
Suara adzan subuh berkumandang.Aku bangun dan melaksanakan sholat subuh.Maklum beberapa hari yang lalu aku masih halangan jadi sering bangun agak siang.Setelah sholat subuh,mau balik kekamar,aku mencium aroma sangat lezat dibalik dapur.Kulihat ibu sedang sibuk memasak di dapur.Aku mau bantuin tapi mataku masih sangat mengantuk jadi ku lanjutkan saja tidurku.
Jam sudah menunjukkan pukul 06.00 aku sudah bangun dari tidurku.Ku bersiap menuju dapur,siapa tau ibu butuh bantuan untuk memasak.Setelah kulihat dapur sudah bersih,dan kulihat meja makan sudah tertata makanan yang ibu masak.
Kulihat ibu juga sudah mandi,pakaiannya pun hari ini tampak berbeda dari biasanya.Ia memakai baju blouse lengan panjang warna biru serta bawahan rok plisket warna hitam.
Tampak cantik sekali ibu memakai baju itu.
"Wahh,aroma makanannya begitu lezat sekali.( ucapku sambil menghirup aroma makanan dimeja)
"Gak boleh makanan kok dihirup kayak gitu .(ujar ibu)
"Iya Bu maaf. Tumben ibu hari ini pakai baju itu biasanya kan hanya memakai pakaian rumah. (sindirku)
"Soalnya hari ini,ibu mau belanja kebutuhan pokok diswalayan.
"Bukannya baru kemarin kan ibu belanja.Memangnya habis ya Bu? (tanyaku bingung)
"Masih ada kok,cuman tadi tetangga sebelah bilang kalo diswalayan seberang ada barang kebutuhan pokok yang harganya lumayan murah.Dan banyak diskon nak, soalnya tokonya mau tutup maka dari itu barangnya dijual murah. (cerita ibu)
"Tapi harus pakai pakaian rapi ya Bu. (ujarku)
"Soalnya ada penilaian (ujar ibu)
"Penilaian kayak apa Bu?Hanya belanja harus ada standar penilaian gitu. (tanyaku heran)
"Bukan itu.Maksud ibu tuh..
Tiba tiba ayah memotong pembicaraan kami dari arah belakang.Dan ia langsung menuju meja makan dengan wajah yang sumringah.
"Sebenarnya ibumu tuh gak pergi keswalayan.Melainkan ia sudah mendaftar sebagai model iklan kebutuhan barang pokok. (ujar ayah sembari tersenyum)
"Apa benar itu bu?
"Iya nak, doain ya semoga ibu menang.Lumayan hadiahnya 1,5 juta rupiah ditambah dikasih voucher belanja 500 rb. ( ucapnya bersemangat)
"Aku pasti doain ibu supaya menang nantinya.
"Makasih ya sayang. (ucap ibu)
"Ohh ya, hari ini mas sepertinya pulang agak malam soalnya ada rapat sama klien dari luar kota.Jadi mas mungkin gak makan malam dirumah .(ujar ayah)
"Ayah sama ibu sudah baikan ya?Aku senang banget ngelihat ayah dan ibu akur kayak gini.Adem gitu ngelihatnya. (ucap ku seraya tersenyum lebar)
"Ibu dan ayah juga senang melihat anak yang dulunya kecil,nangisan sekarang sudah jadi seorang gadis yang dewasa. (ucap ibu)
"Mas,berangkat dulu ya! Bekal makanan mas sudah disiapkan kan? (tanya ayah terburu buru)
__ADS_1
"Belum mas,nanti aku antar kekantor aja bagaimana?Soalnya aku juga terburu buru mau ketempat lombanya.
"Ya sudah nanti kalau jam makan siang sudah tiba,kamu langsung kekantor saja ya!Mas berangkat dulu, assalamu'alaikum (pamit sambil mengucapkan salam)
"Kamu kalau selesai makan segera cuci piring ya.Ibu mau siap siap dulu pakai make up biar cantik. (ucap ibu)
"Iya Bu .
Aku pun melanjutkan makan pagiku.Sebenarnya kebiasaan burukku adalah aku makan terlebih dahulu baru mandi .Jadi gak patut dicontoh ya ...
Ibu sudah selesai berdandan,ketika ia keluar dari kamar.Aku nampak terkejut ketika mau kembali kekamarku untuk mengambil laptop.
Kulihat ibu nampak sangat cantik sekali,riasan yang flawless, rambut pirang yang terurai sedikit bergelombang diujung rambut membuat ia nampak sangat cantik dan nampak kelihatan muda.
