
Seorang pengusaha tampan bernama Louis Aditama sedang mengadakan rapat pertemuan dengan para pemegang saham. Tampak ia memakai jas bewarna hitam,sepatu warna hitam,potongan rambut yang sangat keren.
Semuanya tampak sangat serius ketika Louis sedang berbicara didepan semua para pemegang saham.
Ketika Louis sedang membicarakan hal yang sangat penting,tiba tiba ada panggilan masuk dari dokter Rian.Ia pun berhenti sejenak dan meminta ijin untuk menjawab telepon.
Ia pun keluar dari tempat rapat dan segera menjawab telepon dari dokter Rian.
"Hallo, ada apa dok? (jawab Louis )
"Baik dok,saya akan segera kesana .
Nampaknya Louis harus menunda rapatnya lagi, sepertinya telepon dari dokter Rian sangatlah penting.Dia menyuruh asistennya memberitahukan kepada para pemegang saham untuk menunda rapat seminggu lagi dikarenakan ada suatu hal penting.
Louis bergegas keluar dari kantor dan menaiki mobilnya,melaju dengan kecepatan tinggi.Dia sangat cool sekali berbeda dengan dia yang masih kelihatan culun,meski dia dulu dia tampan,tapi sekarang malah lebih keren.Diusianya yang menginjak 30 an dia semakin ganteng,berwibawa dan banyak sekali para gadis yang wara wiri hanya ingin melihat dia dari dekat.
Tapi meskipun begitu tak ada satupun yang memikat hatinya.
Sesampainya dirumah,ia segera turun dari mobil.Dan berlari menaiki tangga pintu masuk dan menuju kekamar mamanya.Terlihat disana ada dokter Rian dan suster sedang menjaga ibu.Ku mencoba mendekat tapi aku tak berani.Bukan karena takut penyakit ibu melainkan takut dengan omongan ibu yang masih membuatku takut.
Dokter pun menoleh ke arahku dan memintaku untuk mendekat kesini.
"Ngapain kamu disitu? Kemarilah !. (panggil dokter Rian)
Dia pun mendekat dan melihat ibu nampak sedang tertidur dengan sangat pulas.
Aku hanya bisa memandangi wajahnya sambil menundukkan kepala ku.Dan membuatku semakin merasa sedih dan merasa kalau aku anak yang tidak berbakti kepada orang tua . Dokter Rian mencoba untuk menghiburku dan mengajakku mengobrol diluar kamar.
"Kamu tak perlu khawatir.Keadaan mama kamu baik baik saja, cuman tadi kata perawat ia habis berjalan jalan diluar mungkin kecapekan jadi pingsan. (kata dokter Rian )
"Tapi mama tetap dalam keadaan sehat kan dok? (tanya Louis yang begitu khawatir )
"Iya kamu gak usah terlalu khawatir.Mungkin dia disini sangat kesepian tinggal dirumah sebesar ini hanya berdua denganmu.Mamami pernah cerita juga kalau dia menginginkan kamu segera menikah. (ucap dokter Rian )
"Iya dok,saya mengerti.Tapi saya masih belum mampu memenuhi permintaan mama saya. ( ucapku lirih )
"Bersabarlah untuk saat ini. Oh ya ini obat untuk mama kamu diminum ketika ia hendak mau tidur saja. (dokter Rian memberikan resep obat )
"Baik dokter.Terima kasih . (ucapku )
__ADS_1
"Saya permisi dulu . (kata dokter dengan menepuk pundakku )
Setelah dokter Rian pergi,aku kembali kedalam kamar mama.Kulihat ia masih tertidur sangat pulas jadi aku tak jadi ingin mengajaknya berbicara.Kututup pintu kamar dan aku bicara sama perawat untuk menjaga mama.Sementara itu aku keruang kerjaku yang berada dilantai atas.
Kubuka ruangan kerjaku,kududuk disana.
Kubuka lemari kecil dibawah meja kerja,disana aku ambil sebuah bingkai foto.Kupandangi foto tersebut hanya beberapa saat saja.Tiba tiba handphone ku berdering.
Kulihat ada panggilan dari Ridho asistenku.
