Pacarku Adalah Ayah Tiriku

Pacarku Adalah Ayah Tiriku
Terpesona


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini badan ayah sudah agak mendingan.Ia ingin sekali masuk ke kantor tapi masih tak diperbolehkan oleh ibu.Jadinya ayah bekerja dirumah saja,ia bahkan telah menelepon salah satu temannya untuk mengantarkan laporan yang ayah kerjakan.Saat ini aku masih tetap berada dirumah dengan sistem pembelajaran online


yang sangat menyebalkan.


Tiba tiba aku berceletuk sendiri.


"Seandainya saja tak ada pandemi,mungkin aku akan terbang ke Jakarta untuk menemuinya.(celetuk aku)


Ibu dan ayah sontak kaget mendengar apa yang aku katakan.


"Lidya,apa yang kamu katakan barusan?(tanya ibu)


"Bukan apa apa kok Bu.(kataku tersenyum)


"Apakah kamu kangen sama kak Linda?kan lama kalian gak bertemu.(ucap ibu)


"Ya sih, aku juga kangen sama kak Linda.Bagaimana kalau pandemi sudah sedikir reda kita ke Jakarta yuk!(ucapku semangat)


"Iya sayang,kalau ada waktu pasti kita ke Jakarta.Iya kan mas! (ucap ibu)


"Lihat nanti y dek,lagian mas juga gak bisa ninggalin pekerjaan.Meskipun pandemi reda tapi mas tetap gak bisa ninggalin pekerjaan.Apalagi jabatan mas sekarang sudah jadi manager.(ucap ayah sembari melihat laptop)


Ibu hanya diam saja mendengar perkataan ayah.Nampaknya ibu sedih mendengar ucapan ayah.Lalu aku mencoba mencairkan suasana.


"Ibu,meskipun ayah sibuk kita kan bisa video call sama kak Linda kan?Bagaimana kalau kita video call kak Linda saja sekarang?.(kataku yang bersemangat)


"Lha,benar itu! coba hubungi kakak kamu sekarang.(sahut ayah)


Lalu aku mengambil handphone ku dan segera mencari kontak nomor kak Linda.


Kuhubungi berkali kali tapi gak diangkat sama kak Linda.Tiba tiba kak Linda ngirim pesan kalau ia sedang ada tugas dari dosennya.Jadi tak bisa diganggu dulu.Dengan perasaan yang sedikit kecewa aku bilang sama ayah dan ibu.


"Kak Linda lagi mengerjakan tugas kuliahnya jadi ia tak bisa diganggu saat ini.(ucapku sedih)


"Ya sudah tak apa lain kali bisa kan hubungi kakakmu lagi.(ujar ibu)


"Lidya,tolong kamu ambilkan kacamata ayah dikamar ya.


"Baik ayah.(ujarku)


"Apakah gak capek kerja terus mas?keadaan mas kan baru saja membaik.Jangan terlalu dipaksakan lha mas, istirahat dulu.(ujar ibu)


"Mas sudah membaik kok keadaannya.Lihat nih,sudah sehat kan.(ujar ayah)


"Ini ayah kacamatanya.(jawabku)


"Ya sudah,aku mau masak dulu didapur ya mas.(ujar ibu)


"Iya dek .(sahut ayah yang masih serius melihat laptopnya)


"Ayah, jangan capek capek ya!(kataku sambil senyum)


"Kami juga cepat kerjakan tugasnya.Biar bisa istirahat juga.


"Siap ayah.(ucapku semangat)

__ADS_1


Seperti biasa aku kembali kedalam kamar dan berkutat lagi dengan buku buku pelajaran.


Sedangkan ayah masih berada diruang tamu mengerjakan pekerjaannya.Kemudian telepon ayah berdering.Dan ayah melihat kalau yang menelepon itu adalah pak bos.Segera ayah mengangkat teleponnya.


"*Hallo,selamat pagi bos!(sapa ayah)


"Selamat pagi juga.Bagaimana keadaanmu sudah membaik?(ucap bos)


"Alhamdulillah sudah agak mendingan bos.(sahut ayah)


"Ohh,ya file yang saya kirim tadi malam .Apakah sudah kamu buka?


"Sudah bos .Ini sedang saya kerjakan.(jawab ayah)


"Nanti saya akan suruh orang kantor untuk ambil laporan yang kamu kerjakan.Masalahnya hari ini juga laporan itu harus diserahkan.(ucap bos)


"Iya bos, oh ya kemarin mbak Clara datang kesini juga membawa laporan yang akan segera dibawa ke pabrik.Apakah sudah diserahkan ya bos?(tanya ayah khawatir)


"Ohh kalau laporan itu saya tidak tau.Kamu kan bisa mengeceknya langsung kalau kamu sudah masuk kantor.Lagian saya juga tak tau laporan apa yang dibawa sama Clara.(ucap bos)


"Baik bos,besok coba saya tanyakan ke mbak Clara.


"Oke*.


