
Ayah mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sedang.Tampaknya hari ini jalannya tak terlalu macet biasanya kalau hari senin sering macet dikarenakan semua orang melakukan aktivitas diluar rumah ada yang bekerja, mengajar dan yang sedang menimba ilmu.Ketika lampu lalu lintas menyala menunjukkan warna merah semua kendaraan berhenti.Sepeda motor yang dikendarai ayah pun berhenti.
Tiba tiba ada sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh seorang teman ayah.Ia menyapa dan ayah membalas sapaannya akan tetapi dia kelihatannya tak suka dengan ayah.Ia sempat mengejek ayah ketika ayah pakek sepeda motor yang kurang nyentrik menurutnya.
"Hei,Firman kamu masih saja pakai motor itu.Lihat ini punyaku keren kan.(ujarnya dengan nada mengejek)
"Iya tak apa kok!.Motor ini hasil jerih payah saya bekerja selama satu tahun di perusahaan meskipun kredit tapi saya bersyukur bisa punya motor ini.(jawab ayah santai)
"Halah,kamu tuh jangan sok deh!.Kok mau ya Dinda nikah sama orang miskin seperti kamu.Padahal Dinda anak orang kaya sedangkan kamu anak orang yang miskin.(ujar dia dengan sombong)
"Hati hati kalau bicara bro!.Dinda sudah ditakdirkan denganku jadi kita tak bisa melawan takdir.Seharusnya kamu tuh banyak berdoa supaya ada istri yang bisa nemani kamu disaat kamu membutuhkan biar kemana mana gak sendirian.(kata ayah mengejek balik sambil melempar senyum ketemannya)
"Awas ya! (kata dia dengan nada marah sambil mengeras motornya dan melaju)
Disitu ayah hanya bisa menghela napas dan menggeleng gelengkan kepalanya.Ayah sadar diri kalau memang ayah bukanlah orang yang berkecukupan tetapi ayah berusaha agar bisa mendapatkan hati Dinda (istri).Meskipun ia sempat tak disetujui oleh nenek tapi mereka bisa menikah.Kalau sudah berjodoh meskipun kita cari kemanapun juga kalau jodoh kita memang dia ya itu sudah takdir.
Sesampainya diperusahaan,ayah segera memakirkan motornya.Ia mengambil tas selempang besar beserta dokumen dokumen perusahaan.Ketika ia masuk temannya yang tadi sudah datang lebih dulu.Ia tampaknya masih kesal dengan perkataan ayah tadi.Tapi ayah hanya melihatnya sekilas saja dan menuju tempat meja kerjanya.Ayah mulai membuka komputer dan mulai membuka dokumen dokumen yang ia bawa tadi dan menyalin ke komputer.Tampak teliti sekali dalam mengerjakannya.Disela sela ayah mengerjakan pekerjaan.Ia dipanggil oleh bos perusahaan untuk menghadap keruang kerjanya.
"Firman,kamu disuruh bos untuk keruang kerjanya sekarang.(kata teman sekantor ayah perempuan)
"Ohh ,baik saya akan segera kesana. (ujar ayah)
Ayah berjalan menuju ruang kerja bosnya.Dan ternyata teman ayah tadi yang bernama Andre juga datang keruang kerja bosnya.Ia melihat ayah dengan tatapan sinis.Tapi ayah mencoba untuk tersenyum.Setelah itu bos mengumumkan sesuatu kepada anak buahnya.
"Silahkan duduk Firman dan Andre.(kata bos mempersilahkan duduk)
Ayah dan Andre pun duduk.
__ADS_1
"Saya memanggil kalian kesini karena saya mau memberi tahu kalau diantara kalian akan ada yang naik jabatan.(ucap pak bos)
"Wah, kabar gembira ini bos .(ucap Andre senang)
"Dan berdasarkan kinerja kalian selama ini disini.Saya sudah memutuskan yang akan naik jabatan adalah saudara Firman.Ia akan menggantikan jabatan dari pak Wisnu menjadi General Manager diperusahaan ini.(ucap pak bos dengan bijaksana)
"Alhamdulillah terima kasih ya allah.Terima kasih bos ,insya allah saya akan menerima jabatan ini dan saya akan mengemban jabatan ini bos.Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih bos .(ucap ayah begitu senang )
"Iya sama sama.Ohh ya ini ada kunci mobil dari perusahaan untuk kamu yang bisa digunakan sesukamu.(ucap bos seraya memberikan kunci mobil pada ayah)
"Terima kasih bos.(ucap ayah dengan gembira)
Setelah itu ayah dan Andre keluar dari ruangan kerja pak bos.Tapi Andre nampaknya malah semakin kesal dan benci dengan apa yang diraih oleh ayah.Iya tak suka dengan jabatan yang dimiliki ayah saat ini.Dia bilang sama ayah .
