
Namaku Dinda Putri Atmaja biasa dipanggil Dinda, aku masih duduk di bangku 3 SMA. Saat ini aku tinggal dengan ibuku seorang, karena ayahku telah meninggal beberapa tahun yang lalu akibat penyakit yang deritanya.
Pada saat itulah dimana masa2 aku rapuh,
Aku sangat terpukul atas kepergian ayahku yang sangat aku sayangi.
Tapi beruntunglah aku masih memiliki ibu dan seorang sahabat yang selalu ada untukku mendukung dan menasihatiku agar tidak terlalu terpuruk dengan keadaan,karena hidup harus berjalan dan luka akan sembuh seiring berjalannya waktu.
Sampai akhirnya aku bisa melewati masa terpuruk itu.
Dan hari ini aku berencana mengantar sahabatku yang selalu ada untukku Bunga lestari biasa aku panggil bunga ke bandara
Eits.. Bukannya dia yang pergi ya! Tapi kami hendak menjemput seseorang.
"Dinda, bangun sayang itu ada bunga didepan nyariin kamu, ucap ibuku sambil menarik selimutku.
" hmm... 5 menit lagi bu, jawabku dengan suara srak.
"gak ada 5 menit lagi sayang, kamu liat dulu jam berapa sekarang, omel ibuku
Akupun mengerjapkan mataku yang masih berat ini melihat jam yang terletak di meja samping ranjangku.
" Aaahhh!!... Sontak aku bangun dan masuk kamar **mandi, ibu kok gak bangunin aku, aku kan ada janji mau antar bunga ke bandara teriaku dari kamar mandi.
__ADS_1
" yang tadi apa namanya kalo gak ngebangunin," gerutu ibu dinda hanya bisa menggeleng melihat tingkah anak semata wayangnya.
Selesai dengan ritual mandiku aku cepat2 keluar dan menuju lemari memilih pakaian yang akan aku kenakan,dan memoles sedikit make up tipis kewajahku yang memang sudah cantik alami sie hehe
"jalan sekarang, tanyaku pada bunga yang duduk di sofa tengah asik memainkan ponselnya.
" Iyalah din, lama banget sih lo Ini pasti paman gue ngomel ntar udah buat dia nunggu lama di bandara, ucapnya sambil melihat jam di ponselnya
"ya maaf gue bangunnya kesiangan...ya udah yuk buru kasian paman lo nunggu lama, ucapku menggandeng tanganya menuju pintu keluar.
Eh tunggu gue lupa pamit ke nyokap, ucapku berbalik badan
"Ikuuuutttt..ucap bunga mengikutiku.
" ibu... Tante (panggil kami berbarengan)
" ia tante aku pinjem dinda bentar aja.. Nanti aku balikin deh tan.. Dengan utuh tanpa kurang satu pun heheh, cengir bunga.
"emang gue barang apa!? Gerutuku.
Hehehe.. Becanda tante ucap bunga meraih dan mencium tangan ibuku begitupun denganku
" ya udah hati2 ya,kalian gak sarapan dulu?
__ADS_1
"gak sempat bu udah telat... Nanti aku beli di luar aja ucapku sambil melambaikan tangan
"Dahh ibu..."
Kini aku dan bunga sudah berada dalam taxi yang akan mengantarkan kami ke bandara.
"lo tumben banget bangun kesiangan biasa nya pagi," tanya bunga memecah kesunyian.
"semalam gue begadang," sahut ku sambil melihat pemandangan di luar.
Ohhh..!! Begadangin apa? Tanya nya lagi.
Ke...po!! Sahutku acuh.
"Ya elah lo sok main rahasiaan sama gue," ucapnya sambil mengerucut kan bibirnya.
"Hahahah... Aku pun tertawa melihat nya seperti itu.Pengen banget narik tu bibir hihihi bathinku.
"semalam gue keasyikan nonton,jadinya lupa waktu," ucapku.
Ohhhh!! Nonton apa?
"kepo banget sih!! Sahut ku.
__ADS_1
" bukan bunga namanya kalo gak kepo,"cengir nya.
Oh! Jangan bilang lo nonton**?!