Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi

Novel Ini Pindah Ke Novel Baru Yang Sudah Direvisi
eps. 16 makanan apa ini???


__ADS_3

ruang makan...


mama, omay dan juga darren yg sudah duduk hanya diam saja menatap Viola yg tengah sibuk menyiapkan piring, gelas dan jugak sendok layak nya seperti yg dilakukan pelayan di rumah mereka. Darren yg melihat Viola seperti itu langsung memegang tangan Viola.


" duduk lah!!! kau tidak perlu melakukan tugas yg tidak seharusnya kau lakukan" seru darren dengan tatapan dingin nya


" tapiii aku hanya..." belum lagi melanjutkan kata kata nya omay darren sudah memotong nya


" iya sayang, duduk lah nak. itu bukan tugas mu sayang" ujar omay


" tapi omay aku tidak keberatan melakukan nya " Viola menatap omay Darren dengan senyum kecil nya


"tidak usah sayang.. mama melihat mu memasak saja sudah sangat merasa senang! kau tidak perlu melakukan lebih dari ini sayang!! Vio menantu dirumah ini bukan pelayan. jadi, mama dan seluruh keluarga tidak ingin melihat menantu kesayangan ku kelelahan." ucap mama sembari tersenyum menatap Viola


" tidak papa omay, tidak papa ma! aku sudah biasa melakukan nya. jadi, tidak masalah bagi ku jika aku melakukan nya lagi. aku juga sangat senang bisa melakukan hal ini untuk mama, omay dan jugak darren" Viola tersenyum dan menatap darren


" dudukkk!!!! " seru darren dengan suara berat nya tanpa melihat Viola


" aku tidak mau! jika kau keberatan aku melakukan ini untuk mu. maka aku akan melakukan nya untuk mama dan omay saja!" kesal Viola


" ku bilang dudukk ya dudukkk!!! kau tidak mendengar nya!!" bentak darren dengan suara meninggi dan langsung meletakkan sendok yg ada di tangan nya ke atas piring dengan sangat kuat..


viola, mama dan jugak omay yg mihat Darren seperti itu pun sangat terkejut. mama darren yg melihat putra nya seperti itu hanya menelan ludah nya saja. omay hanya diam karna tau sifat keras dari cucu kesayangan nya itu. sementara, Viola yg melihat darren membentak nya hanya menahan diri agar air mata nya tidak keluar.


" ba ba baiklah aku akan duduk" gugup Viola


" gadis pintar " darren membelai rambut Viola yg duduk disampingnya


" kau tau istri ku???" tanya darren


" tidak tau " jawab Viola menundukkan kepalanya, memajukan bibir kecil nya


" pria aneh!!!! bagaimana aku bisa tau sesuatu, yg belum dia kata kan sama sekali kepada ku " gumam Viola dalam hatinya sambil memajukan bibirnya


" jngan mengumpat ku di dalam hati mu!" Darren menatap Viola dengan sinis


" aku tidak mengumpat diri mu" bela Viola yg jelas jelas telah bicara buruk tentang nya


" tidak usah bohong!! aku mengetahui nya dengan sangat jelas" pekik darren


" sok tau !" viola menatap darren dari sudut matanya.


" emmm " singkat darren yg tidak ingin memperpanjang perdebatan mereka


" kau mau bilang apa tadi? aku kan sudah bilang kalau aku tidak tau, kenapa kau tidak memberi tau?" tanya Viola menatap darren


" tidak jadi!!" jawab darren dengan singkat


" sudah sudah nak jngan berdebat lagi, sebaiknya kita makan saja !" seru mama darren


" ini kamu yg masak nak?" tanya omay yg menatap makanan yg ada di meja


" tidak jugak omay karna pak Anto jugak membantu Vio memasak tadi. Vio jugak bnyak belajar dari nya may " ucap Viola menatap omay


" kamu memang menantu idaman nak.. makasih sudah mau masuk ke keluarga kami nak " seru omay dengan senyum nya ke arah Viola


" viola jugak bersyukur bisa memiliki keluarga baru yg sangat sayang dan perhatian kepada Vio" Viola yg menatap omay dan juga mama darren dengan senyum nya


namun tiba tiba puji saling memuji itu jadi pecah karna darren yg langsung memotong pembicaraan yg membuat mereka semua nnti nya saling terharu satu sama lain nya dan menangis...


" ini makanan apa ?" Darren yg mengaduk makanan itu dengan sendok nya. viola yg menatap darren seperti itu pun langsung tertawa...


" mengapa kau tertawa? aku bertanya karna aku tidak pernah memakan nya" kesal darren yg di tertawa kan oleh Viola


" kau belum pernah memakan nya?" tanya Viola


" emmmm" jawab singkat darren


" sayang sekali,, suami ku tercinta ini belum pernah memakannya" ejek Viola yg melihat darren menatap nya dengan tatapan tajam. viola yg melihat darren langsung terdiam.


