
sudah seminggu berlalu dan selesai nya kegiatan ospek Para Maba NuSA Jaya , hari-hari yang di lewati melody selama seminggu membuat nya legah, karena orang yang memaksanya menjadi pacar sekaligus babunya selama seminggu itu, sedang mengikuti ekskulikuler yang entah kapan berakhirnya, bersama dengan anggota nya diluar kota, hingga ia merasa lega.
"Ody,, gimana kerja mu di kafe mamaku?"tanya Miska ,saat ini mereka berada di dalam kelas.
"Alhamdulillah lancar, kafenya juga rame,tapi kalau untuk bernyanyi? aku masih jarang sekali bernyanyi , masi malu..lagian kamu nggak ada juga dan aku masi belum terbiasa"ujar melody pada Miska
"maaf yah,,dalam waktu seminggu aku jarang datang karna sedang mengurus hal penting" ucap Miska merasa tak enak hati karena berjanji akan menemani temanya untuk bernyanyi .
"nggak apa-apa kok,, kamu juga kan sibuk dan aku mengerti itu" ucap ku tersenyum tulus
"makasih yah" ucap Miska memeluk ku dari samping
Tess tessss tesssssssss
perhatian untuk para Maba jam 11 siang nanti segera berkumpul ke ruang aula !!!!
__ADS_1
"sepertinya para senior sudah kembali dari kegiatan mereka" ucapku yang sudah deg-degan Karena akan bertemu lagi dengan kak Derrel
"Iyah,, kak Kenzo memberitahu ku tadi malam bahwa pagi ini mereka sudah tiba di kampus dan akan mengumpulkan tugas yang mereka berikan" jelas Miska padaku
"hah,,, benarkah?" ucap ku mendesah kasar , sepertinya aku akan di perintah olehnya
"di perintah oleh siapa Ody?? dan kenapa wajah mu di tekuk seperti itu, seperti sedang memikirkan sesuatu?" tanya Miska
"yah aku sedang memikirkan sesuatu Miska?"ucap ku mengusap wajah ku gusar
"sepertinya aku harus menceritakan nya pada Miska, dari pada ia harus tau sendiri dan marah pada ku tak mau berteman lagi, lebih baik aku ceritakan saja"guman ku
"Ody,,,,melodyyyyy kenapa diam ?" ucap Miska mengagetkan lamunanku.
"ha!!! Iyah Miska emm,,, maksudku,aku akan menceritakan nya tapi kau harus berjanji setelah mendengar nya jangan berteriak dan Jang memberitahu kannya pada siapapun itu" ucapku dengan wajah serius.
__ADS_1
"Iyah,,aku janji" ucap Miska sembari menautkan jari kelingking nya padaku, tanda bahwa ia tak mengingkari janjinya.
"sebenarnya,, a-aku di paksa jadi pacar sekaligus babunya kak Derrel"ucapku sontak membuat Miska ingin berteriak karena kaget, buru-buru aku membekap mulutnya.
"ha!! bagaimana bisa kak Derrel menyuruh mu menjadi pacar sekaligus babunya? aku sungguh tak percaya dan bagaimana bisa kalian , maksudku kak Derrel mengenal mu? yang bahkan merupakan Mahasiswa baru di kampus ini" tanya Miska bertubi-tubi
"ceritanya panjang Miska"ucapku menunduk lesu mengingat kejadian tempo hari.
"cerita yang intinya sja Ody" ucap Miska yang sudah penasaran.
"waktu itu,,,saat aku menemani mu ke kantin aku pamit ke toilet, tapi sebelum menyempatkan diri ke toliet aku mendengar suara aneh, kemudian aku mencari asal dimana suara aneh dan setelah mendengar dengan teliti,, suaranya berasal dari perpustakaan,dan aku pun masuk tanpa mengetuk pintunya, setelah masukkk,,, a-aku,,,melihat,,,"ucapku menjeda tak mau mengingatkan kejadian itu lagi.
"melihat apa Ody, cerita kan sja jangan membuat ku pemasangan"ucap Miska yang mulai kesal dengan ku
"a-aku,,,aku tak sengaja me-melihat kak Derrel dan kekasihnya sedang berciuman dan betapa bodohnya aku disaat aku akan segera kembali agar mereka tak melihat ku,,,aku tak sengaja menjatuhkan buku yang berakibat tertangkap basah oleh kak Derrel karena sudah melihat mereka" ucapku menundukkan wajah ku yang sudah memerah mengingat betapa malunya aku.
__ADS_1
bersambung....