"Ada apa Dho? (tanyaku )
"Pak ada beberapa investor ingin menemui bapak sekarang? (balasnya dari kejauhan )
"Bilang sama dia,hari ini saya ada kepentingan jadi lain kali saja ketemuannya. (jawabku santai )
"Tapi pak dia investor yang selama ini kita tunggu lho. (Ridho khawatir )
"Apakah kamu tak dengar saya bilang apa tadi? (ucapku sangat marah)
"Baik pak.
merebahkan punggungnya kursi.
Ia menatap langit langit paflon ruang kerja.
Kututup mata dan masih terbayang wajah serta masa lalu itu yang masih membekas sampai saat ini.
Kapankah masa lalu itu akan terus membayangi hidupku.Ketika aku ingin mengambil sebuah langkah untuk masa depanku.Ia muncul terus muncul disetiap ingatanku.
Tak lama kemudian aku membuka mataku dengan pelan pelan .Ku beranjak dari kursi kerjaku.Turun kebawah kuambil kunci mobil,ku gaskan mobilku .Ku melaju dengan kecepatan yang tinggi.
Hingga aku tiba disuatu tempat dimana tempat itu adalah tempat ketika aku bertemu untuk terakhir kalinya dengannya.
Tempat itu sekarang menjadi sangat lebih bagus,banyak sekali kursi kursi santai dan banyak sekali permainan anak anak disana.
Meskipun dulu tempat ini tak seperti sekarang,tapi suasananya masih tetap sama.
Kuhentikan langkahku disebuah tempat duduk dan diatasnya ada sebuah pohon besar.Masih teringat sangat begitu jelas dengan pohon ini.
__ADS_1
Pohon yang menjadi sanksi akan cintaku kepada dia. Aku memegang pohon besar itu sambil tersenyum kecil dan aku duduk dibawah pohon besar tersebut.
Mataku melihat seorang laki laki dan perempuan juga nampak sedang duduk dibawah pohon yang sama denganku.
Mereka memakai seragam SMA,sepertinya laki laki tersebut menyatakan cinta untuk gadis tersebut.
Kulihat senyum malu malu dari anak SMA itu.Dan ternyata anak laki laki tersebut cintanya diterima sama anak perempuan tersebut.
Sungguh bahagianya cinta anak SMA sekarang. Entah kenapa aku ingin sekali menghampiri mereka.
Ketika aku menghampiri mereka.Anak laki laki tersebut kelihatan sangat marah.
"Maaf anda siapa ya?jangan berani berani mendekati pacar saya ya! ( ucap dia galak )
"Tenang saya hanya ingin memberi tahu tetaplah pakai masker .Apa kalian mau kena covid-19?
"Ya gak mau lah ! (jawabnya sewot )
"Sayang, kamu jangan galak galak dong!.
Maaf ya kak, kita akan pakai masker kok! (ucap anak perempuan )
"Secepatnya kalian pergi dari tempat ini.Apalagi kalian masih pakai seragam sekolah.Bukannya kalian sekolah daring kok pakek seragam SMA diluar. (tanyaku aneh)
"Tadi kita memang kesekolah kak,karena disuruh sama Bu guru.Kita juga daring kok dirumah .Kita permisi dulu ya kak! (kata anak perempuan itu yang kelihatan menyembunyikan sesuatu)
"Tunggu dulu!
"Apa lagi kak? (tanya anak perempuan itu )
"Tetaplah setia sama pasanganmu,jujur dan jaga kepercayaan masing masing diantara kalian berdua ya!
"Iya kak! Kami pamit dulu. (ucap anak perempuan itu )
Sepasang anak laki laki dan perempuan tersebut pergi dari tempat itu.
Aku masih ditempat itu,dan tiba tiba aku iseng membuka sosial media.
Ku buka ada pesan dari seorang teman facebookku yang ingin mengenalku lebih dekat. Pesannya sudah sekitar 3 hari yang lalu,betapa salahnya aku yang selalu membalas pesannya tak tepat waktu.
__ADS_1
Tapi aku hanya tersenyum saja melihat pesannya itu.Dan kulanjutkan berjalan jalan mengelilingi taman tersebut.