
20:09 Malam.
Waktu menandakan 20:09 malam yang artinya penghuni rumah akan segera beristirahat. kebiasaan Melody yang tidur Lebih awal Begitu juga dengan Derrel yang tak enak hati jika harus berlama-lama Di rumah gadis itu, ia tadi di beritahu kan ibu melody jika tidak baik kalau tamu pria terlalu Lat disini takutnya tetangga akan memikirkan hal yang tidak-tidak.
jadi ia memutuskan untuk berpamitan pada ibu dan juga melody , yah walaupun memang ia juga tidak ingin berlama-lama.
Jika tidak punya malu dan merasa tak enak hati pada ibu melody, maka Derrel akan segera pergi dari rumah itu sekarang juga, dan tanpa membuang waktunya yang malas melihat wajah membosankan melody, Tapi niatnya Ia urungkan karena ia masi mempunyai hati nurani dan imejnya yang menghormati Orang yang lebih tua darinya.
Kini Derrel sudah berada di teras rumah melody diikuti melody dan ibunya yang berada di belakang nya. sebelum menuju mobil Lamborghininya , Derrel pun segera berpamitan kepada dua wanita yang berbeda Usia itu.
"Ibu? Derrel pamit dulu yah..."ujar Derrel yang mencium punggung tangan ibu Rina yang dibalas usapan lembut di rambut lebatnya.
__ADS_1
"Iyah... hati-hati yah nak?! jangan ngebut bawa mobilnya yah?"nasehat ibu Rina sembari tersenyum Pada Derrel.
"Iyah Bu..terima kasih atas jamuan makan nya"ujar Derrel tersenyum ramah pada ibu Rina.
"Tidak perlu berterimakasih kasih nak Derrel?! harus nya ibu yang sangat berterimakasih kasih sudah mau mengantar melody dan makan bersama kami, walaupun masakan ibu tidak terlalu mewah seperti Makanan di rumah mu nak"ujar Ibu Rina sedikit merasa tak enak.
"jangan berkata seperti itu Bu.. masakan ibu sangat lezat aku sangat menyukai nya.. kapan-kapan bolehkah aku ke sini lagi untuk makan bersama kalian?" tanya Derrel sedikit menahan malu dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, Entah mengapa Ia sungguh menyukai masakan Ibu Rina yang seperti masakan Mamanya .
"Apa....Tidak keberatan--..?"tanya Derrel dengan padangan nya menatap gadis di samping ibu paruh baya itu?! Derrel mengangkat alis nya sebelah menatap melody bingung, dikarenakan sejak tadi gadis itu hanya menunduk kan kepalanya dan tidak berkata apapun padanya. sehingga ia menatap melody dari tadi dengan wajah datarnya.
sedangkan yang di tatap belum menyadari nya.
__ADS_1
Melody yang hanya menunduk kan kepalanya saja tidak tau harus berbicara apa pada Derrel. Ia masi terlalu gugup pada pria tampan itu. dan juga ia masi Memikirkan Hubungannya bersama Derrel?! ia tidak habis pikir dengan pria itu? kenapa dirinya harus menjadi pacarnya ?
padahal pria itu sudah mempunyai kekasih dan yang melody lihat Derrel pasti sangat mencintai wanita yang bernama Feli itu, memikirkan saja membuat melody pusing.
Namun lamunannya Buyar saat ibunya Rina menyenggol pelan lengannya agar segera Tersadar jika Derrel sedari tadi menatap gadis itu?! Mungkin untuk sekedar basa-basi sebentar sebelum Pria itu meninggalkan pekarangan rumah Melody.
"Oh Melody tidak keberatan sama sekali kok nak..Bukan begitu Ody--?"ujar ibu Rina yang menatap ke samping, dimana melody yang masi berdiam diri dengan menundukkan kepalanya.
"Eh..a-ada a-apa ibu?"tanya melody gelagapan ia tersentak karena ibunya menyenggol lengan nya, kemudian terkejut karena matanya tidak sengaja Menatap tatapan Derrel padanya.
membuat dirinya semakin grogi .
__ADS_1