
Setelah ayah sudah mengantar Clara pulang kerumahnya .Ditengah perjalanan ayah gelisah dan begitu khawatir tentang kejadian dihotel tadi.Ia masih begitu memikirkan apa ia motif dari Clara hanya ingin menjadi asistenku.Dan tadi dia sempat berucap dia menyukai.Ohh tuhan bagaimana ini?kejadian tadi sungguh sangat memalukan.Mengapa dia melakukan itu kepadaku?.Apa yang ia inginkan dariku? aku hanya lelaki biasa yang tak tampan bahkan aku sudah punya dua orang anak gadis tapi mengapa dia menyukaiku.
Ayah semakin gelisah sampai ia tak fokus menyetir dan hampir saja menabrak orang yang sedang menyeberang jalan.
Sesampainya dirumah,ketika ia mematikan kendaraan.Ia masih melamun dan memegangi kepalanya sambil menghela napas panjang.Bahkan ketika memasuki rumah dan bertemu ibu ,ia menjadi sangat malu dan takut akan kejadian yang ia alami tadi.Sambil menghela napas panjang lagi ayah memasuki rumah dengan santai.Seperti tidak terjadi apapun.
Ketika membuka pintu,ayah melihat ibu sedang tertidur dikursi tamu.Ia memandangi wajah ibu dengan sendu,sambil mengusap usap wajahnya.Tiba tiba saja ibu bangun dari tidurnya.
"Mas,sudah pulang? barusan atau sudah lama disini. (ujar Ibu yang masih mengusap usap matanya.)
"Kenapa kamu tidur disini?tidur dikamar kan bisa. (ucap ayah pelan)
"Mana mungkin aku bisa tidur dikamar kalau suamiku belum pulang.(ujar Ibu)
"Kamu ini benar benar istri yang setia .(ujar ayah memuji)
"Oh ya,bagaimana tadi sama Clara?sudah clear kan masalah laporan kemarin. (tanya ibu)
"Sudah kok! (jawab ayah terbata bata)
"Ada apa mas?kok sepertinya kamu gelisah. (tanya ibu )
"Tidak apa apa kok! aku baik baik saja.Mas capek ingin tidur,pasti kamu juga sangat ngantuk kan,nungguin sampai larut begini.( ajak ayah kekamar)
Didalam kamar ayah masih tak bisa memejamkan matanya untuk segera tidur.Sesekali ibu menengok kearah ayah dan berkata.
"Kenapa mas kok masih belum tidur?katanya tadi capek kok sekarang malah belum tidur. (tanya ibu heran)
"Tidak ada apa apa kok! sudah kamu segera tidur,sebentar lagi mas juga akan tidur. (ujar ayah)
Ibu pun segera memejamkan matanya.Tapi ayah masih saja memikirkan kejadian dihotel tadi .Apa ia harus jujur ke istrinya tentang kejadian dihotel itu.Perasaan makin tak karuan akhirnya ayah mengambil telepon genggam nya dan pelan pelan ia keluar dari kamar.Ketika ayah keluar mengendap endap ibu mengetahui nya.
Dan mengikuti dari arah belakang.Nampaknya ayah sedang merasa gelisah .Sambil memegang handphone dan hendak menelpon seseorang.
Tiba tiba ibu memanggil ayah.
"Ada apa mas? (tanya ibu dari arah belakang)
"Ehh, sayang tak ada apa apa kok! (ucap ayah gelisah)
"Memangnya ada apa sih mas kok semenjak pulang tadi wajahmu tampak gelisah,seperti ada yang kamu pikirkan. (ujar ibu)
"Tidak ada yang aku pikirkan sama sekali kok! Mas hanya kepikiran masalah pekerjaan besok. (ujar ayah bingung)
"Ya udah gak usah dipikirkan mas .Sekarang kita tidur sudah malam.Biar besok badan bisa sehat dan segar. (ajak ibu)
"Ya sudah,ayo kita tidur. (kata ayah)
Ibu langsung merebahkan badannya diatas kasur.Begitupun juga ayah yang merebahkan badannya dan memaksa untuk memejamkan matanya.Ia mencoba memeluk ibu agar bisa tidur dengan lelap.Dan akhirnya ayah bisa tertidur juga.
Pagi ini ayah akan masuk kekantor lagi setelah beberapa hari gak masuk karena sakit.Hari ini ayah tak begitu semangat untuk bekerja, wajahnya tak secerah saat bekerja.Makan pun cuman sedikit dan gak fokus sampai menumpahkan air minum ketika ingin menuangkan air putih.
"Ya ampun mas,kok bisa tumpah airnya .(ucap ibu sambil melihat baju ayah yang sedikit basah)
__ADS_1
"Ayah kok gak fokus sih hari ini.Ada apa yah? (tanyaku )
"Aku berangkat kerja dulu ya. (ucap ayah berpamitan)
"Lho,mas bajunya basah itu.Apa gak ganti dulu saja? (kata ibu)
"Nanti juga kering sendiri kan didalam mobil juga ada AC jadi nanti bisa kering. Sudah ya aku berangkat dulu .(ucap ayah sembari berpamitan)
Aku yang heran bertanya pada ibu akan sikap ayah pagi hari ini yang tak seperti biasanya.
