Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi

Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi
eps.07 Penolakan Darren


__ADS_3

perusahaan drn.khan


Laura yg tadi nya di sepanjang jalan terus saja memikirkan tentang berita pernikahan Darren yg mendadak itu, ia pun ingin sekali cepat cepat sampai ke perusahaan Darren untuk menanyakan hal tersebut, dan akhirnya sampai lah Liora di perusahaan Darren..


belum lagi mobil yg Laura naikin btl btl berhenti Laura sudah langsung keluar begitu saja, untung supir di mobil itu segera cepat cepat menginjak rem ,jika tidak maka habis lah dia dimarahi oleh Laura yg sedang kesal itu.


Laura segera masuk kedalam perusahaan Darren dan langsung ke bagian resepsionis


" saya ingin menjumpai pimpinan mu, apa dia ada di ruangan nya? jika ada cepat bilang kepada nya bahwa Laura Kiehl ingin menemui nya , ada hal penting yg harus di bahas" ujar Laura dengan nada agak kesal nya itu


" maaf nona apakah anda sudah membuat janji dengan pimpinan kami?" tanya resepsionis


" apa kau bilang? janji? kau tidak tau siapa aku ha? " bentak Laura, Laura sudah sangat kesal dengan berita Darren di tambah lagi dengan pertanyaan pertanyaan resepsionis tersebut sehingga membuat nya sangat marah..


"maaf nona bukannya seperti itu hanya saja ini perintah dari sekretaris pimpinan kami" ujar resepsionis dengan sedikit gugup


"saya heran pimpinan nya disini Darren atau Bobby ha?" ujar laura


" tentu saja pimpinan kami tuan darren nona " jawab resepsionis itu


" lantas mengapa kau harus menuruti perkataan sekertaris bodoh itu ha?" kesal laura


" masalahnya nona, perkataan sekertaris pimpinan kami ada lah perintah dari pimpinan kami sendiri nona " ujar resepsionis itu dengan kesal


" ahh sudah lah aku tidak ingin berdebat dengan kalian , aku akan masuk keruangan Darren sndri " ujar Laura yg beranjak masuk kedalam


" nona nona , anda tidak boleh seperti ini nntik kami yg akan dimarahi oleh pimpinan kami nona " teriak resepsionis itu


" emang nya aku peduli kalian dimarahi, bahkan sekalipun kalian di pecat itu bukan urusan ku " senyum licik laura


bagian resepsionis pun segera menghubungi sekertaris Darren tentang kedatangan Laura yg sangat tidak sopan , bobby yg mendengarnya hanya menghela kan nafas nya dalam dalam..


dia sudah sangat capek dan muak karna masalah tuannya sekaligus sahabatnya itu yg tidak ada habisnya.


" lagi lagi nona Laura yg membuat masalah, apa sih mau nya? sudah jelas jelas di tolak masih saja tidak mau menyerah. dan sekarang dia membuat masalah lagi, kan kalau sudah seperti ini jadi nambah pekerjaan ku saja ,dan pasti si Darren itu marah marah kepada ku ,karna tidak bisa mengatasinya, dia pikir aku ini robot apa yg harus selalu mengatasi masalah nya dengan sangat cepat , aaaa sudah lah buat apa aku marah marah gak jelas toh dia jugak gak bakalan tau." gumam Bobby di dalam hati nya karna kesal


Bobby pun langsung segera pergi keruangan Darren secepat mungkin agar dia bisa menghentikan Laura untuk masuk secara tidak sopan..


" maaf nona ada perlu apa anda kemari?" tanya Bobby sambil menghadang laura


" minggir kau " bentak Laura


" aku sedang tidak ingin berurusan dengan mu, aku hanya ingin bertemu dengan darren" ujar kesal Laura


" maaf nona mungkin anda bisa datang lain kali saja , dikarenakan pimpinan kami sedang sangat sangat sibuk sekarang" ujar Bobby dengan nada agak tinggi


" kau pikir siapa dirimu ha? berani sekali kau melarang ku." bentak Laura


" saya sekertaris tuan Darren nona " jawab Bobby


" aku tau kau sekertaris Darren, kau tidak perlu menjelaskan kepada ku " ujar kesal Laura


