PacarKu Cupu

PacarKu Cupu
Part 33


__ADS_3

Tess Tess teesss


pengumuman untuk para Maba untuk segera berkumpul di aula, jika terlambat maka kalian akan tanggung konsepkuensi nya.


setelah mendengar arahan mereka segera ke ruangan aula dan berkumpul pada barisan yang di sesuaikan dengan jurusan mereka masing-masing.


"selamat pagi para Maba"sapa Derrel


"selamat pagi senior" ucap para Maba


"hari ini adalah hari pertama kalian, untuk menjalankan tugas kalian,jadi saya selaku ketua penyelenggara ospek mengucapkan selamat menjalankan tugas selama seminggu, jika dari kalian belum ada yang mengumpulkan tugas selama seminggu ini, maka kalian akan siap menerima hukuman yang akan di berikan senior kalian" jelas Derrel


"APA KALIAN MENGERTI !!!" Ucap Derrel tegas


"Mengerti senior" ucap para Maba


"baiklah, tugas kalian di mulai dari sekarang, dan BUBARR !!!" ucap Derrel


kini para Maba sudah bubar pada barisan mereka dan menjalankan tugas, yaitu mengumpulkan tanda tangan para senior.

__ADS_1


"Melody" teriak seseorang dari belakang, membuat sang empu yang namanya di Teriak ii membuatnya menoleh.


"a-ada apa kak senior" ucap melody mengetahui yang memanggil nya adalah Zico.


"sudah ku bilang panggil saja kak Zico" ucap Zico yang sudah berhadapan dengan melody


"i-iyah kak seni' eh maksudnya kak Zico" ucap melody gugup membuat Zico terkekeh


"jangan terlalu gugup seperti itu Mel, aku hanya mau melunasi janji ku" ucap Zico


"janji apa yah kak?" tanya melody bingung


"ah Iyah kak, Ody lupa" ucap melody menunduk


"dasar pelupa" ucap Zico gemas sembari mengacak rambut melody membuat, melody malu


"sesuai perjanjian aku akan membantumu, sekrang berikan buku tanda tangan nya padaku" ucap Zico


"tapi kak Zico ikhlas kan bantu Ody" tanya melody dengan polosnya

__ADS_1


"nggak !!! ya iyalah ikhlas melody, sekarang berikan bukunya padaku Ody,," ucap Zico gemas pada adik tingkatnya yang satu ini.


"i-ini kak!! terimakasih sudah bantu" ucap melody yang di balas Zico tersenyum padanya


"kalau begitu kau tunggulah di kelas, nanti aku akan memberikan bukunya padamu" ucap Zico


"i-iyah kak,kalau begitu aku pamit ke kelas dulu kak" ucap melody yang di angguki Zico kemudian pergi


dari kejauhan sepasang mata sedang memperhatikan mereka, dengan tatapan yang sulit di artikan.


Sepasang mata yang memperhatikan melody dan zico adalah Derrel, paskanya dari para Maba yang memasuki ruangan aula, matanya hanya menatap gadis berkacamata dengan rambut yang di kepang itu, sedari tadi hanya menunduk hingga BuBAR nya para Maba, ia mengikuti pandangan nya pada gadis berkacamata itu, sampai nampaklah sosok laki-laki yang ia kenali sedang menghampiri gadis itu siapa lagi yang di lihatnya melody babunya dan Zico sepupunya.


"mereka sedang apa, berbicara hanya berdua saja dan apa-apaan ini kenapa Zico mengacak rambutnya segala" guman Derrel penasaran.


"woyy,, ngapain Lo disini sendirian? Lo lagi liat siapa sih?" ucap Kenzo mengikuti arah pandangan Derrel.


setelah mengikuti arah pandangan Derrel, Kenzo menangkap sosok seorang wanita dan pria sedang berbincang entah apa yang mereka bicarakan, membuat Kenzo tersenyum tipis menatap pada ketuanya ini yang sedang penasaran pada gadis berkacamata itu.


munculah ide kenzo untuk Derrel.

__ADS_1


__ADS_2