
usai perginya Feli dan teman-temannya.
Derrel kembali menatap tajam melody, hingga yang ditatap menunduk takut.
"pergi Sono,, makanya itu mata udah 4 masi aja nggak liat jalan"ucap Derrel ketus kemudian pergi tanpa mendengar melody berbicara.
"yaallah kenapa kak Derrel sangat membenciku, selalu saja ia berbicara kasar, beda sekali dengan kak Zico temanya"guman melody menatap punggung Derrel yang menjauh.
"kamu dari mana aja sih Ody,hilang mulu" ucap Miska entah dari mana membuat melody terjingkrat kaget.
"astagfirullah,, Miska bkin kaget aja" ucap melody mengusap dadanya karna kaget.
"habiss,kamu sih melamun aja, emang pikiran apa sih?"tanya Miska
"tadi aku nggak sengaja numpahin minuman senior wanita" ucap melody lesu
"yaampun terus gimana, marah nggak? kamu nggak di apa-apain kan?" tanya Miska khawatir
"tadi Kaka senior marah,,tapi Alhamdulillah aku nggak di apa-apain kok mis"ucap melody berbohong, ia tak mau temanya khawatir.
"syukurlah,,emang kak senior siapa yang kamu jatuhin minuman nya?" tanya Miska penasaran.
__ADS_1
"emm,,anu i-itu emm,,aku nggak tau namanya, setelah aku meminta maaf padanya, ia langsung pergi" ucap melody gugup takut Miska mengetahuinya.
"masa sih,,ada senior yang nggak bully kamu? em,,maksudku logika aja seorang senior yang minumnya tumpah kena bajunya, kok malah biarin kamu gitu aja, setau aku senior wanita disini banyak yang suka ngebully apa lagi orang seperti kita" jelas Miska heran
"emm,, mungkin senior itu baik, lagipula bagus kan kalau aku ngga di bully, emang kamu mau sahabatn mu ini di bully?" ucap melody pada Miska
"hehe,,yah enggak lah, cuman aku heran aja" ucap Miska tersenyum kikuk
"ya udah jangan di pikirin, lebih baik kita mengumpulkan tanda tangan senior, biar cepat selesai" ujar melody mengalihkan pembicaraan
"oh Iyah aku lupa, tadi aku udah selesai kebetulan kakak spupuku membantu ku"ucap Miska
"wah Syukurlah kalo gitu,"ucap melody tersenyum.
"makasi banyak yah mis, tapi aku udah selesai juga kok" ucap melody.
"HAAH!!!! kok cepet amat Ody ?" tanya Miska binggung pada melody, paskanya hal tersulit meminta tanda tangan pada seniornya yang blagu, apa lagi orang cupu seperti mereka yang memintanya, sudah di pastikan mereka akan menolak
"hehe,,, emm kak Zico yang bantuin" ucap melody tersenyum malu
"cie-cie ternyata kak Zico yang bantuin" goda Miska menyenggol bahu melody pelan.
__ADS_1
"itu sebagai tanda terimakasihnya padaku, karna sudah menemui neneknya" jelas melody yang di jawab Oh ria dari Miska tanda mengerti
"terus Kakak sppu kamu siapa namanya?" tanya melody
"oh aku lupa memberi tahu kamu , kalau Kakak spupuku namanya kak Kenzo Alvaro" ucap Miska
"Hah!!! ka-kak Kenzo sepupu kamu?" tanya melody kaget
" Iyah,emang kenapa? kok kamu kaget sih?" ucap Miska heran
"oh nggak kok, aku cuman kaget aja berarti sepupu kamu itu satu Geng sama kak Zico juga kan?" tanya melody
"Iyah,, udah jangan di bahas lagi, yang penting kita berdua bebas dari hukuman" ucap Miska sumringah
"Iyah akhirnya selesai juga yah , tinggal kumpul TDT aja " ujar melody yang di angguki Miska
"oh Iyah, sebentar lagi kan udah pulang, kamu jadi kan ikut ke kafe buat kerja?" ucap Miska
"astaga ,, aku hampir lupa, jadi kok" ucap melody
"ya udah kita balik ke kelas beres2 perlengkapan ospek dulu" ajak Miska yang di angguki melody tanda mengiyakan,
__ADS_1
kemudian keduanya berjalan menuju kelas ospek mereka .