"Terpesona aku terpesona memandang wajah cantik ibuku (kudengdangkan lagu dari bulan sutena)
"Apaan kamu nak? Bagaimana penampilan ibu? (ucapnya sambil menata kembali baju dan rambutnya )
"Sungguh sangat cantik .Pasti diluaran sana bakalan banyak cowok ataupun para remaja yang bakal terpesona dengan kecantikan ibu.(pujiku pada ibu)
"Jangan terlalu banyak memuji nanti bisa besar kepala .(ucap ibu)
"Iya Bu, semangat ya bu.Semoga menang nanti. (ucapku semangat)
"Ibu berangkat dulu.Kamu hati hati kalau dirumah .(pamit ibu)
Sebelum memulai mengerjakan tugas dan daring.Kubuka sosial media dulu ,ku tulis status .
"Semoga hari ini ibuku menang .(tulisku dalam laman Facebook)
Baru saja selesai mengetik akun yang bernama Louis mengomentari statusku.
"Semoga menang ya ibumu (balas komentar darinya)
"Terima kasih Louis (balasku)
"Sama sama.Bagaimana kabarmu hari ini? (balas dia)
"Kabarku baik.Apakah di Jakarta kondisinya sudah membaik?
"Sejauh ini masih belum.Ya mudah mudahan saja segera membaik .
"Kalau kondisi disana sudah membaik.Aku akan keJakarta (balasku)
"Mau ngapain ke Jakarta?Liburan ya! Atau mau ketemuan sama aku (balasnya genit)
"Aku mau kerumah nenek yang diJakarta.Sekalian mau ketemu sama kakakku yang ada di Jakarta. (balasku)
__ADS_1
"Kabari ya kalau kamu ke Jakarta.Siapa tau kita bisa bertemu? (ucapnya)
Ketika aku ingin membalas sempat dalam pikiranku untuk meminta nomor whatsapp dia.Awalnya gak berani tapi aku beranikan saja.
"Bolehkan kita tukar nomor whatsapp? (balasku)
Aku menunggu balasan darinya tapi lama kutunggu tapi tak ada balasan lagi darinya.
Padahal sudah aku beranikan untuk meminta nomornya,eh malah dia gak balas sama sekali. Kulanjutkan lagi mengerjakan tugasku.
Ketika aku mengerjakan tugas,terkadang aku membuka akun Facebook ku lagi.Tapi sama sekali tak ada balasan darinya.
Entah kenapa dia tuh orang yang aneh?.Tiba tiba muncul ketika gak diharapkan.Ketika diharapkan eh malah gak muncul sama sekali.
Penasaran sekali sebenarnya aku sama dia.Sebenarnya dia itu tipe orang seperti apa sih? .Tiba tiba muncul eh sebentar lagi menghilang.
Sementara itu ditempat ibu mengikuti perlombaan.Banyak sekali para ibu ibu yang berpenampilan begitu cantik.Awalnya ibu sangat minder untuk maju antri untuk menyerahkan formulir, soalnya didepan banyak para ibu ibu yang pakaiannya sangat mewah dari pada pakaian ibu yang sangat sederhana.
Ketika ibu melangkah maju kedepan untuk menyerahkan formulir, banyak mata memandang ke arah ibu.Ibu hanya diam dan tidak memperhatikan mereka.
Disaat menyerahkan formulir,panitia terkejut melihat ibu.
"Maaf ya mbak ini pesertanya khusus untuk ibu ibu yang berusia 30 tahun sampai dengan 40 tahun. (kata panitia )
"Iya mas,saya tau maka dari itu saya mengikutinya. (jawab ibu)
"Tapi mbak tidak diperbolehkan ikut karena mbak masih muda.Berapa umur mbak sekarang? (tanya panitia yang heran)
"Umur saya 34 tahun mas.Coba deh mas lihat formulir saya disitu juga ada foto kopi ktp saya juga .
"Apa saya gak salah lihat? (panitia terkejut ketika melihat ktp ibu)
"Sama sekali tidak salah kok mas .(jawab ibu santai)
"Wajah ibu sama sekali tidak memperlihatkan kalau ibu sudah umur 30 an.Masih kelihatan seperti gadis.Ya enggak teman teman .(kata panitia terheran heran)
"Iya bu,awet muda banget.Saya saja masih umur 25 malah banyak yang bilang kalau saya sudah kayak ibu ibu .(ucap panitia perempuan )
"Itu semua anugerah dari Yang Maha Kuasa. (ucap ibu sembari tersenyum)
"Cantik banget .Masya Allah (ujar panitia yang terpesona)
"Bagaimana ini mas?sudah bisa saya masuk kedalam.
"Silahkan bu! Semoga menang ya .(ucap panitia tadi)
Ibu hanya melempar senyum kepada panitia tadi.Dan melangkah masuk kedalam perlombaan tersebut.
__ADS_1