
Satu Minggu kemudian...
pagi pagi sekali Viola sudah bangun, dia ingat bahwa dia ada janji dengan Darren untuk membuat perjanjian pernikahan mereka.
ketika Viola sedang bersiap siap Tara pun bangun dari tidur nya dan Tara pun melihat kakak nya sudah sangat rapi..
" kakak mau kemana kok pagi- pagi begini sudah rapi sekali ?" tanya Tara sambil mengucek matanya
" kau ingat kecelakaan Minggu lalu ?" tanya balik Viola kepada adik nya itu
" tentu saja aku mengingat nya dengan jelas kak " jawab Tara dengan mantap nya
" lantas mengapa kau bertanya kepada ku kemana aku pergi Tara " ujar Viola sambil melihat adik ny
Tara pun berfikir apa maksud dari kata kata kakak nya itu , lalu Tara pun mengingat kejadian bahwa tuan Darren menyuruh kk nya untuk datang ke perusahaan nya dan membuat surat perjanjian pernikahan mereka. Tara pun langsung terkejut 😳
" kakkk, jangan bilang kau mau ke perusahaan tuan Darren dan membuat surat perjanjian dengan nya? " tanya Tara kepada kakak nya
"kalau kau sudah tau buat apa bertanya lagi kepada ku Tara " jawab Viola
" aku hanya ingin memastikan nya saja kak " ujar Tara kepada kakak nya dengan kesal
viola yg melihat adik nya itu langsung menghela kan nafas nya dan menghentikan kegiatan dia yg sedang merapikan baju nya
" Tara sayang, kau ingat bukan apa yg dikatakan tuan Darren yg dingin itu kepada kita berdua? " tanya Viola kepada adik nya sambil tersenyum
" iya kak , aku mengingat nya dengan jelas. tapi, kak aku tidak ingin melihat mu menderita karna pernikahan itu kak, pernikahan itu hanya didasari dengan keterpaksaan kak bukan cinta, bagaimana kk bisa bahagia," Isak Tara kepada kakak nya
" Tara sayang jika aku tidak melakukan nya kau akan di penjara. aku tidak akan bisa melihat org yg paling aku sayang menderita seperti itu dan aku jugak tidak ingin melihat masa depan mu hancur adk ku," ujar viola kepada adik nya itu
" aku akan melakukan apa pun agar kau bahagia Tara, lagian pernikahan ini jugak tidak terlalu buruk bagi ku , aku hanya perlu membahagiakan ibu dan omay nya tuan Darren itu saja bukan tuan darren nya sndri, karna dia adalah org yg sangat dingin mana mungkin dia akan bahagia," seru Viola sambil menyentuh hidung adik nya itu..
" tapi kak, jika kau sudah menikah aku bagaimana kak? siapa yg akan membiayai sekolah ku kak? aku jugak tinggal dimana kak? aku tidak ingin sendirian kak, aku takut " lirih Tara
mendengar ucapan Tara itu Viola pun berpikir bahwa yg di ucapkan adik nya itu benar.
jika dia sudah menikah bagaimana nasib adik nya itu .
" sepertinya aku harus membicarakan ini kepada tuan darren," gumam Viola dalam hati
" Tara kau tidak perlu takut sayang, aku akan tetap bersama mu sekali pun aku sudah menikah, aku jugak akan tetap membiayai sekolah mu itu Tara " ujar Viola kepada adk nya itu agar adk nya tidak takut lagi..
mendengar jawaban dari kakak nya itu Tara pun hanya mengangguk kan kepalanya saja. viola langsung melanjutkan kegiatan nya tadi karna terhenti oleh pertanyaan adik nya itu.
selesai bersiap siap viola pun langsung bergegas ke perusahaan tuan Darren perusahaan itu bernama Drn.Khan. di setiap negara pasti selalu ada perusahaan itu dan bisnis bisnis lain nya juga bernama Drn.khan
......................
Perusahaan Drn.Khan
didalam perusahaan itu ada seseorang yg duduk di kursi kerja nya sambil menatap layar komputer nya.
ya seseorang itu adalah tuan Darren yg sedang mengerjakan dokumen dokumen penting perusahaan nya..
tiba tiba Darren mengingat satu hal dan langsung menelfon sekretaris nya itu untuk segera masuk keruangan nya
" segera keruangan ku ," ujar Darren lewat telepon genggam
" baikk tu," belum sempat menjawab nya Darren langsung memutuskan panggilannya itu..
" Darren itu keterlaluan, belum sempat aku menjawab nya dia sudah memutuskan nya begitu saja , emng ya kalau org kaya itu sukak semena mena ," gumam Boby di dalam hati nya
" tok tok tok " suara ketukan pintu dari luar ruangan Darren.
