
Sementara itu ayah mengendarai mobilnya untuk menuju kerumah Clara.Seperti biasa ayah mengendarai dengan kecepatan sedang.
Ketika sampai pas didepan rumah, tampak Clara sudah berada didepan pintu memakai drees warna peach,rambutnya yang bergelombang serta memakai lipstik yang sedikit mencolok.
Ayah pun turun dari mobil,dan menghampiri Clara.
"Nungguin lama ya mbak!. (ujar Ayah)
"Gak terlalu kok pak .(jawab Clara)
"Mari silahkan naik mbak! (Ayah membukakan pintu mobil untuk Clara.)
"Terima kasih pak!
Ketika sedang memakai sabuk pengaman.Tiba tiba mata Clara kemasukan debu,mungkin karena mobil perusahaan jarang dibersihkan.
"Kenapa mbak?(tanya Ayah)
"Ini mata saya kemasukan debu pak, perih sekali.Bisa bantuin untuk niup pak! (kata Clara yang keperihan )
"Iya mbak .(jawab Ayah sambil melihat lihat sekitar )
"Ayo pak.( bentak Clara)
Ayah membantu Clara untuk meniup mata yang kemasukan debu.Setelah mata Clara sudah gak perih lagi,mereka melanjutkan perjalanan.
Disela sela perjalanan Clara sengaja memegang tangan Ayah,tetapi langsung dilepas sama ayah.
"Maaf mbak,jangan seperti itu .Saya sudah mempunyai seorang istri dan dua orang anak.Jadi tolong jaga sikap mbak ya.(tegas Ayah)
Clara hanya bisa diam sambil meremas tangannya karena kesal dengan sikap Firman.Lalu beberapa menit sudah sampai ditempat yang dituju.Ayah sempat bingung dan merasa aneh dengan Clara.Kenapa dia mengajak ayah ketempat yang seharusnya bukan tempat makan melainkan sebuah hotel.
"Tunggu sebentar mbak!.Kenapa anda mengajak saya kesini bukankah waktu ditelepon mbak mengatakan kalau kita hanya membicarakan masalah laporan kemarin di sebuah kafe kecil.Tapi ini bukan kafe mbak melainkan sebuah hotel. (ujar Ayah curiga)
"Iya pak,didalam hotel tersebut ada kafenya.Kalau bapak gak percaya sama saya sini bapak tanyakan sendiri sama resepsionis disini. (ujar Clara)
"Maaf mbak saya mau bertanya?Apakah didalam hotel ini ada kafe?. (ucap Ayah masih ragu)
__ADS_1
"Benar pak, disini memang sebuah hotel tapi sekaligus didalamnya juga ada fasilitasnya.Gak hanya hotel,kafe melainkan banyak sekali.Boleh kok bapak berkeliling hotel ini,banyak sekali fasilitas menarik dihotel ini.( ujar resepsionis meyakinkan)
"Terima kasih mbak.
"Benarkan saya tak bohong sama bapak.Ayo masuk pak! (ajak Clara )
Disana memang benar ada banyak fasilitas.Selaim hotel yang cukup luas banyak sekali fasilitas yang tersedia.Ada kolam renang,restaurant,bar kecil,tempat olahraga dan lain sebagainya.
Ayah diajak Clara ke kafe didalam hotel tersebut.Clara memesan sebuah minuman untuk Ayah.Tetapi ayah menolaknya karena ayah tak pernah minum minuman keras.
"Maaf mbak,saya gak minum alkohol .(tolak Ayah)
"Ini bukan alkohol pak,ini hanya minuman bersoda.Jadi tenang aman kok pak. (kata Clara meyakinkan)
"Saya disini tak bisa lama lama ya mbak.Cukup keintinya saja,sebenarnya laporan kemarin itu laporan untuk hal apa.Saya sudah menanyakan ke bos tapi dia gak tau apapun soal laporan itu.( cerita Ayah)
"Kenapa sih pak?bahas laporan itu terus. (ujar Clara marah)
"Lho,kan niatnya saya mau diajak kesini kan hanya untuk membahas laporan kemarin itu mbak.Apakah saya salah? (tanya Ayah heran)
"Baiklah ,sebenarnya laporan kemarin itu hanya akal saya saja biar bisa bertemu dengan pak Firman.(kata Clara )
"Saya merasa gak enak saja dengan istri bapak.Jadi saya cari alasan supaya saya bisa jenguk bapak begitu.
