
"Eh..a-ada apa ibu?"jawab melody yang tersadar dari lamunannya.
"maksud ibu ? kamu tidak keberatan kan jika kekasih mu akan meluangkan waktu nya untuk makan bersama kita di lain waktu kan?" Tanya ibu Rina menatap melody .
"Hah!?..."Beo Melody bingung serta melirik Derrel yang menatap nya tajam dalam arti Pria itu kini sedang memberi kode untuk melody mengiyakan ucapan ibunya.
"Eh i-iyah.. a-aku tidak keberatan kok"ujar melody sembari tersenyum paksa .
"Tuh kan!! Ody tidak keberatan sama sekali!? lagi pula kan nak Derrel adalah kekasih nya masa tidak diizinkan"ujar Ibu Rina sembari tersenyum ramah pada Derrel
"ohiyah ibu..kalau begitu saya pamit dulu takutnya keburu kemalaman"pamit Derrel lagi sembari mencium punggung tangan ibu Rina
"Iyah hati-hati nak"ucap ibu Rina
"aku pamit dulu yah sayang?"pamit Derrel tersenyum menatap melody disertai mengacak rambut nya gemas.
"i-iya...kak hati-hati"ujar melody yang di angguki Derrel sembari menampilkan senyumnya pada gadis dihadapannya, sontak membuat melody gugup ditambah lagi ia merasa kurang nyaman mendengar ucapan kata sayang dari Derrel.
"Senyumnya itu bahkan sangat terlihat palsu di mataku, pria ini sungguh pintar dalam ber-akting"Guman melody menatap mobil Derrel yang sudah menjauh dari pekarangan rumah Melody, Sedangkan ibunya sudah masuk lebih dulu.
__ADS_1
Di tempat lain.
Di mansion milik keluarga Zico.
Oma Mona sedang bercerita dengan Zico yang sedang duduk di ruang keluarga mereka.
"cucuku? besok kau harus membawa melody lagi ke sini yah!! Oma sangat senang di gadis itu,dia sangat polos dan baik sekali" ujar Oma Mona menatap Zico yang sedang fokus dengan ponsel nya kini menatap Omanya.
"untuk apa Oma? bukannya Kemarin melody dari sini?"ucap Zico menatap jengah Omanya itu.
"Itu kemarin!! yang Oma minta besok!! kau harus membawa melody kesini, Oma sangat rindu padanya?"perintah Oma Mona pada Zico yang memutar bola matanya jengah. dengan sikap bar-bar Omanya ini.
"Tidak bisa Oma"ujar Zico kemudian membalas chatting dari kekasih nya.
"Melody baru saja usai ospek Minggu kemarin dan mulai besok mereka akan Belajar sampai sore Oma, Jadi gadis itu tidak ada waktu untuk bertemu dengan Oma"jelas Zico lagi
"Begitu yah..?"Ujar Oma Mona kecewa .
Melihat dari raut wajah Kecewa Omanya Zico pun merasa tak tega.
__ADS_1
"Begini?..nanti akan ku usahakan untuk membawa melody bertemu dengan Oma, tapi bukan sekarang ataupun besok?! Zico tidak mau membuat Oma berharap, tapi pasti Zico akan menempati janji Zico membawa melody kesini"ujar Zico pada Omanya
"Benarkah?"ujar Oma Mona senang.
"Iyah Oma...tapi Zico belum tau pasti akan membawa melody kesini!! Oma sabar saja yah Zico akan usahakan"ucap Zico tersenyum pada neneknya
"terimakasih cucu Oma yang paling ganteng"ucap Oma Mona sembari memeluk Zico dengan sayang.
"Sama-sama Oma ku tersayang"sahut Zico membalas pelukan Omanya.
"Oh Iyah Oma sampai lupa menanyakan sesuatu padamu?"ujar Oma pada Zico.
"apa itu Oma?"tanya Zico sembari melepaskan pelukannya.
"Kamu masih menjalin hubungan dengan kekasih mu itu?"tanya Oma Mona menatap Zico serius.
"Iyah Oma ..memangnya ada apa? apa Oma akan melarang ku berhubungan dengan--?"belum sempat Zico berbicara Omanya sudah memotong pembicaraan nya
"karena kamu sudah berjanji akan membawa melody kesini lagi?, maka Oma akan merestui hubungan kalian berdua" ucap Oma membuat Zico tersenyum.
__ADS_1
"Benar ni Oma?"tanya Zico tak percaya yang dibalas anggukan dari omanya.
"makasi yah Oma"ucap Zico mencium pipi omanya.