"coba lah sayang! mungkin kau menyukai nya" perintah mama darren


" iya nak coba kamu cicipi masakan istri mu ini" seru omay dengan senyum nya


" kalau kau tidak suka, tidak apa apa. kau bisa memakan makanan yg biasanya kau makan! karna pak Anto jugak menyiapkan menu biasanya agar jika kalian semuanya tidak menyukai masakan ku kalian bisa memakan yg lain nya " ucap Vio dengan menundukkan kepalanya

__ADS_1


" tentu saja kami sangat menyukai nya sayang" omay menatap Viola dengan wajah yg senang


" iya mama jugak sangat menyukai nya apa lagi masakan ini" seru mama yg menunjuk Pajeri terong buatan Viola


" oh itu namanya Pajeri terong ma , biasanya dulu mama Viola sering memasak nya dan viola sangat menyukai nya, sehingga,Viola jugak mempelajari itu ma." jelas Viola


" gadis cerdas! sangat mau untuk belajar yg belum kamu ketahui" puji mama


" omay bangga bisa memiliki cucu seperti mu, ya walaupun kamu istrinya nya darren kamu jugak sudah termasuk cucu omay" omay langsung membelai rambut Viola


" kalian semua sedang apa sih?" Darren yg bingung melihat perbincangan mereka pun langsung, pecah oleh tertawa omay dan mama karna melihat darren bingung karna perbincangan mereka bertiga.


" kenapa tertawa?" kesal darren


" tidak papa sayang" jawab mama


" omay kenapa menertawai ku?" tanya darren kepada omay nya


" tidak sayang, omay hanya merasa senang lihat cucu kesayangan omay sudah sedikit melembut hati nya" jawab omay


" apaan sih omay ni... dan kau istri ku!! kau tidak menjawab pertanyaan ku tadi, makanan apa ini? dan kau langsung memberitahu mama yg jelas jelas tidak bertanya kepada mu.." gerutu darren dengan wajah kesalnya


" maaf aku lupa" seru Viola


" ini namanya ikan geprek, aku menghancurkan ikan nya di blender setelah ikan nya ku goreng. lalu cabai kecil yg ku tumbuk dan juga sedikit Asam Sunti dicampuri sedikit garam dan penyedap rasa. maka, rasa nya nikmat sekali" ujar Viola


" asam Sunti?" tanya Darren yg bingung


" iya asam Sunti! kau tidak tau?" tanya Viola


" aku tidak tau" jawab darren tanpa ekspresi apa pun di wajah nya


" maka kau cicipi lah itu! nnti kau akan mengetahui apa itu asam Sunti dan bagaimana rasanya" seru Viola menatap ke arah Darren. namun darren belum jugak memakan nya karna ragu


" kau tidak usah takut! karna aku tidak meracuni makanan mu itu" kesal Viola karna melihat darren yg ragu untuk memakannya.


sementara omay dan juga mama Darren hanya tersenyum dan terus makan. mama darren yg sudah selesai makan pun langsung meninggalkan meja makan begitu pula dengan omay...


" mama sudah selesai sayang, mama kekamar dulu ya ! " seru mama darren yg di balas anggukan oleh Viola dan darren


" omay jugak nak. omay mau beristirahat karna omay lelah mencari Viola dari tadi " ejek omay


" jngan lupa minum obat nya omay " ujar darren dengan nada dingin nya


" iya cucu kesayangan ku" jawab omay yg langsung meninggalkan mereka berdua


viola yg terus melihat darren karna tidak kunjung makan jugak pun akhirnya memutuskan untuk menyuapi nya


" Darren!!!" teriak Viola yg membuat darren terkejut dari lamunannya


" kau itu apa apaan sih !!" bentak darren ke Viola


" itu di dalam mulut mu!! aku melihat ada hitam hitam tadi di dalam nya ketika kau berbicara" viola yg mencari akal agar darren membukakan mulutnya


" manaaa? hitam apa?" tanya darren yg langsung membukakan mulutnya dannnn...." aaappp" Viola langsung memasukkan makanan itu kemulut darren


" kauuu ituuu! "belum sempat darren melanjutkan kata kata nya viola sudah memotong nya


" makan jngan bicara!!! kunyah lah kau pasti akan sangat menyukai nya" seru Viola dengan senyuman nya. Darren pun langsung mengunyah makanan itu dengan perlahan


" bagaimana? enak?" tanya Viola


" pedas dan jugak asam " ujar darren


" kau tidak suka?" tanya Viola dengan wajah kecewa nya dan langsung menundukkan kepalanya


" aku tidak bilang kalau aku tidak suka" ujar darren dengan nada datar nya.


" berarti kau menyukai nya? " seru Viola dengan senyum di wajahnya


"tidakkk,,, aku jugak tidak bilang kalau aku menyukai makanan mu ini " seru darren dengan senyum kecil di wajah nya


" priaa anehh!! jika kau tidak bilang suka atau tidak suka bagaimana bisa akau mengetahui pendapat mu tentang masakan ku ? dasar kau itu singa!!!" pekik Viola yg merasa kesal


" heii!! kau berani membentak ku dan meneriaki ku lagi? kau mau kejadian semalam terulang lagi?" Darren menatap Viola dengan wajah nya yg sangat dingin. vioal yg mendengar perkataan darren pun langsung meminta maaf

__ADS_1


" maaf aku tidak bermaksud meneriaki mu" jawab Viola dengan nada takut nya


" makanan mu lumayan enak, aku bisa menerima makanan mu yg aneh ini! sekarang kau puas dengan pendapat ku" tanya darren namun Viola tetap diam.


