PacarKu Cupu

PacarKu Cupu
Part 43


__ADS_3

"a-aku,,,aku tak sengaja me-melihat kak Derrel dan kekasihnya sedang berciuman dan betapa bodohnya aku disaat aku akan segera kembali agar mereka tak melihat ku,,,aku tak sengaja menjatuhkan buku yang berakibat tertangkap basah oleh kak Derrel karena sudah melihat mereka" ucapku menundukkan wajah ku yang sudah memerah mengingat betapa malunya aku.


"WHAT !!!! Miska kau harus tau, dari info yang aku dengar dari sepupuku,,!! kak Derrel tak akan melepaskan orang yang sudah memergoki nya sedang melakukan hal seperti itu,,astaga Ody jadi begitu ternyata" ucap Miska dengan kaget nya


"Iyah,mungkin itu sebabnya kak Derrel menjadikan ku babunya" ucap ku


"tapi kenapa kak Derrel menjadikan mu pacarnya, bukan kah ia masih berpacaran dengan kak Feli?"ujar Miska tak percaya


"entahlah Miska,, aku juga tak mengerti, mungkin kak Derrel hanya membalasku karena sudah memergoki mereka" ucapku seraya menunduk


"kamu yah sabar yah,,maafkan aku yang tidak bisa membantu mu kalau soal ini mengenai kak Derrel di karenakan keluarga nya orang yang berkuasa di kota ini," ucap Miska sembari memasang wajah senduh


"Iyah,, nggapapa kok Miska jangan cemaskan aku" ucapku tersenyum padanya untuk meyakinkan bahwa aku bisa menangani masalah ku sendiri


"yah sudah Jang dipikirkan,,sekarang kita hary menuju ke ruang aula" ucapku mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


"yukkk, jangan sampai terkena hukum man" ajak Miska padaku lagi...


Ruang aula.


tempat berkumpulnya para Maba untuk mengumpulkan tugas yang di berikan senior.


"selamat siang untuk para Maba" sapa Derrel selaku ketua Ospek.


"selamat pagiiii para senior !!" ucap para Maba


"sudah kak"ucap para Maba serempak.


"bagus,, sekarang kumpulkan tugas kalian pada orang yang bagian depan" ucap Derrel sembari menampilkan senyuman yang menawan membuat para Maba wanita terpesona akan ketampanannya.


"Fani ,,,tolong hitung semua buku yang ada apakah sudah terkumpul" titah Derrel pada Fani selaku sekretaris ospek

__ADS_1


"semuanya sudah terkumpul,dan sudah di tanda tangani semuanya" jelas Fani pada Derrel


"baiklah, terimakasih untuk para Maba yang sudah tertib dan melaksanakan tugas kalian dengan baik, sekarang saya sebagai ketua ospek menyatakan bahwa kegiatan ospek telah selesai pada hari ini" ucap Derrel dengan gaya elegan nya , yang di soraki para Maba


"baiklah, sekarang kita akan penutup kegiatan ospek ini dengan berdoa menurut kepercayaan kita masing-masing,,,berdoa di mulai" ucap Derrel lagi


semua para Maba pun berdoa sesuai kepercayaan agama mereka masing-masing.


setelah berdoa Derrel pun membubarkan para Maba untuk kembali pada kelas mereka masing-masing, dan kegiatan belajar nya di mulai pada hari Senin besok.


saat ini melody berjalan seorang diri menyusuri koridor kampus karena Miska sedang pergi ke toilet dan menyuruh nya untuk duluan ke kelas.


saat melewat perpustakaan melody mempercepat jalannya agar tak bertemu dengan Derrel, namun tiba-tiba ada yang menarik lengan nya kasar, hingga melody berbalik menubruk dada bidang yang keras membuat nya meringis kesakitan.


saat mengangkat wajahnya untuk melihat siapa yang telah menarik nya, kini ekspresi nya berubah menjadi pucat, ia menelan ludah nya susah payah saat melihat orang yang didepannya, adalah Derrel alexandry kenziro, senior yang seminggu ini tak mengganggu ketenangan nya, kini berada didepan menatap nya dengan tajam . dengan senyum yang tak dapat di artikan melody.

__ADS_1


__ADS_2