
Suasana Hening yang tercipt, di antara melody dan Zico, kini keduanya larut dalam pikiran masing-masing.
Zico sendiri bingung harus bercerita tentang apa, pada gadis di sampingnya, karena nyatanya mereka belum saling mengenal dengan baik.
memacu perjalanan yang cukup jauh, jarak antara kampus dengan mansionnya Zico.
mereka pun telah tiba di salah satu mansion yang mewah dan sangat luas, dimana mansion milik Zico yang mereka datangi.
sesampainya mobil Zico memasuki halaman yang luas, yang terdapat kolam renang dan taman yang indah, membuat melody terkagum-kagum, ia tak percaya akan datang di sebuah rumah yang mirip seperti istana baginya, membuatnya ragu untuk masuk.
Zico langsung turun dan membukakan pintu untuk melody di lihatnya gadis itu kesusahan membuka pintunya, karena bagi Melody yang tentunya orang tak berada, merupakan pertama kalinya ia menaiki mobil sport mewah.
sehingga ia tak tau cara membuka pintunya.
Zico pun memaklumi itu dan membantu membuka pintu mobilnya agar Melody, segera keluar.
"Jika mau membuka pintu mobilnya, kau tekan saja tombol ini, kemudian tarik gang pintu mobilnya seperti ini, biar lain kali kalau kau menaiki mobil seperti ini l, kau bisa membukanya sendiri, mengerti?" jelas Zico sambil mempraktikan cara membuka pintu mobilnya pada Melody.
"Me-mengerti kak"ucap melody gugup, sedari tadi ia menahan nafasnya, karena jarak Zico denganya sangat dekat, membuat jantungnya berdetak tak beraturan.
"Good girl"ucap Zico kemudian mempersilakan melody keluar dari mobil.
"Ayo" ajak Zico setelah melody keluar dari mobilnya.
setelah melody keluar, ia terpaku menatap rumah yang berkali-kali lipat lebih besar dari rumahnya yang sangat minimalis kecil, membuatnya melongo dan ragu untuk masuk.
saking kagumnya ia membuka mulutnya. Zico yang menyadari bahwa gadis itu sedang melongo hanya bisa menahan senyumnya.
__ADS_1
"udah, liatnya biasa aja, mulutnya ngga usah di pangap juga" ucap Zico sukses membuat melody segera menutup mulutnya disertai malunya.
"ayo, kenapa masi disitu!! nenek udah nunggu dari tadi" ajak Zico
"eh,i-iyah kak" ucap melody mengikuti belakang Zico, sampainya di depan pintu utama ia segera melepaskan sepatunya, namun buru" dicegah Zico.
"eh, mau ngapain? kok sepatunya di lepas?" tanya Zico heran
"a-anu kak, bukannya memang kalau sebelum masuk ke dalam rumah harus buka sepatunya dulu, melody udah sering gitu kalo mau masuk rumah" ucap melody dengan wajah polosnya, sontak membuat Zico melongo
"ha!!! kok bisa gitu" tanya Zico heran, paskanya di ia memasuki rumahnya tak perlu repot-repot melepaskan sepatunya, toh sudah kebiasaan orang kaya .
"nanti lantainya jadi kotor kak, kalo gak dilepasin sepatunya" ujar melody polosnya membuat Zico tertawa
"ta-tapi kak kalau Lan...," belum sempat melanjutkan katanya Zico sudah menatapnya tajam seolah tak mau di bantah, setelah itu ia memakai sepatu nya kembali.
setelah memasuki pintu utama, mereka sudah di sambuti dengan pelayan Zico yang berdiri menyambut nya.
"selamat datang tuan muda" sambut kepala pelayan yang di angguki Zico
"dimana nenek dan nyonya?" tanya Zico
"nyonya besar sedang di kamarnya tuan, kalau nyonya sedang keluar bertemu dengan rekan sosialitanya" jelas kepala pelayan pada Zico yang hanya di balas tarikan nafas panjang.
"baiklah ,,aku akan ke kamarku sebentar, kau antarkan di ke ruang utama , aku akan menyusul nya bersama dengan nenek" titah Zico kepada kepala pelayan
__ADS_1
"kau tak keberatan jika harus menunggu sendirian?" tanya Zico pada melody
"i-iyah kak" ucap melody
"baiklah aku hanya sebentar sja, kau tunggulah" ucap Zico yang di angguki melody kemudian pergi
"mari nona" ucap kepala pelayan menuntun melody keruangan utama,
setelah memasuki ruangan utama lagi" melody di buat terkejut........
.
.
.
.
.
kira" apa yang dilihat melody sehingga membuat nya terkejut.....???
sering mampir yah kak..
jangan lupa komentarnya dan like🙏🙏
salam sayang dariku😘
__ADS_1
bersambung.......