
Tersadar dengan kehadiran seniornya, melody melepaskan acara berpelukan nya dengan sang ibu.
"Emm,, maaf kak, aku lupa kalau masi ada kak Derrel disini" ucap melody seraya menunduk
"Eh Iyah maaf yah nak! Ibu sampe lupa kalau ada tamu,,ayo masuk dulu" ajak ibu Rina yang pada Derrel yang membalas dengan senyum ramah.
Kemudian mereka pun masuk kedalam rumah, ibu dan melody yang duluan masuk ke ruang tamu di ikuti Derrel yang masi menatap Warna cat dinding yang sudah memudar di ruang tersebut ! Entah apa yang ia pikirkan.
"Ayo nak duduklah, maaf kursi kami ini sudah lusuh, tidak apa-apa jika nak?" Ucap ibu Rina menggantungkan kata nak karena ia belum mengetahui nama dari kekasih anaknya.
Mengerti dengan ucapan ibunya melody, Derrel dengan sigap menjawab pertanyaan ibu Rina yang belum mengetahui namanya.
"Nama saya Derrel Bu,, jadi panggil saja Derrel dan tak apa-apa ko Bu, kursinya juga masi nyaman untuk di duduki" jawab Derrel tersenyum ramah.
__ADS_1
Melihat interaksi antara Derrel dengan ibunya melody di buat melongo tak percaya, dengan apa yang dilihatnya, seorang Derrel alexandry kenziro yang di kenal sebagai orang yang sombong, dan angkuh dengan sikapnya yang dingin terhadap seseorang, kini sangat berbeda dengan apa yang di lihatnya,
Paskanya Pria itu sangat sopan dan ramah terhadap ibunya, dan jangan lupa senyum yang ia tunjukkan pada ibu nya melody adalah senyum tulus
menurut melody dalam penglihatan nya.
Bahkan selama kegiatan ospek melody tidak pernah melihat senior nya itu tersenyum ramah pada seseorang, maka itu sebabnya ia merasa gugup jika berdekatan dengan Derrel .
Apalagi jika ia sudah menyayangi seseorang, maka ia tak akan pernah melepaskan nya dan menjaganya.
"Apa ini benar kak Derrel yang terkenal dengan sikap dinginnya? Kenapa dia bersikap sopan dan ramah pada ibu? Aku sungguh tak mengerti dengan sikapnya?" Guman melody yang masi menatap Derrel sedari tadi.
Merasa ada yang sedang memperhatikannya! Derrel pun mengalihkan tatapannya ke samping wanita paruh baya yang ia tau adalah ibu dari kekasih cupunya itu, dan sosok yang di tangkap adalah Melody, pelaku yang sedang menatap nya.
__ADS_1
"Mengapa sicupu menatap gue seperti itu?" Guman Derrel dengan alis sebelah terangkat.
Tersadar dengan sepasang mata elang yang kini menatap nya balik, membuat melody buru-buru memutuskan kontak matanya mengarah ke sebarang arah .
"Dasar baru ditatap seperti itu aja udah gugup" guman Derrel disertai senyum devilnya, membuat melody merinding.
"Bodoh sekali kau Ody !! Kenapa aku menatap nya tadi? Bagaimana kalau sampai aku kena masalah lagi" guman melody yang sedang menunduk.
"Ody kenapa diam? Kasian nak Derrel pasti sudah haus ! Sana kamu tanyakan padanya pacarmu" ucap ibu Rina menyadarkan melody yang masi sibuk dengan pikirannya.
"Ah,,, i-iyah eh a-anu,,maksudku iya ibu" ucap melody tergagap
membuat Derrel yang sedang memperhatikan nya tersenyum sekilas kemudian menetralkan wajahnya kembali datar, tak mau jika melody melihatnya tersenyum.
__ADS_1