Pacarku Adalah Ayah Tiriku

Pacarku Adalah Ayah Tiriku
Masa Lalu part 2


__ADS_3

Masih saling berpandangan satu sama lain.Semilir angin berhembus melalui jendela ruang tamu atas, mengibaskan rambut ibu dan menutupi matanya.Dan tangan Louis pun menyibak rambut ibu yang menutupi mata.Dengan pandangan yang berbeda Louis menatap ibu,tanganku ibu jadi gemetar dan tak mulut ibu membisu tak bisa berkata apapun.Kutatap wajahnya ia begitu tampan,wajahnya pun bersih.Apakah hal ini yang membuat para cewek satu sekolah terpesona dengannya.


Tiba tiba terdengar suara benda jatuh dari atas dan membuyarkan semua.Dan kita berdua tampak sangat malu dan jadi gak jelas gitu.


"Tadi kamu ngomong apa Louis?(tanya Dinda malu)


"Emmm,lupakan saja.(ucap Louis)


"Ohh, ya sudah kalau begitu.Aku kira tadi mau bicara sesuatu.


"Kalau kamu mau ambil barang barang itu.Kamu ambil dan membawa pulang saja Dinda.(ujar Louis)


"Benarkah,terima kasih kawan.Baik banget sih kamu itu.(ujar Dinda senang)


"Apa sih yang tidak untuk dirimu?.Apapun yang kamu mau akan aku kasih selagi aku masih disini bersamamu .(ucap Louis dengan serius)


"Terima kasih ya Louis,maafkan aku kalau kata kataku selama ini ada yang nyakitin kamu.(ucapku sendu)


"Udahlah,tak usah bicara seperti itu.Kita kan berteman sejak SMP,sejak itu kita sudah punya ikatan.(ujar Louis)


"Ikatan?( ujar Dinda bingung)


"Ikatan pertemanan Dinda.Memang adakah ikatan lain selain itu?(tanya Louis)


"Mungkin saja .Hehehe(ucap Dinda sembari tersenyum kecil)


"Besok pagi kamu harus sekolah ya!Tenang ada aku disampingmu kok jadi gak ada yang bakalan gangguin kamu.(ujar Dinda)


"Kamu yakin tak akan ada yang ganggu aku.Masalahnya kalau aku dekat dekat sama kamu ntar jadi masalah cowok satu sekolah.(ujar Louis)


"Mereka gak akan dekati aku selagi aku sama kamu.Udah deh percaya sama aku,lagian pernah gak sih mereka ngelihat kita berdua jalan bareng.Tidak pernah sama sekali jadi mulai besok,kita harus sama sama.(ucap Dinda tegas)


"Oke kalau begitu.Aku setuju!.(ujar Louis semangat)


"Aku pulang dulu ya!soalnya ada janji sama dia.


"Ya udah hati hati.Salam untuk teman barumu itu dari aku.Titip pesan agar jagain kamu terus.(kata Louis dengan nada berbeda)


"Baik teman .


Keesokan harinya,Louis sudah datang dulu tapi ia masih menunggu Dinda yang belum datang.Ia menunggu Dinda didepan warung dekat dengan sekolah.


Setelah lama menunggu Dinda akhirnya datang.Dinda kesekolah naik motor miliknya.Ketika ia baru masuk gerbang dan memakirkan motor.Si Louis pun memanggilnya dan ibu melihat kearah warung depan dan menghampirinya .


"Ngapain nunggu disini? (ujar Dinda tertawa kecil)

__ADS_1


"Biar bisa masuk bareng sama kamu.(ujar Louis)


"Ya udah ayo masuk. (ajak Dinda)


Ketika Louis dan ibu jalan berdua bersama.Semua orang satu sekolah melihat mereka dengan tatapan yang sangat berbeda dengan sebelumnya.Tak ada yang berani mendekati Louis dan tak ada yang mendekati Dinda juga.Aku lupa bahwa Dinda dulunya juga primadona sekolah juga seperti Louis tapi bedanya Louis tak pernah menanggapi mereka sedangkan Dinda selalu tanggapin mereka makanya ia banyak sekali teman laki laki dan banyak yang membelanya karena dia selalu respon


Tapi meskipun begitu banyak cowok yang suka kepadanya tapi tak ada satupun yang ia sukai.Hanya ayah lah yang bisa menaklukan hati Dinda.Dan teman cowok satu sekolah pun sudah banyak yang mengetahui kalau Dinda sudah punya pacar tapi bukan Louis melainkan Firman(ayah).


Ada salah satu teman satu sekolah berbisik bisik.


