
Hari ini adalah hari dimana Leon bertemu dengan seseorang yang dikenalkan kakaknya. **Leon tiba di salah satu restoran, menuju ke meja yang sebelumnya sudah reservasi oleh kakaknya.
Dan terlihat disana sudah ada seorang wanita yang menunggunya...
Leon pun langsung menghampirinya..
"selamat malam... Dengan nona Safina" tanya Leon
Safina yang sebelumnya fokus dengan handphonenya pun langsung mendongak dan melihat asal suara yang menyapanya..
Deg..
Rona merah terlihat dipipi Safina...
"hmmm... Iya .. Saya Safina" jawab Safina tersenyum
.............
"saya Leon dan.....
Belum sempat Leon melanjutkan ucapannya... Dengan cepat Safina berkata
" pasangan kencan buta saya" ujar Safina dengan senyum manisnya
Yang dibalas senyuman yang tidak kalah manis oleh Leon.
Ditempat lain bunga dan Dinda tengah belajar bersama.. Untuk menghadapi ujian beberapa hari lagi...
"Nga, panggil Dinda
__ADS_1
" hmm.. Ada apa"tanya Bunga yang masih fokus menulis
...
"kok diem .. Ada apa . Ada yang loe gak ngerti?
" bukan... Gak jadi deh...
" idihhh... Nie anak bikin gue penasaran.. Bilang gak tadi mau nanya apaan..? Tanya bunga
" om Leon gak pernah kesini? Tanya Dinda ragu
"pernah ... Beberapa hari yang lalu.. Dan emmm..
..........
" idih sekarang loe yang bikin gue penasaran dan apaan? Tanya dinda ngotot
Deg
"APA!?..
" idih biasa aja kali .. Gue dengarnya gitu mama gue bilang dia punya kenalan, orangnya baik, cantik, udah berkarir lah dan tu cewek juga lagi nyari calon ... Makanya dicomblangin deh sama mama gue siapa tau jodoh kan" ujar bunga nyerocos
Tanpa tahu bagaimana perasaan Dinda karena Bunga memang belum tahu hubungan Dinda Leon dan tanpa dia sengaja telah membuat dinda patah hati...
"loe kenapa... Kok mewek... Ehh gue ada salah ya sama loe" tanya bunga terkejut dan memeluk Dinda
Tanpa Dinda sadari air matanya mengucur deras hatinya begitu sakit dan gelisah ... Takut akan kehilangan seseorang yang akhir akhir ini memenuhi hati dan pikirannya .. Dia takut kalau Leon benar benar akan menerima perjodohan itu...
__ADS_1
"gue gak apa apa, lo gak usah khawatir akhir akhir ini perasaan gue memang agak sensitif..
" loe gak bohong kan..? Tanya bunga
"gue kenal loe ... Dan tau gimana loe, kalau loe gak mau cerita sekarang, gue gak akan maksa , loe bisa cerita ke gue nanti , siapa tau gue bisa bantu masalah loe ... Ok!? Ujar bunga kembali memeluk Dinda
" makasih ya .... Loe emang sahabat terbaik gue," ujar Dinda terharu
Hari ini tiba dimana Dinda dan bunga menghadapi ujian..
" ok din loe harus fokus dulu ke ujian ini, jangan mikir yang lain lain dulu..
Setelah ini baru loe bisa bertemu om Leon dan meminta penjelasan.. Bathin dinda menyemangati dirinya
Beberapa hari kemudian..
Ujian pun selesai .. Dinda dan Bunga akhirnya bisa bernapas lega sekarang karena perjuangan belajarnya selama ini tidak sia sia, mereka bisa menyelesaikan soal ujian dengan baik..
Rumah Dinda..
" Din ujian udah selesai, gimana kalo kita merayakanya ..." usul bunga semangat
"dengan?
" ya keluar jalan jalan bosen dirumah terus, nanti gue yang traktir" ujar bunga
"emmm...
" ya elah... Gak usah mikir, kapan coba lo bisa gratisan..hehe" ucap bunga tertawa canda
__ADS_1
" oklah... Gue mau"ujar Dinda malas
Dinda masih gelisah ... Memikirkan bagaimana dan dari mana dia akan meminta penjelasan Leon, dia begitu takut akan jawaban yang nanti akan diberikan Leon.... Takut akan Leon meninggalkan dirinya dan lebih memilih wanita yang dijodohkannya... Bagaimana pun Leon yang dewasa pasti akan memilih wanita yang dewasa pula tidak seperti dirinya yang masih kecil , itu yang dipikirkan Dinda**.