Pacarku Adalah Ayah Tiriku

Pacarku Adalah Ayah Tiriku
Masa Lalu part terakhir


__ADS_3

Sementara itu Dinda ternyata mampir dulu ke Universitas tempat Firman kuliah.Ia menunggu Firman didepan gerbang dengan motor balapnya itu.Banyak sekali mata betebaran dimana mana saat Dinda berada di kampus Firman.Tapi ia menanggapinya santai apabila ada cowok yang menyapanya ia pun menyapa balik . Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Firman keluar dari kampusnya dan mereka keluar bersama naik motor.


Ternyata diam diam Louis mengikuti mereka dari belakang .Louis mengendarai mobil sendiri,sementara sopirnya disuruh untuk naik taksi.


"Pak Zainal, pulang naik taksi saja ya!.(ucap Louis)


"Lho,kenapa tuan?nanti saya ditanyain sama Nyonya saya jawab apa?(kata pak Zainal takut)


"Bilang saja kalau aku jalan sama Dinda.(ujar Louis)


"Iya tuan.


"Ini pak,cukup kan buat ongkos naik taksi.(Louis memberikan uang pada pak Zainal)


"Cukup kok tuan.


Motor yang dikendarai Firman dan Dinda melaju cukup sedang jadi Louis bisa mengikuti dari belakang dengan pelan pelan.Akhirnya motor mereka berhenti disebuah taman ada danau buatan yang berukuran kecil disana.Banyak sekali pasangan muda mudi asyik memadu kasih disana.Ada yang duduk sambil makan bakso,main perahu dan masih banyak lagi.


Mereka duduk disebuah batang kayu yang berukuran cukup besar dan memesan es teh berdua.


Sementara Louis bersembunyi dibalik pohon disana dan berpura pura pura memesan semangkuk mie ayam.


"Dinda,kamu yakin sama perasaan kamu.Apakah orang tua kamu setuju dengan hubungan kita?.(ujar Firman)


"Aku belum memberitahu mereka.Doain saja mereka setuju dengan hubungan ini.(ucap Dinda)


"Sebentar lagi aku mau ujian skripsi dan setelah acara wisuda,aku mau pulang ke Surabaya.(ujar Firman)


"Lho,kenapa harus ke Surabaya?.(ujar Dinda kaget)


"Aku ingin merawat kedua orang tuaku disana.Aku sudah lama tak pulang kesana,dan ingin mencari pekerjaan disana juga sekaligus merawat kedua orang tuaku.(ucap Firman)


"Terus hubungan kita bagaimana?


"Ya,hubungan kita tetap lanjut saja.Kita bisa kan kirim surat lewat pos kalau enggak ya aku bisa telepon kamu diwartel.(ujar Firman)


"Tapi aku gak mau kita pisah,apalagi hubungan jarak jauh.Lagian sebentar lagi aku juga mau ujian kelulusan.


"Ya,kamu bisa melanjutkan kuliah juga kan.Emang ada masalah?(tanya Firman)


"Intinya itu aku tak mau berpisah dan gak mau jauh dari kamu.(ucap Dinda sedih)


"Sudah gak usah sedih,nanti pasti ada jalan keluarnya kok.(ucap Firman)


Dinda menyandarkan kepalanya dibahu Firman.Sambil ia elus elus kepala Dinda dengan lembut.


Sementara dibalik pohon Louis merasa sangat bersalah telah melakukan hal konyol ini .Ternyata Dinda begitu sangat mencintai Firman.Akhirnya ia putuskan untuk pulang kerumah.


Sesampainya dirumah ia langsung masuk kedalam kamar.Ketika mamanya menanyakan ia tak menjawab apapun dan langsung pergi tanpa menghiraukan mamanya.


Sementara itu Dinda, pulang kerumah.Mamanya sudah menantikan ia dirumah.Karena pada waktu itu sudah hampir menjelang maghrib .Kelihatan muka mamanya(nenek) sangatlah begitu marah.


"Dari mana saja kamu?jam segini baru pulang sekolah.(tanya ibu dengan marah)


"Aku habis main sama teman aku Ma.(jawab Dinda santai)


"Teman yang mana?.Setau mama teman kamu tuh anak geng itu aja kan.(tanya mama galak)


"Kenapa sih ma?yang penting kan aku sudah pulang kerumah dengan keadaan tak kurang apapun.(jawab Dinda santai)


"Kamu itu jangan main terus, sebentar lagi mau ujian kelulusan Dinda.(ucap Mama)


"Iya ma.Dinda mengerti kok.