"Apakah mereka jadian?cocok dah kalau begitu sama sama tampan dan cantik.(bisik seorang teman wanita)


"Wahh,kita keduluan nih!mereka sudah jadian.(kata salah satu teman yang lain)


"Sejak kapan mereka jalan bersama?kita gak pernah tau mereka kok tiba tiba jalan bareng gitu.(ucap yang lain)


Ketika Dinda memasuki ruang kelas ada segerombolan cewek datang memasuki kelas ibu dan bertanya.


"Apakah kalian pacaran?(tanya teman cewek)


"Pacaran atau tidak .Memang urusan kalian apa?(tantang Dinda)


"Ya aneh saja, kalian kan tak saling kenal kok tiba tiba jalan bareng.(ujarnya)


"Kita hanya jalan bersama masuk sekolah.Memang apa masalah buat kalian?(tantang Dinda lagi)


"Ya iyalah dia sudah ada yang punya?orang tua dia yang punya Louis.(jawab Dinda dengan jelas)


"Nyebelin banget sih kamu.Mentang mentang cantik banyak yang belain.(ujar dia judes)


Tiba tiba ada salah satu cowok disana datang dan membela Dinda.


"Pergi kalian jangan gangguin Dinda.Kalian jangan ada lagi yang menganggu Dinda.(bentak dia sembari mengusir segerombolan cewek tadi)


"Thank you, sobat.Tak perlu repot usir mereka toh mereka juga bakalan pergi sendiri.(ujar Dinda santai)


"Santai saja kita tak apa kok!.Oh ya nanti malam jadi kan kita balapan.(ujar dia)


"Sorry, aku sudah berhenti balapan dan aku sudah keluar dari groub.Jadi kalian cari mangsa yang lain saja ya.(kataku)


"Padahal kita udah semangat balapan sama kamu.Kenapa gak balapan lagi?(tanya dia tak semangat)


"Pengen jadi cewek bener lah.


"Lah,bukankah kamu ini seorang cewek.(ujarnya sembari tertawa)

__ADS_1


"Bukan begitu,aku pengen berubah saja jadi cewek yang lebih feminim ,lembut dan gak urakan lah.


"Padahal kamu itu sebenarnya sudah feminim.Hanya perlu diperbaiki saja dalam penampilan.Ya udah lah kalau memang itu sudah jadi keputusanmu.Semoga berhasil ya!(ucapnya)


"Sama sama.(ujar Dinda tersenyum)


"Yuk,kita kembali ke markas.


Segerombolan para cowok tadi kembali kekelas mereka.Dan dikelas Louis banyak cewek yang murung akan kejadian tadi .Louis sampai tak habis pikir,mereka tak ada yang mendekatiku sama sekali.Hanya memandang dari kejauhan saja .Dalam hati dia berkata.


"Benar juga apa kata Dinda.Tak ada satupun yang mendekatiku, tapi aku heran kok bisa tak ada satu pun yang mendekatiku.(ujarnya dalam hati)


Pada saat jam pelajaran telah usai.Louis mencari Dinda didalam kelas nya.Saat dia menghampiri Dinda didalam kelas banyak sepasang mata melihat mereka.


"Dinda,benar apa katamu tak ada satupun cewek mendekatiku ketika kita berjalan bersama.(ujar Louis )


"Sudah kubilang mereka gak akan dekati kamu lagi .(ujar Dinda)


"Kita pulang bareng kan hari ini?(tanya Louis)


"Sepertinya hari ini gak bisa aku ada janji sama dia.


"Oh begitu ya sudah.Kamu hati hati ya,salamku kemarin sudah disampaikan belum.(tanya Louis)


"Sudah kok!(jawab Dinda)


"Terus dia jawab apa?


"Iya.(ujar Dinda singkat)


"Hanya itu saja,gak ada yang lain.(ujar Louis)


"Hanya itu saja kok.Kalau kamu belum yakin aku temuin sama dia mau.(ajak Dinda)


"Tak perlu untuk bertemu dengan dia.Cukup lihat kamu bahagia bertemu dengannya itu sudah cukup menandakan bahwa dia orang baik,orang yang akan selalu jagain kamu.( kata Louis)


"Iya Louis,dia orangnya baik banget,perhatian dan romantis.(ucapnya sembari membayangkan wajah kekasih)


"Kalau begitu,sudah sana hampirin dia.(ujar Louis)


"Bentar dulu,kita tetap pulang sama sama sampai gerbang ya.


"Oke.


Ketika sampai didepan gerbang,Louis dan Dinda berpisah.Dinda naik motor sedangkan Louis dijemput oleh sopir pribadinya.Mereka sama sama pergi diarah yang berbeda.

__ADS_1


Bersambung.


Lanjut part 3 .


__ADS_2