Bos langsung menutup teleponnya.Ayah semakin curiga, laporan apa yang dibawa mbak Clara kemarin itu ya?.Ia ingin menelepon dia tapi gak punya nomor teleponnya.Akhirnya ia mencoba menghubungi Andre untuk meminta nomor mbak Clara.Baru saja ingin meneleponnya tiba tiba terdengar suara motor yang tak asing bagi ayah.Ketika ayah ingin keluar tapi ibu menyuruh ayah untuk tetap mengerjakan pekerjaannya.


"Sudah mas,biar aku saja yang melihat.(ucap ibu)


Dilihat ibu dari balik jendela.Dan ia mengatakan sesuatu ayah.


"Mas, seperti nya itu orang dari kantor kamu.(ujar ibu)


"Aku bukain saja ya mas.(ucap ibu)


Dan ibu membukakan pintu.Ketika si Andre membuka helmnya,ia melihat ibu dengan tatapan yang berbeda.Ia sangat terpesona dengan kecantikan ibu.Sampai sampai dia bengong dan tak menyahut ketika ibu memanggil.


"Mari mas,silahkan masuk!(ucap ibu)


Dia masih bengong menatap ibu.Dan akhirnya ibu mendekatinya.


"Ehh, mas mari silahkan masuk!Anda orang kantor suami saya kan?(tanya ibu)


"Iiiiya mbak.(jawabnya yang terbata bata)


Ibu mengajak Andre untuk masuk kedalam rumah.Ia masih terpesona dengan kecantikan ibu.Terkadang ia melirik ke arah ibu.


"Silahkan duduk! (ucap ibu)


"Jadi kamu yang disuruh pak bos antar laporan.(celetuk ayah sambil menghadap laptop)


"Iya.Mana udah apa belum tuh laporannya?(ujar Andre ketus)


"Sebentar lagi selesai kok.Kamu istirahat disini dulu saja,kamu kan gak pernah sama sekali main ke rumahku.(ujar ayah)


"Iya juga ya.Aku bakalan sering sering main ke rumahku.Ohh ya itu tadi Dinda ya istrimu.(ujar Andre)

__ADS_1


"Iya lah .Itu istriku Dinda.(sahut ayah)


"Cantik ya istrimu.Kok bisa sih kamu dapatkan istri secantik itu.


"Itu karunia dari sang pencipta.(ujar ayah tersenyum)


Ia sempat melirik ibu ketika ibu sedang asyik memasak didapur .


"Lihatin apa kamu?(ujar ayah)


"Gak ada yang aku lihatin kok, cuman lihat ornamen rumah kamu saja.(ucapnya)


"Ohh ya,kamu punya kontak nomor mbak Clara gak?(tanya ayah)


"Ngapain kamu tanya nomor Clara?.(tanya Andre curiga)


"Ini lho,mau menanyakan soal laporan kemarin yang ia bawa kesini untuk aku tanda tangani (ujar ayah)


"Nih nomornya .(Andre memberikan nomor Clara ke ayah)


"Oke,terima kasih ya.(ucap ayah)


"Hati hati sama Clara.Dia tuh cewek paling aduhai dikantor.Dia masih single juga lho.Dengar dengar dikantor ada yang ia incar.Tapi aku gak tau siapa yang ia incar?(kata Andre)


"Maksud perkataanmu ?


"Ya,sepertinya dia sedang menyukai seseorang.Kata anak kantor dia suka sama kamu.(bisik Andre)


"Ahh gak mungkin.Aku kan sudah punya istri.Lagian banyak kok laki diluaran sana yang lebih cakep dan mapan.Buat apa suka sama suami orang.(jawab ayah)


Tiba tiba dari arah belakang ibu mendengar.


"Siapa yang suka suami orang mas?(tanya ibu)


"Firman,disukai sama sekretaris pak bos .(sahut Andre sengaja)


"Benar itu mas.Yang kemarin kesini itu ya.(ucap ibu kaget)


"Gak dek,si Andre bohong kok!(ujar ayah melirik Andre)


"Yang jujur dong mas.(bentak ibu)


"Gak kok mbak,saya hanya bercanda.Sudah gak usah ribut tadi cuman ceritain orang kantor saja kok.(ujar Andre sambil tertawa sinis)


"Awas ya mas,kalau sampai itu benar.(ancam ibu)


"Ya ampun dek,kok gak percaya sama mas.


"Ehh, sudah gak nih laporannya!(ujar Andre)


"Ini sudah,tinggal kamu kasih ke pak bos saja.


"Kalau begitu aku balik kekantor dulu ya!.


"Lho, gak minum dulu mas!.Ini juga sudah tak masakin lho.

__ADS_1


"Lain kali saja mbak.Kalau gak kerja saja akan sering mampir kerumah pak Firman.(ujar Andre tersenyum kearah ibu)


Si Andre segera balik kekantor tak lupa ia masih memandangi wajah ibu dari luar jendela.Ia begitu sangat terpesona sampa sampai ia tak memakai masker ketika berkendara.Dan ia ditegur sama pak polisi yang sedang melintas dijalan raya.


__ADS_2