baik baik saja ha?" tanya Darren dengan tinggi


" maaf tuan sebagai sekretaris anda aku akan merasa bersyukur karena anda baik baik saja. namun, jika sebagai sahabat mu aku merasa sedikit kecewa " ujar Bobby yg langsung tertawa


" Bob kau berani sekali sekarang" kesal Darren


" ayo lah sahabat ku , ada apa dengan mu hari ini? kau terlihat aneh sekali" tanya Bobby yg langsung to the points


" entah lah Bob aku tiba tiba memikirkan badut itu " ujar Darren.


" badut? maksud mu Viola ?" tanya Bobby


" tentu saja dia lalu siapa lagi " ujar Darren


" hahaha Darren Darren hati hati nnti kau bisa jatuh cinta dengan nya " tawa Bobby


" Bob kau itu ya, ada apa kau kemari ha?" tanya Darren


" ini sudah jam 11 kau harus menghadiri rapat yg sudah kau jadwal atas keinginan mu itu" ujar Bobby..


" emmm baik lah aku akan kesana sebentar lagi, kau boleh keluar sekarang" perintah Darren


" kau itu ya Darren dingin sekali kaya es batu" pekik Bobby yg langsung keluar


" terserah apa kata mu" teriak Darren kepada Bobby


tidak lama kemudian Darren pun keluar dari ruangan nya dan menuju keruang rapat diikuti oleh Bobby dan karyawan lain nya...


^^^bersambung…^^^

__ADS_1


...****************...


__ADS_2