"kenapa kau diam? kau marah pada ku?" darren menatap Viola dengan intens


" mana berani aku marah pada mu! " jawab Viola


" lalu?" singkat darren yg dingin


" aku takut salah bicara saja." ujar Viola yg membuang muka nya dari hadapan darren agar tidak di tatap terus menerus oleh nya.


"kenapa kau takut?" tanya darren kembali sembari menatap tajam kearah Viola .


" iya takut, jika sewaktu-waktu aku salah bicara dengan mu maka kau akan menghukum ku seperti kejadian semalam" Viola menatap darren dengan mata nya yg indah indah.


" gadiss bodoh!! kau itu memang badut" ujar darren yg langsung membelai rambut Viola


" kenapa?" tanya singkat Viola


" tidak papa, kau tidak makan ?" tanya darren


" nntik saja aku makan jika kau sudah selesai makan" singkat Viola


" knapa seperti itu? kau harus makan!!! buka mulut mu ! biar aku menyuapi mu! karna, kau jugak tadi sudah menyuapi ku tanpa izin dari ku" seru darren dan Viola pun menuruti nya


" istriku?? kau mau tahu apa yg mau kukatakan tadi, yg sempat tidak ku katakan karna ada omay dan mama.!" tanya darren sembari menyuapi viola


" iya kau ingin memberitahu kan ku apa?" tanya Viola yg masih penasaran


" aku tidak ingin jika aku akan sedang makan kau tidak ada di samping ku! dan malah melakukan hal yg seharusnya tidak kau lakukan" darren menatap mata Viola


viola yg mendengar kata kata dari darren pun langsung tersedak.


" uuhuk uuhuk!!"batuk Viola


" kau itu bodoh sekali makan saja bisa tersedak" pekik darren sambil memberi air ke Viola dan Viola langsung meminum nya..


" ada apa dengan ku? jantung ku kali ini berdetak lebih kencang dari sebelumnya nya " gumam Viola di hatinya


"dan kau Viola Talisa ku ingat kan !!! Sekarang kau sudah jadi milik ku! aku tidak ingin melihat mu bersama lelaki lain! jika aku melihat nya maka akan ku bunuh kau!" ujar darren dengan nada dingin dan tatapan tajam nya ke arah Viola. viola yg mendengar perkataan darren langsung terkejut.


" kau itu menakutkan sekali! pantas saja kau terkenal sangat kejam ternyata seperti ini toh!!!" seru Viola yg membalas tatapan darren...


" aku tidak ingin panjang lebar dengan mu. aku jugak sudah selesai sarapan, kau lanjut kan saja sarapan mu itu!!, aku mau keruang kerja ku dulu untuk menyelesaikan urusan kantor " darren berdiri dari duduk nya


" kau tidak ke Perusahaan?" tanya Viola


" tidak" singkat darren dengan nada datar nya


" tapi kenapa?" tanya Viola yg bingung


" karna aku tidak mau kau lari jadi aku harus tetap melihat mu ada di sekitar ku" ujar darren yg langsung melangkah kan kaki nya. namun, ia pun menghentikan langkah kaki nya itu


" oh iya jika Bobby kemari, suruh dia keruang kerja ku! kau paham istri ku?" tanya darren menatap Viola


" emmm" singkat Viola


" gadis pintar" darren meninggalkan Viola di meja makan sendirian


" dasar singa !!!! setelah dia membuat ku jadi salah tingkah seperti ini. dan dia langsung meninggalkan ku begitu saja!!! " gerutu Viola karna sikap darren yg berubah ubah


" istriii kuu!!! jngan mengatai ku karna aku bisa mendengar mu dengan Sangat jelas ! " teriak darren dari arah atas kamar nya


" siall !!! bagaimana dia bisa tau kalau aku mengatai nya?" pikir Viola


" ahh sudah lah mending aku keruang tv saja dan menonton untuk merilekskan pikiran ku ini" gumam Viola dan menghela nafas nya dengan sangat panjang


viola pun segera meninggalkan meja makan dan para pelayan pun membersihkan meja makan tersebut... viola yg berjalan dengan perlahan pun langsung terduduk di atas sofa yg dimana sudah ada tv yg sangat besar di hadapan nya...


" wowww... besar sekali tv ini " Kagum Viola


" ahh aku nnton drama favorit ku saja , Upin Ipin !! aku sangat menyukai kartun anak anak " seru Viola


viola pun nnton tv sangat lama sehingga membuat dirinya tertidur di atas sofa dalam keadaan tv menyala.....

__ADS_1


^^^bersambung....^^^


...****************...


__ADS_2