__ADS_1


"Oh ya, tadi tante Farida nelpon kerumah.Kalau Louis belum pulang,apakah tadi kamu keluar sama Louis?.


"Enggak kok ma.Bukannya Louis sudah pulang,aku tadi lihat dia dianter sama sopirnya kok!.


"Ya gak tau juga mama.(ucap mama Dinda)


"Besok coba aku tanyain saja ke Louis.Sekarang Dinda mau mandi dan belajar.


Hari esok telah tiba,pagi pagi sekali Dinda sudah datang lebih awal.Ia menunggu kedatangan Louis saat itu.Tak lama kemudian Louis datang dengan mobilnya tapi kali ini ia mengendarai mobilnya sendiri.Dinda tampak sedikit kaget ketika Louis mengendarai mobilnya sendiri.Dinda pun menghampiri Louis kearah parkiran.


"Wahh,sekarang sudah bawa mobil sendiri nih!(celetuk Dinda)


"Iya lah,malu lah tiap hari diantar sama sopir.Sekali kali bawa sendiri biar kelihatan bukan anak manja.(ujar Louis)


"Oh,ya kemarin kamu benar sudah pulang kerumah kan?(tanya Dinda )


"Sudah dong, kan kemarin kamu tau sendiri aku pulang sama sopir aku.(jawab Louis terbata bata)


"Iya kah kamu kemarin pulang sekolah langsung pulang.Apa gak main dulu?(tanya Dinda curiga)


"Apaan sih?gak percaya sama aku ya terserah.(ucap Louis cuek)


"Iya iya.Percaya kok aku sama kamu.(jawab Dinda santai)


Sambil berjalan menuju ruang kelas mereka masing masing.Mereka masih saja saling mengobrol bersama.


"Dinda,apakah kamu yakin berhubungan sama dia?(ujar Louis )


"Yakin lah Louis.Tapi??(kata Dinda dengan wajah yang murung)


"Tapi kenapa?.(tanya Louis)


"Dia setelah acara wisuda nanti ia akan kembali ke Surabaya.Hari ini dia sedang jalani skripsinya.(ucap Dinda murung)


"Maka dari itu aku juga bingung.Sebentar lagi kita mau ujian kelulusan.Aku juga gak mau pisah sama dia Louis.(kata Dinda sedih dan ingin menangis)


"Mendingan kamu masuk kelas saja dulu.Nanti bisa kita omongin masalah ini waktu pulang.(ujar Louis)


Dinda pun masuk kedalam kelas.Sementara Louis masih tediam mematung melihat kearah pintu kelas Dinda.Dalam hati ia berkata.


"Aku sudah mengetahuinya Dinda.Semoga nanti keputusan yang kau ambil gak akan merugikan mu.(kata hati Louis)


Hari itu juga Louis mengajak Dinda pergi kesebuah taman untuk membicarakan masalah yang tadi.Mereka mengendarai kendaraan mereka masing masing.


"Sini duduk!(ujar Louis sembari menyuruh Dinda untuk duduk)


"Aku mau menanyakan satu hal dari kamu.Seberapa rasa sayang kamu sama dia?(tanya Louis)


"Rasa sayangku sama dia itu gak bisa diukur sama apapun Louis.Bila sama dia aku selalu merasa nyaman sekali.Lebih dewasa mungkin lah dari aku jadi aku merasa cocok dan nyaman sama dia.(ucap Dinda)


"Terus langkah apa sekarang yang ingin kamu ambil bila dia benar benar memutuskan untuk menetap ke Surabaya?(tanya Louis serius)


"Menurutmu langkah apa yang harus aku ambil?(tanya Dinda balik)


"Tergantung pada dirimu sendiri.Sebab yang menjalani hubungan itu kan kamu.(ujar Louis sambil menatap mata Dinda.)


"Aku masih bingung Louis.Aku belum mengenalkan dia sama kedua orang tuaku.Aku takut akan hubungan ini?(ujar Dinda khawatir)


"Yakinlah sama hubungan kalian.Lakuin saja apa yang menurutmu itu benar dan bisa membuatmu bahagia.(ujar Louis sambil memegang tangan Dinda)


"Baik Louis.


Selang beberapa bulan ujian kelulusan pun telah dimulai.Dan alhamdulilah Dinda dan Louis pun lulus dengan nilai yang cukup bagus.Dibalik kebahagiaan Dinda ada sedokit perasaan yang membuat ia bimbang pada saat hari kelulusan.

