
Flash On.
"jadi gitu ceritanya"jelas Derrel
"oh ternyata begitu,,!! mungkin Zico masi belum Nerima apa yang Lo perbuat sama Kinan"ujar Kenzo
"ada kemungkinan seperti itu, gue juga merasa bersalah"lirih Derrel
"udalah Rel, itu udah berlalu yang berlalu biarlah berlalu sekarang menetap masa depan lagian juga Zico sepertinya udah mulai menerima apa yang terjadi, jadi Lo gak usah rasa bersalah, itu semua kehendak atas kemauannya Kinan, dia pasti udah tenang di alam sana" ujar Kenzo menyemangati sahabatnya
"thanks bro" ucap Derrel trsenyum pada Kenzo
Kringgg krrriingg kirrnng
bunyi bel kampus untuk para Maba mengagetkan mereka berdua . membuat Vano mengingat sesuatu kemudian ia berdiri dari tempat duduknya.
"gue cabut, dan Loh atasin Feli kalo dia nyariin gue"titah Derrel pada Kenzo
"emangnya Loh mau kemana Rel?"tanya Kenzo
"gue ada urusan"jawab Derrel kemudian pergi
"Ck, dasar nyusahin aja tu anak" decak Kenzo
__ADS_1
di sebuah taman yang indah dan tentram yang berada di belakang kampus, ada sebuah kursi tempat santai untuk menenangkan diri, kini hanya ada Zico dan melody ,Zico yang duduk sedangkan melody hanya berdiri karena ia takut untuk duduk berdampingan dengan senior di hadapannya . cukup lama berdiam diri kini melody yang memberanikan diri untuk bertanya.
"emm, kakak senior ada perlu apa memanggilku kemari" tanya melody takut"
"duduklah di samping ku, baru aku akan menjawab pertanyaan mu" titah Zico sambil menepuk tempat duduk yang kosong disampingnya.
"ti-tidak usah kak, a-aku tak apa2 berdiri saja" tolak melody halus
"ck, mau duduk atau aku yang akan memaksa mu duduk"titah Zico kesal
"ja-jangan kak, I-iyah aku akan duduk" jawab melody dan langsung duduk di samping seniornya itu
"Menarik" guman Zico tersenyum tipis
"aku memanggilmu kemari untuk Ingin berterimakasih padamu karena kau sudah menolong nenek ku"jelas Zico
"Ck, dasar belum tua sudah pelupa, maksudku nenek kemari yang loh bantuin di taman pinggir jalan, masi belum ingat?" kesal Zico sampai menggunakan kata "Lo"
"oh o-ody ingat kok kak"jawab Ody takut
"lagian kakak senior ngga perlu berterimakasih kasih, itu sudah kewajibanku sesama manusia hari seling menolong" sambung melody lagi dengan tangannya yang membetulkan kacamatanya yang merosot kebawah.
"yahh, tapi aku harus tetap aja berterimakasih"ujar Zico sontak membuat gadis itu menunduk
__ADS_1
"jadi kalo kamu memerlukan sesuatu atau bantuan dari ku , kau bilang bilang saja aku akan membantumu sebagai balas Budi karena menolong nenek ku dan itu ikhlas" sambung Zico lagi
"emmm, a-anu kak, a-apa Ody boleh meminta bantuan kakak senior?"tanyanya takut2 dengan menunduk malu, sontak membuat Zico mengulas senyum yang tak diketahui gadis berkacamata itu kemudian menetralkan wajahnya menjadi datar
"yah, katakan saja, apa yang harus ku bantu Hmm" ujar Zico sengaja menggoda melody
"eh, a-anu i-itu a-apa kakak" belum sempat melody bertanya Zico semakin gencar menggoda gadis polos itu.
"iya melody katakan saja sayangg" ujar Zico sengaja menyebut nama melody dan menggodanya.
"itu a-anu kak apakah kakak bisa membantu saya meminta tanda tangan kakak senior" ujar melody menunduk dengan wajah memerah malu.
.
.
.bagaimana selanjutnya?
apakah Zico mau membantu melody atau menolaknya?
yukk tunggu selanjutnya yah teman"😘
.
__ADS_1
.
Bersambungg..