Pacarku Adalah Ayah Tiriku

Pacarku Adalah Ayah Tiriku
Dibegal


__ADS_3

Jam kerja pun telah usai.Para karyawan pun semuanya sudah pada pulang semua.Tinggal ayah sendiri belum pulang.Ia masih mengerjakan sedikit pekerjaan yang belum selesai,maklum ayah itu orangnya pekerja keras.Apapun pekerjaan harus secepatnya diselesaikan.Itulah ayahku seorang pekerja keras yang bertanggung jawab atas tugas yang diberikan sama atasannya.


Berapa lama kemudian,ayah telah selesai mengerjakan tugasnya.Ia memasukkan berkas berkas dan laporan kedalam map dan memasukkan ke dalam tas kerjanya.


Ia menutup ruangan kerjanya dan menguncinya.


Setelah itu ayah menuju ruang parkir mobilnya.Dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.Ketika ditengah perjalanan, ayah melihat ada sebuah motor berboncengan mengikuti mobilnya.Ketika ayah ingin belok motor itu juga ikut membelok juga.Semakin ayah laju cepat ia juga semakin menambah kecepatan laju motornya.


Dan akhirnya motor tadi berhasil mencegat ayah.Dan turunlah kedua laki laki pengendara motor tadi.Tapi ayah didalam mobil hanya bisa tenang.Ia tak terlalu takut dengan mereka.Ketika ayah disuruh untuk keluar ayah memberanikan dirinya untuk keluar.


Dua orang laki laki tersebut memakai masker warna hitam serta memakai kacamata hitam jadi ayah tak bisa mengenali wajah mereka.


"Cepat turun! (ucap dia dengan kasar)


"Baik. (jawab ayah santai)


"Serahkan seluruh uang yang ada ditasmu!(kata dia mengancam sambil membawa senjata tajam)


"Tapi ditas itu tak ada uangnya.Ini didompet saya kalian lihat hanya ada uang 100 ribu.Kalau kalian mau silahkan ambil saja!(ucap ayah santai)


"Ya udahlah,kita ambil saja! Ohh ya kunci mobilmu mana?(ujar dia)


"Jangan ini mobil perusahaan.(ucap ayah yang mulai ketakutan)


"Sini serahkan!(ucap dia sambil memaksa)


Tapi ayah masih tidak mau memberikan kunci mobil.Ia mencoba menghalangi pembegal itu untuk mengambilnya.Dan ia hampir menusukkan senjata tajamnya ke perut ayah tapi ayah malah menendang perut pembegal itu.


Dan pembegal satunya memegangi ayah ,dan ia langsung memukuli ayah sampai babak belur.Tapi untungnya ada segerombolan anak club motor yang lewat disekitaran situ.Mereka menolong ayah dan sipembegal itupun langsung kabur dengan motornya.


Dan ayah menahan sakit dibagian wajahnya.Banyak luka lebam akibat ditonjok tadi.


"Apakah bapak baik baik saja?(ujar anak club )


"Ya saya baik baik saja mas,terima kasih ya.(ujar ayah yang menahan sakit)


"Apa perlu kita antar pulang pak?takutnya nanti tak bisa menyetir masalahnya tangan bapak juga luka.(ucap anak club yang lain)


"Ya ampun,saya gak sadar kalau tangan saya juga luka.Aduhh..sakit sekali .(ucap ayah merintih)


"Mari kita antar bapak.Biar kawan kami yang menyetir mobil bapak.(ucapnya)

__ADS_1


"Ya udah makasih y nak,ini kuncinya.(ucap ayah sembari menyerahkan kunci mobil)


Anak anak club motor tadi mengantarkan ayah sampai kerumah.Dan mereka juga mengawal ayah dari belakang.Serasa jadi orang penting dikawal banyak anak muda.


Setibanya dirumah,aku kaget terdengar suara bunyi motor begitu banyak.Kulihat dari balik jendela,ternyata ada club motor banyak sekali didepan rumah.Tapi kok anehnya ada mobil ayah juga.Aku langsung penasaran dan kupanggil ibu dikamar.


"Bu, ayah sudah pulang tapi banyak anak club motor didepan.(ucapku yang heran)


"Club motor.Ada apa ya?.(tanya ibu sedikit takut)


Ibu melihat dari balik jendela,dan ketika itu ia melihat ayah dibantu untuk keluar dari mobil oleh seorang pemuda.Langsung saja ibu kaget dan langsung keluar menghampirinya.


