
" Males gue ladenin lo" ketus dinda
Ifan Putra Anggara seorang lelaki berperawakan tinggi dan kulit putih dengan mata haselnya mampu menarik kaum hawa dengan tatapannya saja.. Maka tidak heran jika di sekolahnya dia menjadi idola para gadis gadis...
Tidak sedikit ada yang terang terangan menyatakan cinta atau sekedar menulis surat cinta dan menaruh di atas meja kelasnya...
Dan tidak sedikit pula gadis gadis yang patah hati mendapatkan penolakan darinya..
Bagi Ifan hanya ada satu gadis yang berhak memiliki hatinya... Dan hanya gadis itu yang mampu menjungkir balikkan dunianya...
"*Din.... Tunggu woy... Gitu aja lo marah... Lo lagi kedatangan tamu ya? Tanyanya tanpa malu, mengejar dinda yang hendak keluar kelas.. Dan membuat beberapa gadis merasa iri pada dinda karena bisa dekat dengan Ifan yang dijuluki pangeran dingin* itu
Karena menurut mereka Ifan yang tampan dan sifatnya yang murah senyum tetapi sewaktu waktu juga bisa bersikap angkuh dan sulit didekati.. Malah itulah yang menjadi daya tariknya.
Tetapi berbeda kalau dia berhadapan dengan Dinda.. Ifan selalu jahil dan mencari masalah juga suka mengganggunya.. Tapi itu semua semata mata Ifan lakukan hanya ingin dekat dengan dinda.. Dan Ifan sadar dia menaruh hati pada Dinda.. Tapi Ifan tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaanya.. Dia takut jika dia menyatakan perasaannya dia ditolak dan bisa jadi Dinda akan menjauh darinya karena merasa canggung.. Ifan tidak ingin jauh dari Dinda, dan dia lebih memilih memendam perasaannya dan menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkanya
Di kantor...
Seorang lelaki tengah sibuk diatas meja kerjanya... Mentanda tangani beberapa berkas ...hingga beberapa saat kemudian terdengar ketukan dari arah luar pintu...
Tok tok tok
" M a s u k.." ucapnya
Kriiieeet...... Pintu terbuka menampilkan seorang lelaki dengan setelan jasnya
__ADS_1
Hai bro.... Apa kabar.... Lama kita tidak
bertemu ucapnya sambil mendudukkan diri di sofa yang ada diruangan itu
"Cihhh...pengantin baru ... Masih ingat gue lo " ketus lelaki yang masih sibuk dengan berkas berkasnya yang tidak lain adalah Leon
" hahaahh.... Mana mungkin gue lupa loe sahabat ngenes gue" ujarnya tertawa tanpa melihat bagaimana wajah dingin yang sedang dia tertawakan saat ini
" Gue pikir lo di pasung bini lo.." Ujar leon asal yang masih fokus dengan berkasnya
" Behhhh... Itu juga maunya gue tapi lo tau.. Bini gue malah ngusir gue suruh gue ke kantor kalo gak dia ngancem gak dapet jatah gue malam ini... Ya terpaksa gue ada di sini sekarang tuturnya dengan wajah yang dibuat sedih
" Hebat juga bini lo bisa jinakin kelinci kayak lo" sindir leon
" Lo belum tau aja yon .. Cinta bisa merubah sifat seseorang ... Gue akui gue playboy ...sebelum gue mengenal bini gue memang banyak wanita yang singgah dihati gue ... Tapi tidak bisa membuat jantung gue berdetak kencang saat gue berada di dekat bini gue .. Setelah gue mengenal dia untuk pertama kalinya gue Ilham merasa takut akan kehilangan... Gue selalu ingin membuat dia bahagia ... Gue selalu ingin dekat dia... Gue selalu ingin melihat dia tersenyum... Dan setiap kali gue ingat dia
" Puitis lo." ujar leon.
Selang beberapa saat malam pun tiba..
Leon masih memikirkan perkataan sahabatnya Ilham ...
Leon menyandarkan punggungnya di kursi kebesaranya memejamkan mata beberapa saat dan kembali mengingat kejadian malam dimana tanpa bisa mengontrol dirinya dia mencium seorang gadis dan bahkan pagi tadi dia cuek padanya tanpa memikirkan perasaan gadis itu...
Aarrrggghh.... Apa yang gue lakukan tadi pagi !? ... Gak seharusnya gue bersikap seperti itu" ucapnya mengusap kasar wajahnya
__ADS_1
" gue perlu meluruskan kesalahpahaman ini.."pikirnya
Di kamar Dinda..
Ting...
Terdengar sebuah pesan masuk di handphone Dinda..
" Siapa malam malam gini sms... Gak liat jam apa!? Gerutunya membuka pesan masuk dan tertera nomor yang tidak dia kenal.
08**********
" kamu sudah tidur ? "
(Dinda)
" belum... Maaf ini dengan siapa?
08*********
" saya sudah didepan rumah kamu bisa keluar sebentar "
" Siapa yang ngirimin gue pesan ini ya? Orangnya udah didepan? Pikirnya sontak dia pun keluar untuk memastikan orang tersebut
Saat pintu terbuka...
__ADS_1
Degh**...