" lantas mengapa nona masih bertanya" ejek Bobby sambil tersenyum


" kau ini ya benar benar, minggir sana ! " perintah Laura


" maaf nona pimpinan kami saat ini tidak ingin ada yg ganggu, dia sangat sibuk nona , anda bisa datang di lain waktu saja nona" ujar Bobby


" jika aku datang di lain waktu maka dia pasti sudah menikah dengan gadis kampung itu " pekik Laura


Bobby yg mendengar nya pun hanya menggeleng kan kepalanya


" uufff.. lagi lagi masalah ini, yaa jelas nona Laura marah ternyata berita itu sudah sampai ke telinga nya , dan sekarang malah aku yg menyelesaikan masalah Darren, hahahaha sial nya nasib jomblo ku ini" gumam Boby dalam hati


" mengapa kau diam Bob ?" tanya Laura


" maaf nona itu masalah pribadi tuan jadi saya rasa sangat tidak pantas membahas nya di jam kantor seperti ini, mungkin nona bisa menemui pimpinan kami setelah jam makan siang atau pada saat tuan sudah pulang dari kantor " jawab santai Bobby


" aaarggh aku tidak ingin menunda-nunda lagi ," kesal Laura


Bobby yg melihat Laura semakin marah hanya bisa diam sambil menghadang laura agar tidak masuk jika Laura masuk tanpa izin dari Darren maka dia yg akan kena marah oleh Darren walaupun itu bukan kesalahannya tapi menurut Darren itu adalah kelalaiannya Bobby..


Darren yg mendengar ada yg ribut ribut di luar ruangan nya pun langsung bangkit dari tempat duduk nya dan segera keluar untuk melihat apa yg terjadi di luar ruangan nya yg membuat dia terganggu.

__ADS_1


" ada apa ini Bob ? mengapa ribut sekali? apakah ada masalah?" tanya Darren kepada Bobby tanpa melihat adanya Laura di situ


" tidak ada masalah yg begitu besar tuan, hanya saja nona Laura ingin menemui anda, ada hal penting yg harus dibahas dengan anda tuan,namun saya melarang nya karna saya lihat anda sibuk tapi dia, selalu memaksa untuk masuk. oleh sebab itu terjadi keributan tuan , maaf menganggu anda tuan, saya akan segera membereskan nya tuan " ujar Bobby dan hendak menarik tangan Laura namun Darren menghentikan nya


" lepaskan dia Bob " ujar Darren


" tapi tuan dia sudah menggangu anda " ujar Bobby


"tidak apa apa Bob , aku ingin tau hal yg sangat penting apa yg ingin di bahas nya dengan ku, sehingga dia membuat keributan Seperti ini " ujar Darren..


Bobby yg mendengar nya pun langsung melepaskan tangan Laura sedang kan Laura merasa senang karna Darren membela nya


" baik tuan " ujar Bobby


" kau boleh kembali Bob " ujar Darren


mendengar perintah dari Darren Bobby langsung segera pergi.


" mengapa dia harus seperti itu ke nona Laura ? jika nona Laura menganggap Darren sukak dengan nya karna sikap Darren kepada nya tadi bagaimana? Darren benar benar gila, dia sepertinya sangat senang bermain dengan api " gumam Bobby yg terus berjalan menjauh dari mereka


" masuk lah " perintah Darren


" baik lah " ujar Laura


Laura pun masuk dan tiba tiba dia langsung memeluk Darren dan mencium bibir Darren, Darren yg mendapat perlakuan seperti itu hanya tersenyum kecil tanpa membalas ciuman Laura.


" apakah kau sangat senang menciumi bibir ku? " tanya Darren dengan senyum kecil


Laura yg mendengarnya langsung menundukkan kepalanya karna malu


" ehmmm iyaa aku suka mencium bibir mu " jawab Laura dengan merah di pipinya karna malu


" hal penting apa yg ingin kau bicarakan kepada ku ?sehingga ,membuat dirimu ini sama sekali bukan seperti seorang model yg memiliki sikap sopan santun ,namun malah kau seperti perempuan yg ada di jalanan yg tidak ada tata Krama nya sama sekali " ujar dingin darren


beginilah sifat Darren sesekali dia menyenangkan seseorang namun dengan seketika dia menjatuhkan org itu sejatuh jatuh nya sehingga membuat org itu kalah telak dengan nya


Laura yg mendengar Darren bicara seperti itu merasa sakit hati dan sedih, dia yg tadi nya mendapatkan perlakuan yg sangat baik dari Darren tapi malah tiba tiba dia di hina seperti ini.


