Pacarku Adalah Ayah Tiriku

Pacarku Adalah Ayah Tiriku
Ayah sakit


__ADS_3

Keadaan semakin memburuk meskipun semalam sudah dikompres sama ibu dan diobati luka lukanya.Ia masih kesakitan dan badannya juga agak demam.Aku dan ibu jadi sedikit agak takut.Apakah ayah terkena covid-19 atau hanya demam biasa saja.Aku sempat mencari tahu diinternet,gejala apa saja yang dialami seorang pasien covid-19.


Dan beberapa diantaranya ada demam,pusing dan batuk.Tapi aku segera mencari solusi agar bisa mengatasi sakit ayah.Akhirnya aku menemukan sebuah artikel digoogle yang menyarankan untuk minum obat obatan tersebut .


Lalu aku segera menemui ibu untuk memberi tahu.


"Bu,aku tadi lihat ada sebuah artikel bagaimana mengatasi sakit ayah tanpa harus kerumah sakit.(kataku)


"Bagaimana Lidya?(tanya ibu)


Aku perlihatkan beberapa macam obat yang tertera diartikel itu dan itupun sudah direkomendasikan para dokter jika mengalami gejala tersebut dan jangan terburu buru dibawa kerumah sakit.


"Ya sudah,biar ibu saja yang keluar beli obatnya.(ucap ibu khawatir)


"Biar Lidya saja,ibu dirumah jagain ayah.


Apa ibu gak takut dengan kejadian kemarin?(ucapku)


"Ya udah,biar ibu saja yang jagain ayah.Tapi kamu mau naik apa ke apotiknya?(ucap ibu)


"Aku naik gojek kok Bu,ini udah Lidya pesan kok.(ucapku)


"Ya udah, ibu ambil kan uang dulu ya.


Sementara ibu mengambil uang.Aku mengecek hpku ternyata abang gojek sudah sampai didepan rumah.


"Tunggu sebentar ya pak! (ucapku ke bang gojek)


"Ini uangnya.Hati hati ya segera pulang kalau sudah dapat obatnya.(ucap ibu khawatir)


"Iya Bu.


Lalu aku naik motor abang gojek dan abangnya pun segera melajukan motornya.Hanya butuh waktu setengah jam saja aku sudah sampai di apotik.Lalu aku kasih uang jasa ke abang gojeknya.


"Ini bang uangnya.(ucapku sambil menyodorkan uang)


"Mbak, ada uang kecil gak!saya baru dapat penumpang mbak jadi belum ada kembalian.(ucap pak gojek)


"Waduh bagaimana ya pak?saya juga gak ada uang kecil.(ucapku)


"Ya udah kalau begitu,gak usah bayar mbak.(kata pak gojek)


"Sebentar ya tunggu disini dulu.Saya beli obat dulu tapi nanti bapak anterin saya pulang lagi.Bagaimana pak? tapi gak usah pakai aplikasi kalau antar pulangnya.(ucapku memohon)


"Ya udah mbk.


"Alhamdulillah,sebentar ya pak .


Aku pun masuk kedalam apotik.Ternyata banyak yang antri obat.Cukup lama juga aku antri obatnya, sejenak aku menengok kearah luar.Kulihat abang gojeknya masih menungguku disana.Aku jadi kasihan ia nungguin aku lama.


Beberapa lama kemudian,akhirnya giliranku dipanggil.Lalu aku menanyakan pada petugas apotiknya nama obat yang tertera diartikel tersebut dan menunjukkan.


"Mbak apakah disini jual obat ini? (kataku sembari menunjukkan artikel nama obat tersebut)


"Ada mbk.Mau beli berapa?(tanya petugas apotik)


"Masing masing satu lembar ya.Ohh ya sekalian beli vitamin juga.(ucapku)

__ADS_1


"Ini mbk,semuanya jadi 50 ribu.(ucapnya)


"Ini mbak.Terima kasih ya.


Aku segera mengambil obat tersebut dan bergegas kembali ke abang gojek.


"Maaf ya pak, nunggu lama!(ucapku )


"Iya mbk tak apa kok.(ucap pak gojek)


"Soalnya tadi antri banyak yang membeli obat.


"Ayo mbak,segera naik. ( ujar pak gojek)


Ketika dalam perjalanan pulang.Aku sempat mengobrol dengan abang gojek tersebut mengenai covid-19 ini.Apakah ada dampaknya ke pekerjaan abangnya.


Dan ternyata dampaknya ada juga.


"Pak,kira kira dipandemi seperti ini.Lancar gak nge gojek? (tanyaku)


"Ya sedikit menurun sih mbk.Biasanya banyak yang gojek buat pergi kekantor atau gak buat pesen makanan.Tapi sekarang hanya sedikit sebab para pekerja kantor apalagi mahasiswa yang sedang diliburkan karena pandemi ini kan.Jadi kita gak ada pemasukan ya syukur syukur masih ada lah yang gojek,meskipun gak sebanyak sebelum ada pandemi.(cerita pilu pak gojek)


"Yang sabar ya pak.Insya Allah pandemi bisa secepatnya teratasi.(kataku beri semangat ke pak gojek)


"Ya mbak.Mudah mudahan saja segera teratasi.