"Mas ,ada apa ini?Kenapa muka mas lebam seperti ini?tangan juga berdarah.(ujar ibu khawatir)


"Ini kak,tadi hampir mau dibegal.Untungnya kami segera menolong kalau enggak mungkin nyawa bapak ini sudah gak tertolong lagi dan mungkin mobilnya dibawa.(ujar anak club)


"Ya Allah ya Robbi.Terima kasih ya,kalian sudah mau menolong suami saya.(ujar ibu)


"Jadi dia suami kakak.(tanya mereka heran)


"Iya,dia suami saya.Memangnya kenapa?(jawab ibu heran)


"Saya pikir ini tadi bapak anda.Maaf kalau begitu kak.Kalau begitu kami permisi dulu ya kak.(ujar mereka berpamitan)


"Sebentar ya mas,ku ambilkan obat dan air panas dulu!(kata ibu)


"Iya dek.(ujar ayah merintih sakit)


Aku menghampiri ayah dengan sedih.


"Ayah baik baik saja kan?.(kataku sembari menangis memeluk ayah)


"Ayah baik baik saja Lidya.Hanya sedikit lebam tapi alhamdulilah ayah masih diberi pertolongan sama Allah.(ujar ayah menenangkanku)


"Kok ada sih orang yang jahat sama ayah.Apa gara gara ayah bawa mobil terus banyak yang incar mobil ayah.(ucapku)


"Sudah jangan bicara seperti itu.Sini mas aku obatin.(ujar ibu)


"Pelan pelan dek,sakit sekali.Aduh sakit sekali dek! (ucapku)


"Iya mas,sabar sedikit.Ini sudah pelan pelan kok!

__ADS_1


"Ayah,apakah ayah tak punya musuh?(celetuk aku)


"Maksud kamu apa sayang?(tanya ayah heran)


"Ya mungkin,ada orang sekantor ayah,yang tak suka sama ayah pas lagi naik jabatan.Kan banyak tuh yang kayak gitu.Soalnya ayah gak pernah dibegal sama orang.(ujarku)


"Ayah tak pernah mau tahu soal itu.Dan ayah juga tak mau cari orang itu.Kalau memang ada yang iri ya biarin saja.Toh,apa sih yang mereka dapat dari sifat iri itu.Nggak ada kan?


(kata ayah)


"Tapi mas,apa yang dikatakan Lidya mungkin benar adanya.Siapa tau ada yang gak suka?(ujar ibu yang khawatir sama sepertiku)


"Kalian berdua ini jangan terlalu khawatir.Nggak ada orang yang iri sama ayah.Adanya tuh orang yang peduli sama ayah.Buktinya tadi pas ayah dibegal banyak kan yang nolongin ayah.Kita jangan berprasangka buruk terhadap orang lain.Meskipun kita dijahatin kita tetap naikin aja orang itu biar nanti dia sadar sendiri akan kesalahannya.(ujar ayah menasehati ku)


" Ayah memang orang yang sangat baik sama orang.Aku pengen deh suatu saat nanti kalau sudah punya pasangan, pengennya punya pasangan yang sifatnya sama persis kayak ayah.Baik, tampan, rajin,suka menolong dan giat bekerja serta tanggung jawab dan ada satu lagi yaitu setia sama pasangannya.(kataku sambil tersenyum kearah ayah dan ibu)


Ayah dan ibu saling berpandangan dan mereka saling melempar tersenyum masing masing.Dari tatapan mereka aku sudah tau kalau ayah begitu sangat mencintai ibu begitu sebaliknya ibu juga.


"Ciye,yang lagi saling tatap menatap.Anaknya sampai dijadiin kacang nih!.(celetukku yang membuyarkan kemesraan mereka)


"Kamu ini bisa saja kalau bicara.(ujar ayah)


"Hehehehe .(ujarku tertawa)


"Sudah mas,sekarang mas makan malam dulu ya!


"Mas pengen istirahat dulu saja.Nanti kalau lapar mas bilang sama kamu dek!(ucap ayah sendu)


"Ya sudah,ayo aku antarkan kekamar.(ucap ibu)


"Sini Bu, aku bantuin bawa ayah masuk kedalam kamar.(kataku)


Aku dan ibu membawa ayah masuk keddalam kamar untuk istirahat.Setelah itu aku disuruh ibu untuk segera beristirahat.


Didalam kamar aku menatap langit dibawah sinar rembulan.Dalam benakku berkata.


Ya Allah,Lindungilah ayahku dimana ia berada


Berikanlah ia kesehatan serta kelancaran rezeki agar ia bisa memberikan nafkah untukku dan ibu


Lindungi ia dari orang orang yang ingin mencelakainya dan jauhkanlah ia dari orang yang iri dengki pada ayahku.

__ADS_1


Setelah itu aku berbaring ketempat tidur dan menarik selimutku.


__ADS_2