" Darren mengapa kau bicara seperti itu ? " tanya Laura sambil memegang tangan Darren


" emmmm iya sih benar tapi, aku seperti itu karna aku sangat marah " kesal Laura


" mengapa kau marah ? siapa yg membuat seorang model terkenal ini marah ? " ujar Darren sambil mengelus pipi Laura..


haduh Darren jangan sampai kau menjatuhkan nya lagi setelah memujinya.


laura yg mendapatkan perlakuan seperti itu dari Darren lagi lagi tersenyum malu.


" aku marah karna ada yg menyebarkan berita hoaks ini , makanya aku kemari untuk memberi tau kan mu bahwa berita ini ada sembarangan orang yg menyebarkan nya " ujar Laura sambil menunjuk kan berita itu kepada Darren


" jadi maksud mu aku org sembarangan ya ? tanya Darren sambil membelai rambut Laura


" eh bukan kamu yg ku maksud ,tapi org yg menyebarkan berita itu " jawab Laura


" jadi maksud mu sekertaris ku org yg sembarangan?karna dia yg telah menyebarkan nya " ujar Darren yg terus memainkan rambut Laura


" maksud mu Bobby?" tanya Laura


" jika bukan dia lantas siapa lagi ? memang nya sekretaris ku ada berapa sayang? " tanya Darren


viola merasa senang karna darren memanggil nya sayang, namun dia jugak belum mengerti maksud kata kata Darren


" tunggu dulu jadi org itu ada lah Bobby , tapi Bobby tidak akan melakukan hal itu , pasti ada yg menyuruh nya , benar kan begitu Darren? "tanya Laura dengan bingung


" ternyata kau pintar jugak sayang" ujar Darren dengan senyum kecil


" lantas menurut mu siapa yg bisa menyuruh nya ?" tanya Darren dengan nada licik nya


" hanya ada satu org yg bisa menyuruh nya dan itu hanya kau Darren, jika pun ada org lain yg menyuruh nya itu pasti ibu dan jugak omay mu tapi mereka tidak mungkin melakukan itu kan ?" tanya Laura


" tentu saja tidak " jawab Darren


" jika bukan mereka berarti yg menyuruh Bobby itu kau Darren?" tanya Laura tidak percaya

__ADS_1


" gadis pintar , tentu saja itu aku yg menyuruh nya laura '' ujar Darren dengan nada licik nya


" berarti berita itu benar ?" tanya Laura


" tentu saja benar , jika tidak benar maka aku lah org pertama yg akan mencari tau asal berita itu dan akan menghapus berita tersebut tanpa ada kesalahan sama sekali " ujar Darren


" tapi Darren bagaimana mungkin kau bisa menikahi gadis kampungan seperti nya ?" kesal Laura


" karna dia kampungan makanya aku memilih nya, tidak seperti mu sayang,jika aku memilih mu maka akan sangat Sulit mengatur mu dan kurasa kau jugak sangat sukak berfoya-foya ,aku tidak ingin uang ku di habis kan oleh sembarangan wanita yang sama sekali tidak jelas sudah tidur dengan berapa banyak pria .sedangkan dia ,dia sama sekali tidak suka berfoya-foya jadi tidak mungkin dia akan menghabiskan uang ku begitu saja , lagian dia masih perawan sayang dan aku sangat menyukai itu " ujar Darren dengan senyum nakal nya


kan ternyata benar, setelah kau memujinya kau akan menjatuhkan nya kembali, kau itu benar benar kejam Darren.