" masuk lah " perintah Darren
" ada apa tuan menyuruh ku untuk keruangan mu tuan ?" tanya Bobby
__ADS_1
" apakah kau ingat kakak dari gadis yg menabrak mobil ku Minggu lalu ? " tanya Darren kembali
"yaa, aku mengingat nya dengan sangat jelas tuan dia sangat cantik dan polos ," jawab Boby sambil membayangkan wajah gadis tersebut
" kau itu ya selalu saja melihat semua gadis itu dengan paras wajah nya saja bukan sifat nya " bentak Darren
" hehehehe maaf sahabat ku sekaligus bos ku ," ujar Bobby dengan tertawa kecil
" sudah lah , aku hanya ingin kau mencari tau segala apa pun mengenai gadis itu dalam waktu 20 menit , karna ku rasa sebentar lagi gadis itu akan menemui ku untuk perjanjian pernikahan kami, sebelum dia datang aku harus tau nama nya ,tgl lahir nya, apa pun itu tentang nya " ujar Darren
Boby yg mendengarnya hanya mengangguk saja karna jika dia menolak maka tuan nya itu pasti marah
" baik tuan ," ujar Bobby
" dia pikir aku ini google apa yg harus mencari informasi tentang seseorang dalam waktu 20 menit, waktu segitu mencari riwayat hidup seorang wanita sangat lah sulit " gumam Boby didalam hati dengan wajah kesalnya
Boby Pun trs mencari tahu segala sesuatu tentang Viola dengan cepat agar tuan nya tidak marah...
" arghh akhirnya selesai juga " lirih Bobby sambil menghela kan nafas nya. lalu bobby pun segera keruangan Darren
" tok tok tok " suara ketukan pintu
" masuk lah" perintah Darren
" Bob? apa kau sudah menemukan informasi tentang gadis itu ? " tanya Darren dengan nada datar nya
" sudah tuan gadis itu bernama Viola Talisa, dia memiliki seorang adik perempuan yg bernama Verlin Tara , kedua org tua nya meninggal dunia ketika dia berumur 17 THN jadi dia yg selalu mencari nafkah untuk menyekolahkan adik nya itu tuan , gadis itu mempunyai seorang sahabat yang cukup dekat dengan nya tuan sahabat nya itu bernama Shelly rula tuan , dulu dia jugak sempet memiliki seorang kekasih namun kekasih nya itu meninggal kan nya dan menikah dengan org lain katanya sih kekasih nya itu tidak ingin hidup susah bersama Viola tuan, semenjak kejadian itu Viola tidak pernah memiliki kekasih lagi selam 2 THN lebih tuan, karna dia merasa cinta pertama nya itu mengkhianati nya tuan," ujar Bobby dengan lancar
Darren yg mendengar tentang riwayat hidup gadis itu pun merasa takjub dengan nya karna seorang gadis yg di tinggal oleh kedua orang tua nya mampu bertahan hidup dan tetap menjalankan hidup nya bahkan dia jugak tidak mau menyerah
" baiklah Bob informasi mu tentang dia sudah cukup " ujar Darren
" oh iya satu hal lagi aku ingin seseorang mengawasi dan melindungi gadis itu karna aku tidak ingin ada org yg menyakiti nya kecuali org itu ada lah aku " ujar Darren sambil tersenyum
Bobby yg melihat tuan nya itu tersenyum pun merasa heran.
Bobby pun segera menyuruh seorang bodyguard untuk mengawasi dan melindungi Viola dari kejauhan...
jam sudah menunjukkan pukul 11.00 wib , Viola pun tiba di perusahaan Drn.Khan milik tuan darren.
melihat perusahaan itu sangat besar membuat Viola tidak berhenti menatap nya
" wowww besar sekali perusahaan ini, sepertinya dia emang bener bener org yg sangat kaya " gumam Viola didalam hati nya.
lalu Viola pun langsung segera masuk kedalam perusahaan dan menuju kebagian resepsionis
" hallo nona , ada yg bisa saya bantu ?" tanya salah satu pengawai resepsionis itu
" saya ada janji dengan pimpinan mu, dia menyuruh saya untuk datang ke perusahaan nya hari ini" ujar Viola
" baiklah nona saya akan menghubungi sekretaris pimpinan saya dulu, mohon Nona duduk dan menunggu nya diruang tunggu ," seru resepsionis itu
" oke " jawab Viola dengan gampang
tidak lama kemudian sekertaris tuan Darren pun langsung datang dan menjemput Viola
" maaf nona sudah membuat anda menunggu" ujar Bobby kepada Viola
" anda itu siapa ya? saya tau anda adalah org terdekat tuan Darren itu , namun saya tidak tahu nama anda "tanya Viola kepada Bobby
" oh iya maaf nona saya lupa memberitahukan nama saya kepada anda nona, perkenalkan nama saya Bobby Charlton , saya adalah sekertaris tuan Darren sekaligus sahabatnya " jawab Boby sambil mengangkat tangan nya untuk berjabat tangan dengan viola
viola yg melihat nya pun langsung membalas jabatan tangan dari sekretaris tuan Darren
" oh jadi kamu itu sangat penting bagi tuan darren itu ya" seru Viola dengan polos nya
" hahahaha tidak jugak nona , dia akan tetap Seperti itu kesemua org bahkan ke ibunya sendri ," jawab Bobby
__ADS_1
" yasudah Mari nona aku antar kan mu keruangan tuan" ujar Boby sambil berjalan ke arah ruangan tuan nya itu
" tok tok tok" suara ketukan pintu
" masuk lah " perintah Darren
" tuan wanita yg anda tunggu sudah datang" ujar Boby sambil tersenyum karna melihat tuan nya itu agak sedikit bahagia
Darren yg melihat wanita itu pun langsung menyuruh Bobby untuk keluar... setelah Boby keluar Darren pun melempar semua dokumen kearah Viola yg tengah sedang duduk di sofa ruangan kantor tuan Darren..
