
"a-ada apa kak Derrel?" Ucap melody yang kini sudah menghadap Derrel dengan menunduk.
"Sebagai pacar Lo! Gue nggak di suru masuk" ucap Derrel dengan datar
"Hah!!" Ucap melody tak mengerti
"Ck, Lo itu selain jelek, bodoh juga yah! Maksud gue itu, Lo nggak nyuruh gue mampir ke rmh Lo, nggak sopan banget udah di anterin lagi"decak Derrel
"Maaf kak,,"ucap melody pada Derrel yang memutar bola matanya jengah
"Ck, lama Lo!"ucap Derrel yang berjalan mendahului melody menuju pintu rumah gadis cupu itu.
"Ada apa dengannya? Aku kira orang kaya seperti nya tak Sudi untuk menginjakkan kakinya di rumah yang lusuh seperti rumah ku ini" guman melody yang masi melamun
"Mo sampai kapan Lo berdiri disitu, cepetan gue udah kesemutan ni" ucpa Derrel kesal yang melihat melody tak kunjung membuka pintunya.
__ADS_1
"Eh,,,i-iyah kak"ucap melody
Tersadar dari lamunannya, melody buru-buru menghampiri Derrel yang sudah menunggu nya untuk mempersilakan masuk ke dalam rumah nya.
"Assalamu'alaikum"salam melody yang di balas dari dalam
"Waalaqumsalam nak" ucap ibu Rina yang sudah membukakan pintu
"Loh,,siapa ini nak?"tanya ibu Rina bingung yang melihat sosok laki-laki tampan yang berdiri di belakang anaknya ini.
"Hallo Tante? Perkenalkan saya pacarnya anak Tante" ucap Derrel sambil mencium punggung tangan ibu Rina .
Sedangkan ibu Rina sungguh syok dengan perkataan laki-laki tampan yang mengaku sebagai kekasih anaknya ini. Ia sunggu tak percaya, paskanya melody tak perna menceritakan tentang seorang laki" dan juga bagaimana bisa anaknya yang notabennya adalah gadis yang jauh di katakan cantik , dengan gaya yang super norak di mata orang, kini memiliki kekasih yang sangat tampan mempesona.
Jangan tanya lagi soal ekspresi melody yang melongo tak percaya. Ini sungguh di luar nalar , pikirnya Derrel ogah tak mau mengakuinya sebagai pacar , ia juga tak mempermasalahkan toh memang kenyataannya ia sungguh tak pantas dengan Derrel .
__ADS_1
Tapi kenapa pria disampingnya, memperkenalkan diri sebagai kekasihnya, apa yang pria itu pikirkan membuat melody tak mengerti dengan pikiran senior nya.
"Apa benar nak yang dikatakan pria ini?"tanya ibu Rina pada yang masi tak percaya
"Emm,,i-iyah ibu" ucap melody menunduk takut , takut di marahi ibunya.
"Syukurlah nak , ternyata ada orang yang menyukai mu , ibu pikir kau akan menua seorang diri jika suatu saat ibu ikut ayah mu" ucap ibu Rina yang menghambur peluk anaknya hangat
"I-ibu jangan bicara seperti itu! Ibu nggak bakalan kemana-mana ,ibu akan selalu bersama Ody "ucap melody yang membalas pelukan ibunya .
Dua orang itu yang sedang sibuk berpelukan telah melupakan pria yang menatap mereka bingung.
"Apa yang mereka bicarakan? Tapi yang gue lihat anak dan ibunya ini saling menyayangi satu sama lain, sungguh harmonis sekali" guman Derrel yang sedikit terharu melihat kedekatan anak dan ibu.
Tak seperti dirinya yang jarang bertemu dengan ayahnya yang selalu sibuk dengan pekerjaannya, dan melupakan anak laki-laki semata wayangnya, yang butuh akan kasih sayang dari seorang ayah .
__ADS_1
Mengingat itu membuat Derrel muak akan semuanya , percuma ia memiliki segalanya tapi ia tak perna merasakan kasih sayang yang orang tuanya berikan, Sehingga ia tumbuh menjadi anak berandal.