"Bu,ayah hari ini kok gak fokus sama sekali.(tanyaku)
"Entahlah,ibu juga gak tau.Semalam habis pulang bertemu dengan Clara ayahmu tampak gelisah sekali.Dan ia tak bisa tidur, mengendap endap keluar kamar sambil pegang handphone. (cerita ibu)
"Mungkin ada masalah dengan temannya.(ujarku)
"Nanti coba ibu tanyakan sama ayahmu. (kata ibu)
"Bu,hari ini aku mau ketemu sama Rani.Aku sudah janjian sama dia disebuah kafe dekat sekolah SMP kita dulu.Bolehkan Bu? (pintaku pada ibu)
"Iya boleh tapi tetap jaga jarak ya dan pakai masker. (kata ibu memperbolehkan)
"Makasih ya bu .(ucapku senang)
Sementara dikantor ayah berjalan menuju ruang kantornya.Ketika ia bertemu dan berpapasan dengan Clara.Ia tampak malu dan canggung mengingat kejadian semalam.
Tapi ayah mencoba untuk menyapa Clara dan ia pun membalas sapaan dari ayah juga.
"Pak Firman (panggil Clara )
"Iya mbk ada apa? (ucap ayah)
Clara berjalan menghampiri Firman.Wajah ayah nampak begitu canggung sekali bertatapan dengannya.
"Ini pulpen bapak ketinggalan kemarin ditas saya. (ujar Clara sembari menunjukkan pulpen)
"Ohh,iya mbak terima kasih (jawab ayah gugup)
Ketika mereka sedang bicara berdua.Ada salah seorang karyawan dikantor lewat dan berbisik bisik membicarakan mereka berdua.
"Ya sudah mbak,saya keruangan dulu. (ujar ayah)
"Iya pak! (jawab Clara )
Di dalam ruangan kantornya ayah semakin gelisah.Ia tak bisa fokus sama sekali dengan pekerjaannya.Ia memutuskan untuk keluar dari ruangan dan membeli air minum mineral didepan kantor.
Saat berjalan ia disapa oleh temannya Andre.
"Hai,Firman mau kemana? (sapa Andre)
"Mau beli air mineral didepan .
"Kamu kan bisa suruh office boy untuk belikan air minum.Atau gak kamu minta asisten baru saja biar gak perlu keluar sendiri untuk beli keperluan apapun.(ujar Andre)
__ADS_1
"Tak perlu asisten saya bisa sendiri kok! (ujar ayah ketus )
"Ada apa denganmu tak biasanya nada bicaramu begitu?Apa ada masalah? (tanya Andre)
"Gak ada masalah apapun kok!
"Tadi banyak karyawan bilang kalau kamu sedang ngobrol sama Clara .Mereka mendengar kalau dia mengembalikan pulpen kamu yang ketinggalan .(ujar Andre memancing omongan)
"Iya memang itu pulpen ketinggalan dikafe kemarin (jawab ayah terbata bata)
"Ohh , berati kalian habis kencan berdua dong. (ucap Andre)
"Bukan kencan kok,tapi memang ada pekerjaan sama dia .(kata ayah gugup)
"Baiklah .Oh ya boleh gak nanti malam aku main kerumah (ujar Andre)
"Boleh kok,silahkan kalau mau mampir kerumah .(kata ayah santai)
Begitu ayah memperbolehkan Andre main kerumah.Dia langsung berjalan untuk membeli air mineral.Dan ketika yang lain sedang sibuk bekerja,Andre mengendap endap masuk keruangan Firman untuk mengambil handphone dan mencari nomor Dinda(istri Firman).
Setelah ia mendapat kan nomor istrinya,ia langsung segera keluar dari ruangan itu.Tapi ia kepergok Clara yang pada saat itu sedang menuju keruangan Firman.
"Habis ngapain kamu diruangan Firman? (tanya Clara santai)
"Gak ngapa ngapain kok! (jawabnya gugup)
"Sudahlah kamu ngaku saja.Aku gak bakal cerita sama siapapun kok. (ucap Clara santai)
"Aku tadi ambil handphone dia untuk cari nomor telepon istrinya. (ucap Andre )
"Berarti kamu suka sama istrinya Firman.(ujar Clara sembari tertawa kecil)
"Udahlah,jangan bilang sama Firman lho.(ancam Andre)
"Berarti kita sama dong.
"Sama dari mananya? jangan bilang kalau kamu juga ada main ya!. (kata Andre )
"Ya mau bagaimana lagi?suami orang lebih menggoda ketimbang cari yang jejaka. (ucap Clara licik)
"Aku dengar banyak karyawan yang bilang tadi kamu mengembalikan pulpen.Apa kalian habis kencan kah? (tanya Andre penasaran)
"Ya seperti itulah! Udah ya aku mau kembali kerja dulu .
Clara pun kembali keruangannya begitu pun Andre ia kembali keruangannya.Sambil tersenyum karena ia mendapatkan nomor Dinda dan ia juga sempat penasaran.Apakah Firman ada main sama Clara?.
Dia tak begitu memusingkan,yang terpenting sekarang tujuannya itu adalah caranya agar bisa ngajak istrinya Firman kencan.
Setelah ayah membeli air minum mineral.Ia kembali lagi kedalam ruangan,tapi ketika ia melihat posisi handphone nya kok berubah.Padahal posisinya tadi tak seperti ini,sempat berkata dalam hati.
"Apakah ada yang masuk kesini ya tadi? (batin ayah dalam hati)
Tapi ayah tak begitu memusingkan,mungkin lupa menaruhnya.Dan ia kembali meneruskan pekerjaan.
__ADS_1