" apa ini tuan? " tanya Viola sambil melihat dokumen yg ada di depan nya...
" surat perjanjian pernikahan kita , baca lah ! " perintah tuan Darren
viola pun langsung membuka surat perjanjian itu dan membaca nya , betapa terkejutnya Viola, setelah membaca isi perjanjian tersebut.
isi surat perjanjian tersebut:
pihak pertama selalu benar
2 jika pihak pertama melakukan kesalahan maka kembali ke perjanjian nomor 1
pihak kedua tidak akan menyentuh pihak pertama tanpa izin dari pihak pertama
4 . segala kebutuhan pihak kedua akan di tanggung oleh pihak pertama
5 . pihak pertama wajib menyekolahkan adik dari pihak kedua sampai ke pendidikan yang sangat tinggi..
demikian surat perjanjian ini.
pihak pertama pihak kedua
Darren Abraham Khan. viola Talisa
setelah selesai membaca surat perjanjian itu Viola pun langsung bertanya kepada Darren
" tuan aku menyetujui semua peraturan mu , kecuali peraturan nomor 3 , seharusnya disitu kau tidak blh menyentuh ku tanpa izin dari ku bukan sebaliknya nya tuan " ujar vioal
mendengar hal itu membuat Darren menjadi kesal dan langsung menatap tajam Viola
" hey disini aku selalu benar, dan peraturan itu hanya aku lah yg wajib membuat nya , lagi pula yg berhutang itu kan kau dan adik mu bukan aku jadi , itu adalah hak ku membuat perjanjian sesuka hati ku" ujar Darren dengan nadanya yg sangat tinggi.
" baiklah tuan aku setuju dengan perjanjian ini , lihat lah sekarang aku jugak sudah menandatangani surat ini di atas materai tuan " seru Viola dengan nada yg agak kesal.
" oke, 5 hari kemudian kita akan melaksanakan pernikahan kita di hotel bintang 7 ," ujar Darren..
" dan satu hal lagi mulai hari ini kau harus tinggal di kediaman One drn.khan yaitu tempat tinggal aku ,ibu ku dan jugak omay ku.. kau jugak tidak perlu khawatir ttg adik mu itu , setelah dia lulus sekolah aku akan mengirimkan nya ke Perancis untuk sekolah disana, adik mu sekarang sudah berada di kediaman Two Drn.khan yaitu kediamanku yg kedua dan hanya aku sndri yg tinggal disana , selain itu hanya ada seorang pembantu dan juga pekerja lain nya," ujar Darren dengan nada datar nya
" apa kau bilang tuan adik ku akan sekolah di Prancis? kau serius tuan?" tanya Viola dengan nada kaget
" ya tentu saja karna itu yg kau harap kan. bukan untuk menyekolahkan adik mu kependidikan yg sangat tinggi? ," tanya Darren dengan dingin
" iya tuan kau benar hanya saja aku tidak pernah membayangkan nya bahwa adik ku akan sekolah di sana " ujar Viola yg langsung menetes kan air matanya karna terlalu bahagia
" hey, mengapa kau menangis? sudah lah kau hapus itu air mata mu aku tidak sukak melihat nya, dan jangan kau pikirkan lagi tentang adik mu itu karna aku sudah mengurus semua nya ,kau hanya perlu mempersiapkan diri mu dan memikirkan ttg pernikahan kita agar ibu ku dan omay ku tidak tahu kalau pernikahan ini hanya untuk membuat mereka bahagia," perintah Darren kepada Viola
" Baiklah tuan " ujar Viola dengan nada yg lembut
" oke kau blh pergi sekarang, nntik didepan sekretaris ku akan mengantar mu ke kediaman ku yg pertama" ujar Darren dengan nada datar nya
" baik tuan " jawab Viola dan langsung pergi keluar ruangan tuan Darren
viola pun langsung bertemu sekertaris tuan Darren dan Boby pun langsung mengantarkan Viola ke kediaman One Drn.khan...
__ADS_1
...****************...