Akhirnya selang berapa lama akupun sampai dirumah.Tak lupa uang jasa ke abang gojek.Ku kasih lebihan sedikit ke abangnya biar hatinya senang.


"Mbak ini kebanyakan uangnya.(ucapnya)


"Alhamdulillah terima kasih mbak.(ucap syukur pak gojek)


Aku sangat senang sekali melihat senyum bahagia dari bapak gojek tersebut.Meskipun uang itu tak seberapa bagiku tapi menurutnya itu sangat berarti baginya .Pak gojekpun pulang dengan rasa penuh syukur dan bahagia.


Akupun langsung masuk kedalam rumah.Dan memberikan obat itu kepada ibu.


"Bu, maaf obatnya lama sebab diapotik sangat antri gak biasanya banyak orang beli obat. (ucapku tersengal senggal)


"Iya sayang.Mana obatnya .


"Ini bu (kataku sembari memberikan obat)


Lalu ibu menuju kamar dan menyuruh ayah untuk segera meminum obatnya.


"Ini mas,minum obatnya dulu.(kata ibu)


Ayah menelan 3 macam obat masing masing satu butir.


"Sebetulnya ayah sudah baikan kok.Kalian jangan terlalu khawatir.Ayah istirahat nanti juga sembuh.(ucap ayah lirih)


"Iya ayah, tapi ayah harus minum obatnya teratur ya.Besok ayah jangan masuk kerja dulu tunggu badan ayah benar benar sehat.(kataku sembari duduk disebelahnya)


"Iya anakku sayang.Perhatian banget sama ayah.(kata ayah mengelus elus kepalaku)


"Ohh ya dek, aku belum sempat menelpon kekantor kalau hari ini mas tak masuk kerja.Mas jadi tak enak sama bos,baru sehari naik jabatan sudah sakit.(ucap ayah)


"Jangan terlalu difikirkan masalah itu mas.Yang penting sekarang kesehatan mas yang paling penting.Biar nanti aku yang hubungi orang kantor.(ucap ibu)

__ADS_1


"Benar itu kata ibu .Ayah harus banyak istirahat biar badanya segera sehat kembali.(ucapku dengan nada sendu)


"Lidya, biarkan ayahmu istirahat terlebih dahulu.(ucap ibu)


"Baik bu. Ayah istirahat dulu ya,Lidya mau mengerjakan tugas sekolah.Cepat sembuh ya ayah.(ucapku)


Akupun kembali kekamarku untuk mengerjakan tugas dari sekolah.Sedangkan ibu menelpon orang kantor untuk memberi tahu kalau ayah tidak bisa masuk kerja dikarenakan sakit.


"Hallo,selamat pagi (sapa ibu)


"Selamat pagi,ada yang bisa dibantu (tanya orang kantor)


"Ini dengan istrinya pak Firman.(kata ibu)


"Ohh,iya Bu ada yang bisa saya bantu?


"Hari ini pak Firman gak masuk kerja karena sedang sakit mbak.Tolong sampaikan sama pak bos ya mbak.Terima kasih.(ucap ibu)


"Oh iya Bu,nanti saya sampaikan.Ada lagi yang bisa saya bantu?(tanya orang kantor)


"Oh tidak,hanya itu saja.(ucap ibu halus)


"Terima kasih bu.(ucap orang kantor)


Dan ibu menutup teleponnya.Baru saja menutup telepon.Tiba tiba telepon rumah berdering kembali.Lalu ibu mengangkatnya.


"*Hallo, assalamu'alaikum (sapa ibu)


"Waalaikumsalam (sapa dia)


Sejenak ibu terdiam ia mendengar suara seorang perempuan didalam teleponnya tersebut.


"Apakah pak Firman hari ini tak masuk kantor ?(tanya Clara)


"Maaf sebelum nya.Ini dengan siapa ya?(tanya ibu)


"Saya Clara teman sekantornya pak Firman.(ucap Clara)


"Suami saya sedang sakit,jadi hari ini tak bisa masuk kantor.(jawab ibu)


"Kira kira berapa lama ya pak Firman bisa kembali bekerja?(ucap Clara )


"Kok anda menanyakan hal itu?.(tanya ibu heran)


"Emmm, gini loh Bu .Soalnya ini masih ada berkas yang belum ditandatangani sama pak Firman dan berkasnya harus diserahkan dikirimkan ke klien.(jawab Clara)


"Ohh, nanti saya akan bilang sama suami saya ya.(jawab ibu)


"Emm,gini saja Bu.Saya minta alamat rumah pak Firman ya biar berkasnya segera ditanda


tangani dan besok segera dikirimkan.(ucap Clara dengan tipu daya)


"Baiklah kalau begitu.Alamatnya di Jalan Kendang Sari no 5 .(ucap ibu)


"Oke.terima kasih ya Bu.(ucap Clara sembari menutup telepon*)


Tak ada perasaan curiga sama sekali terhadap wanita itu.Mungkin saja dia memang orang kantor dan berkas itu penting untuk segera ditanda tangani.

__ADS_1


__ADS_2