
sesampainya dirumah Malika
"nggak mau mampir dulu Sur?" kata Malika
"emmm mau sih Lik tapi ini udah malem nggak baik dilihat tetangga" jawab Surya
"hahaha nggak papa kok tetanggaku itu nggak pernah ikut campur urusan orang" jelaskan Malika
"ya tapi tetep gaenak aja lik,aku pulang dulu ya"jawab Surya sambil berpamitan.
"eh eh tunggu sur" kata Malika menghentikan Surya yang menstater motornya
"ada apa?" tanya Surya
ternyata Malika bersalaman dengan Surya dan mencium tangannya.
Surya kaget dengan tingkah Malika yang seperti sudah menjadi istrinya saja. Surya yang polos dan tidak tau yang diharapkan malika pun hanya tersenyum dan langsung pergi begitu saja.
"apa² an si Surya cupu banget deh, udah gua cium juga tangannya kalau gitu bales cium kening aku kek atau pipi aku." grutu Malika yang kesal kepada Surya yang polos.
keesokan hari
Malika sedang menunggu taxi di depan rumahnya, tiba² ada motor dari belakang yang berhenti di depannya.
"lho Lo Sur?" tanya Malika
"iya lah" jwb Surya
"kok Lo kesini ngapain?"
"kamu lupa ya sekarang kita kan pacaran"jwb Surya
"ohh iy"jwb malika singkat
__ADS_1
"aduh gimana nih, kalau sampai satu sekolah tau gua udah pacaran sama si cupu gimana nih gua pasti di ejek habis² san. mana si cupu pake jemput aku lagi" kata Malika didalam hati sambil melamun.
Surya bingung kenapa Malika tidak naik ke motornya malah bengong. Surya pun mengibas ngibaskan tangannya di depan mata Malika.
"Lik kamu nggk PP kan?" tanya Surya
"ohhh iy gpp kok gausah repot² gua bisa naik taxi" jwb malika jutek.
"kenapa sih Malika aku kan pacarnya kenapa dia nggk mau aku barengin ke sekolah.apa karena malu kalau aku cupu? aku harusnya sadar diri juga si" grutu Surya didalam hati.
Malika yang kebingungan sebenarnya dia mau banget dibonceng sama surya. tapi karena gengsi dengan teman sekolahnya karena takut ketauan kalau pacarnya cupu akhirnya Malika memutuskan untuk menghentikan taxi yang melintas.
sesampainya di sekolah
"haloo gaes" sapa Malika
"ihh Malika cie ciee" kata Anisa
"yang tadi malem nonton film di pojokan siapa ya" sindir Anisa
"ehh apaan sih nis jangan ngade² Lo" jwb malika marah
Anisa melihat Malika di bioskop karena Malika sedang nonton film itu juga,tetapi Malika tidak sadar kalau disitu ada Anisa.
waktu geng Malika mau nimbrung percakapan Anisa dan malika, Bu Nia guru sejarah Indonesia malah masuk dan mereka semua diam dan menjalankan pembelajaran dengan baik.
waktu istirahat seperti biasa Malika dan gengnya ke kantin
"Mbk pesen mieso 4 sama es jeruk 4 ya"teriak Malika memesan makananan.
tiba-tiba ada Surya lewat dan mereka saling bertatapan. Surya menjatuhkan buku kecil yang isinya puisi-puisi yang Surya buat untuk malika.
Malika yang melihatnya langsung mengambil dan menyembunyikannya di sakunya.
__ADS_1
teman-teman nya tidak sadar Surya lewat dan memberi buku kepada Malika karena mereka sibuk makan.
di kursi taman sekolah
Malika duduk sambil mengambil buku yang diberikan Surya karena dia penasaran.
dia membuka halaman pertama,
untuk Malika
dari Surya
aku membuat buku ini semalam setelah aku pulang dari rumahmu Lik. buku ini aku buat karena aku baru pertama kali pacaran. aku berharap kamu adalah cinta sejati ku dan pacar pertama dan terakhirku.
aku nggak tau apa kamu benar-benar suka sama aku. tugasku hanya menjaga,mencintai, dan mengagumimu....
aku tau aku jelek, aku cupu, aku tak sekeren kak Martin. aku tau kamu malu punya aku, aku janji aku nggak akan kasih tau orang-orang tentang hubungan kita.
Malika membacanya sambil menangis karena terharu, dia tidak pernah menyangka kalau perasaan Surya kepadanya itu tulus.
belum sempat Malika membaca halangan berikutnya dia sudah berlari ke kamar mandi untuk membasuh mukanya karena air matanya membuat pipinya kaku.
ternya Surya dari tadi mengintip Malika di belakang tembok kelas dekat taman.
"kenapa Malika nangis membaca itu? apa itu artinya dia punya perasaan sama aku?" tanya Surya kepada dirinya sendiri.
saat Surya ingin kembali ke kelas dia malah bertabrakan dengan kak Martin yang sedang membawa minuman jus di tangannya.
"baj*****n ya lo, apa-apaan ini gara-gara kamu baju gua basah an***g" marah kak Martin yang membuat orang-orang berkumpul dalam sekejap.
"maa maaf kak aku nggak sengaja" jwb Surya menundukkan kepalanya.
Martin menenteng kerah Surya dan memukulnya, duoss.... suara pukulan yang sangat kencang.
__ADS_1