" Darren berani sekali kau berbicara sekasar itu kepada ku " tangis Laura


" aku tidak bicara kasar Laura ,bukan kah yg ku bilang semuanya benar ? kau hanya ingin uang ku bukan? kau tinggal bilang saja maka aku akan memberikan nya sayang " ujar Darren


" aku tidak ingin uang mu aku hanya ingin menikah dengan mu " jawab Laura


" Laura sudah berapa kali aku menolak mu tapi kau selalu saja seperti ini" ujar Darren


" karna aku mencintaimu bukan kah kau jugak begitu darren" ujar Laura


Darren yg mendengarnya pun langsung tertawa


" Laura sayang ... kapan aku bilang kalau aku menyukai mu ? " tanya Darren yg masih tertawa


" bukan kah perlakuan mu kepada ku ini membuktikan bahwa kau menyukai ku ?" tanya laura


" hahahahah Laura Laura aku melakukan ini hanya untuk senang senang saja. karna yg ku lihat semua pria yg sedang kau dekati melakukan hal ini , aku hanya ingin mencoba nya saja , bagaimana rasanya melakukan hal ini , tapi setelah ku coba aku malah merasa sangat jijik, bagaimana bisa mereka menyukai nya ya?" ujar Darren dengan nada dingin nya


" Darren kau keterlaluan " ujar Laura dengan nada tingginya


" heyy Laura Kiehl !!!! kau dengar ya aku sama sekali tidak tertarik dengan wanita yg sudah pernah di sentuh oleh bnyak pria , jika kau tidak di sentuh oleh bnyak pria maka aku akan mempertimbangkan mu, hanya saja tubuh mu itu sudah bnyak di rasakan oleh bnyak pria dan aku tidak tertarik sama sekali." ujar Darren dengan nada tinggi nya


" lantas dengan begitu kau lebih memilih wanita kampungan seperti dia itu ha?" balas Laura tidak mau kalah


" kau lihat lah dia , dia sama sekali tidak tau tren dalam memilih baju , kau akan malu jika bersama nya" ujar Laura dengan kesal


" hahahahahahhaah " tawa Darren


" mengapa kau tertawa ?" tanya Laura karna bingung


" Laura Kiehl seorang model terkenal di negara MNC, dengarkan aku baik baik ya , dia memang kampungan dan tidak tau tren tapi kau tau dia akan menikah dengan siapa? ya ! dia akan menikah dengan ku seorang miliarder muda di seluruh negeri ini dan dengan uang ku dia bisa berubah 360 derajat Laura , apakah kau pernah melihat tubuh nya ? walaupun dia memakai baju sederhana dia tetap terlihat cantik , sedangkan kau luar nya saja terlihat cantik dan seksi tetapi ketika melihat isi dalam nya ternyata zonkk" ujar Darren dengan nada datar nya dan tersenyum kecil


" Darren kauuuu " belum sempat Laura menyelesaikan kata katanya Darren sudah memotong nya


" kurasa hal penting yg ingin kau sampaikan sudah selesai dan kau jugak sudah mendapatkan jawaban mu, kau boleh pergi sekarang Laura ! " perintah Darren


" Darren kau tidak bisa seperti ini kepada ku " kesal Laura


Darren yg sudah muak melihat kelakuan Laura langsung menghubungi Bobby


" segera keruangan ku" perintah Darren


" baik " jawab Bobby


Bobby pun segera keruangan Darren


" ada apa tuan ? " tanya Bobby


" bawa wanita ini keluar dari ruangan ku , aku sudah muak melihat nya ada disini" perintah Darren


ketika Bobby hendak menyuruh Laura keluar namun Laura pun menghentikan nya


" tidak perlu aku masih bisa keluar sndri , dan satu hal lagi aku tidak akan membiarkan mu bersama wanita itu selamanya aku akan merebut mu kembali dari tangan nya Darren " kesal Laura


" baiklah akan aku tunggu" jawab Darren dengan nada dingin nya...


Bobby yg melihat Darren seperti itu hanya bisa menggelengkan kepalanya nya karna dia sangat tau jelas sifat dari sahabatnya itu...


lalu Laura pun keluar dari ruangan Darren dan langsung pergi dari perusahaan itu dengan emosi dan dendam yg sangat mendalam karna perlakuan Darren terhadap nya..


sementara Bobby dia langsung kembali keruangan nya, karna dia tidak ingin berlama lama di ruangan sahabat nya yg dingin itu.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2