"Ya sudahlah mbak.Lupakan saja,ayo kita pulang saja mbak.(ujar Ayah)
"Iya pak.Tapi diminum dulu kan mubazir kalau gak diminum. (ucap Clara )
Dan ayah pun meminum minuman bersoda itu.Clara merasa senang sekali ketika ayah meminum minuman itu.Sepertinya minuman itu sudah dicampur sama alkohol.Gak berselang lama tiba tiba ayah merasa pusing dan apa yang ia ucapkan sudah gak jelas.Dan Clara malah menyuruh ayah untuk meminum lagi tapi ditumpahkan oleh ayah sehingga gelasnya pecah .Dan seketika ayah pingsan begitu saja.
Lalu Clara dibantu oleh pelayan hotel untuk membawanya kedalam kamar hotel yang sengaja dipesan Clara untuk menjebak ayah.
Para pelayan hotel tersebut diberi uang olehnya.Dan menyuruh nya segera pergi.
Sementara itu Clara mulai melakukan aksinya ia melepas seluruh bajunya hanya tinggal pakai dalamnya saja.
Ia menghampiri ayah, yang sedang tidur tak sadarkan diri karena pengaruh alkohol.
__ADS_1
Ia menutupi badannya dengan selimut.Pertama tama ia membuka kancing baju ayah secara pelan pelan smpai kebawah.
Tiba tiba ayah terbangun dan kaget.Ia langsung memegang tangan Clara dan mendorong Clara dari atas kasur.Ternyata ayah sedang tidak dalam pengaruh alkohol.Ia hanya berpura pura mabuk untuk mengetahui maksud dari Clara.
Ayah sempat melihat seorang pelayan yang membawakan minuman bersoda itu mencampurkan alkohol kedalam minuman.Dan pada saat ayah meminumnya ayah segera memuntahkan minuman itu dibawah kursi ketika Clara memanggil seorang pelayan untuk membawakan minuman lagi.Tapi ayah berpura pura sudah sangat mabuk hingga memecahkan gelas minuman dan pingsan.
Sontak Clara sangat kaget dan segera memakai bajunya kembali.Ayah sangat begitu marah pada Clara.Sampai ingin menamparnya tapi ayah tak mau menyakitinya.
"Apa yang mbak lakukan ini sudah sangat merugikan diri mbak sendiri dan juga saya.( bentak ayah)
"Aku terpaksa melakukan ini sama kamu pak.(ujar Clara yang sedikit ketakutan)
"Apa motif anda sehingga anda menjebak saya seperti ini.Apa kesalahan saya sama mbak? (tanya ayah dengan nada keras)
"Karena aku menyukai bapak,aku ingin pak Firman bisa menjadikanku sebagai asisiten bapak.( ujar Clara)
"Anda kan dikantor sudah menduduki jabatan kan sebagai sekretaris pak bos.Mengapa anda ingin menjadi asisten saya? (tanya ayah serius)
"Saya capek jadi asistennya.Karena gaji saya tak sebanding dengan pekerjaan yang saya lakukan selama ini .Dia sering memperlakukanku dengan buruk didepan para klien bahwa kinerja saya kurang bagus dan sering melakukan kesalahan.Padahal pekerjaan yang saya lakukan sudah benar. (kata Clara sambil menangis duduk diatas kasur)
"Seharusnya mbak bilang sama pak bos dengan yang baik.Katakan semua keluhan mbak terhadapnya biar mbak tahu kesalahan mbak dimana. (kata Ayah menasehati)
"Tapi saya takut untuk mengatakan itu semua.Takut saya dipecat dari pekerjaan. (ujar Clara)
"Kalau mbak tak berani mengutarakan keluhan yang anda alami.Anda akan diperlakukan seperti ini terus. (ucap Ayah)
"Sudahlah,lebih baik sekarang kita pulang saja.Saya akan antar mbak pulang kerumah.Dan tolong lupakan kejadian malam ini dan jangan ceritakan sama siapapun juga. (ujar Ayah dengan tenang)
"Baiklah pak! (ujar Clara tersenyum licik)
"Kalau sudah selesai saya tunggu di parkiran mobil. (ucap Ayah sembari pergi membuka pintu hotel)
Sementara itu Clara dengan senyuman liciknya.Ia mengambil sebuah alat rekam yang ia pasang didekat pintu kamar hotel.Ia melihat rekaman itu dengan tersenyum licik.
Dan menyimpan rekaman itu kedalam tasnya.Dan ia merapikan baju serta rambutnya yang acak acakan.
Nampak seorang pelayan dihampiri oleh Clara.Dan Clara menyelipkan sejumlah uang ke pelayan bar tadi.
__ADS_1
Ayah sudah menunggu didepan.Dan Clara sudah tiba segera masuk kedalam mobil.Dilihatnya wajah malu dan tegang si Firman, membuat Clara semakin tergila gila .Ia memang tak beruntung hari ini,tapi setidaknya dia sudah ada rekaman dia bersama Firman yang ia jadikan alat bukti nanti.