"Enak ya kamu,baru kerja setahun disini sudah diangkat jadi manager.Jangan jangan kamu main dukun supaya kamu naik jabatan.(ucap Andre sinis)
"Astaghfirullah,hati hati kalau bicara Andre.Kalau kamu tak suka dengan jabatan saya ini,kamu bisa bilang sama pak bos agar jabatan ini digantikan ke kamu.Tapi jangan nuduh yang seenaknya sama saya .(kata ayah sedikit marah)
"Ada masalah apa sebenarnya dia sama aku.(ucap ayah dalam batinnya)
Ayah kembali ketempat kerjanya.Ia meneruskan pekerjaannya yang tadi.Disela sela bekerja teman teman sekantornya menghampirinya dan mengucapkan selamat kepada ayah atas keberhasilannya naik jabatan dalam kurun waktu setahun.
"Selamat ya Firman,kerja kerasmu membuahkan hasil juga .(ucap teman ayah)
"Terima kasih,ini juga berkat dari doa istri dan anak tak lupa juga dukungan dari kalian.(kata ayah)
"Iya Firman,jadi orang itu memang harus pembawaannya ya seperti kamu.Orangnya baik,alim,bijaksana tidak seperti orang yang dipojokan sana,yang katanya bakalan jadi manager padahal kerja aja gak pernah benar.Mengerjakan laporan saja salah semua.(ucap salah satu teman wanita ayah yang menyindir Andre)
__ADS_1
"Terima kasih ya semuanya.Sekarang kalian lanjutin pekerjaan kalian.(ucap ayah)
Semua teman ayah akhirnya kembali ketempat mereka masing masing dan mulai bekerja kembali begitu pula ayah juga kembali bekerja.
Tak terasa sudah waktunya untuk pulang.Ayah segera menuju keparkiran motornya tapi motor ayah tidak ada.Ayah sempat bingung mencari motornya,tiba tiba pak bos menelponnya kalau motornya sudah diantarkan kerumah.
Dan sebagai gantinya ayah mengendarai mobil perusahaan.Seorang asisten pak bos menghampiri ayah menunjukkan kalau mobil yang dipakai ayah sudah berada didepan pintu masuk pabrik.
"Permisi pak Firman,mobilnya bisa bapak pakai dan sudah berada di pintu masuk.(ucap asisten pak bos)
"Terima kasih mbak.(ucap ayah)
Ayah bergegas kembali menuju ke pintu masuk.Dan mobilnya sudah berada tepat didepannya.Ayah tak berhenti berucap syukur atas rezeki yang allah berikan.Kemudian ayah masuk kedalam mobil dan mulai menyalakan mesin dan ayah melaju dengan kecepatan sedang.Tampak disana ada Andre yang berada diseberang jalan sedang mengutak atik motornya sepertinya motornya mogok.Ayah mencoba menghampiri Andre untuk memberikan pertolongan.Ayah keluar dari mobil yang ia kendarai.
"Andre,motormu kenapa?.(tanya ayah)
"Motorku mogok.Apa kamu gak lihat?.(ujarnya kasar)
"Biar aku bantu.(ucap ayah)
"Gak usah,bilang aja kamu mau pamer sama mobil perusahaan.Terus kamu beri aku tumpangan ke mobilmu itu.Huuuu, sorry aku gak mau naik mobilmu ataupun diberi pertolongan.(ucap Andre )
"Ya sudah aku hanya ingin bilang kalau ada apa apa kamu hubungi dinomor ini saja.Ini bengkel langganan kami telepon aja orangnya pasti dia akan kesini.(ucap ayah sembari menyodorkan kartu nama bengkel)
Dan Andre menerima kartu itu dengan sinis.
"Aku pulang dulu ya!.(ucap ayah )
__ADS_1
Andre tak menjawab apapun ia masih mengutak atik motornya .Setelah ayah melajukan mobilnya.Ia melihat dengan tatapan iri sambil menggepalkan tangannya.
Kemudian ia mulai menelepon kontak nomor bengkel yang ayah berikan tadi.