__ADS_1


Louis kawan terbaiknya ia mengungkapkan perasaannya kepada Dinda.Ia mengatakan kalau ia menyukai Dinda sudah sejak lama.Bahkan sejak ia SMP perasaan itu sudah timbul dihati Louis,ketika itu Louis mengajak Dinda pergi ketaman itu dan mengungkap kan perasaan yang ia pendam cukup lama.


"Ada apa kamu mengajakku kesini ?(tanya Dinda)


"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu.(ujar Loius tampak serius)


"Iya bicara saja.


Louis memegang kedua tangan Dinda.Dan ia mulai mengatakan perasaannya.


"Aku ingin mengatakan hal yang selama ini aku pendam sejak enam tahun yang lalu.Aku tau mungkin kamu pasti akan menolaknya.Tapi aku hanya ingin kamu mengetahui nya biar tak ada lagi beban didalam diriku.(kata Louis menatap wajah Dinda sendu)


"Apa yang kau katakan?(jawab Dinda pelan)


"Aku Mencintaimu Dinda


Mendengar apa yang dikatakan Louis,wajah Dinda mulai berubah .Dan ia tak bisa mengucapkan sepatah katapun.Dia nampak menundukkan kepalanya menghindari tatapan mata Louis.Tapi Louis memegang dagunya sambil berkata .


"Tataplah aku walau hanya untuk sebentar saja.Meskipun tatapanmu hanya tatapan semu bagiku.


Mereka saling berpandangan,mata mereka saling menatap satu sama lain.Dan tiba tiba Louis mendaratkan ciuman dikening Dinda.Dan Dinda hanya bisa diam sembari menutup mata ketika ia dicium oleh Louis.


Ia merasakan betapa akan ketulusan cintanya pada Dinda.


Ketika ia membuka matanya ,ia sadar bahwa air mata Louis jatuh berlinang.


"Kenapa kamu menangis Louis?(tanya Dinda)


"Aku hanya bahagia bisa menyatakan perasaanku padamu.Rasanya sudah tak ada beban lagi dihati ini.(ujar Louis)


"Tapi aku tak ..


Tiba tiba Louis memotong apa yang ingin Dinda katakan.


"Aku sudah tau jawabanmu.Jadi gak usah kamu katakan,aku bahagia bila kami bahagia.


Cukup satu hal yang harus kamu ketahui.


Kalau aku akan tetap mencintaimu sampai waktu yang akan mempertemukan kita lagi seperti saat ini.Dan ditempat ini juga kita akan bertemu kembali.(ujar Louis dengan pelan)


Setelah Louis mengatakan hal itu .Ia mempunyai satu permintaan dimana ia ingin mengajak Dinda kencan selama satu hari bersamanya.Dan Dinda menuruti kemauan Louis sebelum Dinda mengatakan kalau ia akan menikah dengan Firman.


Tapi jauh sebelumnya ia sudah mengetahui kalau Dinda memutuskan untuk menikah dengan Firman dan ikut ia ke Surabaya.


Pada saat hari pernikahan,Dinda nampak begitu cantik.Ia mengundang seluruh teman nya.Tapi ada satu orang yang ia nantikan tetapi ia tak hadir dalam pesta itu .Dia adalah Louis kawan terbaiknya tak hadir dalam pesta pernikahannya.


Saat itu Louis memang sengaja tak datang ke acara pernikahan Dinda.Ia memutuskan dihari itu dia pergi ke London untuk berkuliah disana.Sejak saat itu ia tak bertemu dengan Louis lagi.Dan sempat juga setelah menikah,Dinda mengajak Firman kerumah Louis tapi keluarga Louis sudah pindah rumah.Dan tetangga sekitar tak mengetahui keluarga Louis pindah didaerah mana.


Sejak saat itu Dinda tak pernah lagi bertemu dengan Louis.


"Jadi begitu Bu, cerita nya(ujar Lidya)


"Iya nak,kalau diingat jadi sedih ibu.Sebab dia adalah teman terbaik ibu.(kata ibu sambil menangis)


"Yang sabar ya Bu.Mungkin sekarang teman ibu sudah menikah dan punya anak.Doakan saja dia baik baik saja.(ujarku sambil menenangkan ibu).


Masa lalu hanya bisa dikenang


Dan masa depan yang akan kita raih


Jangan sekali kali menengok masa lalu


Nanti bisa membuatmu menjadikan itu sebuah luka dalam kehidupanmu.

__ADS_1


__ADS_2