
Author pov..
Dinda masih diam ... Masih mencerna kata kata Leon
Dia tidak percaya akan apa yang dia dengar..
"**om suka aku?... Om yakin? Bagaimana bisa?... Pertanyaan yang terus aku arahkan ke om leon
" iya... Yakin... Saya juga tidak tau .. Rasa suka itu tiba tiba ada... Keinginan terus didekat kamu dam memilikimu muncul begitu saja" tutur om leon
Dinda pun menatap Leon dengan pandangan mata redup... Dinda masih tidak menyangka mendapat ungkapan cinta malam itu.. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan..
"apa kamu sudah mendapat jawaban yang kamu inginkan? Tanya leon menyentuh pipi dinda
" Lalu bagaimana dengan pertanyaan saya... Apa kamu merasakan apa yang saya rasakan? Tanya om leon menatap intens
Dinda pun merasa detak jantungnya tiba tiba berpacu cepat...
" Ia ....... Jawabnya singkat dan membuat Leon mengerutkan dahinya
Menyadari hal itu dinda pun memperjelas jawabannya
" Ia .. Om aku juga merasakan apa yang om rasakan... Apa boleh aku memiliki perasaan ini om? Tanyaku dengan sendu
" kenapa kamu menanyakan hal yang tidak masuk akal....kamu tidak perlu minta ijin untuk itu ...ucap om leon menarikku kepelukannya
" terima kasih karena memiliki perasaan yang sama dengan saya "ujarnya sambil mencium pucuk kepalaku
__ADS_1
Dindapun terharu dengan ungkapan leon......selang beberapa menit leon pun melepas pelukannya... Menatap dinda...
Cup
Leon mengecup bibir merah dinda
Cup
Sekali lagi leon mengecup bibir dinda
Cup
Dan kecupan terakhir dilayangkan oleh dinda.. Saat dinda hendak menjauhkan bibirnya ... tengkuk dinda ditekan kembali oleh leon membuat bibir mereka mengecap satu sama lain dari kecupan menjadi lumatan panas ...
" mmpphh.. Om.. Pp " dinda mendorong dada leon
"hah... Haaah.. Haah" dinda mencoba mengatur kembali napasnya ...leon pun terkekeh melihat tingkah dinda
"Maaf aku terbawa suasana .. Aku gak bisa ngontrol diri aku kalo udah deket sama kamu" ujar leon dengan polosnya
Dinda pun menundukkan wajah merahnya karna malu akan kejujuran leon..
"kamu gak marah kan? Tanya leon
" gimana bisa marah om...kalo aku juga suka ci... Om maksudku" jawabku wajahku yang semakin merah
Leo hanya tersenyum melihat dinda ... Di matanya dinda terlihat imut dengan sikap malu malunya.....
__ADS_1
"gimana kalo gue kejain aja" pikir leon senyum menyeringainya
Leon pun memulai aksi jahilnya
Perlahan lahan leon mengelus kepala dinda dari atas dan turun sampai kedagu dinda ... Dan berbisik di telinga dinda...
"aku... Mau...... Sekarang ... Kita....ucap leon yang terhenti karena dinda dengan cepat mendorong nya
Dan seketika membuat dinda merinding...
" Om ....! Aku belum siap .. A.. Aku masih sekolah .. Kita juga belum sah ..ucap dinda yang kemudian disambut tawa leon..
" hahahahahah..... Kamu ngomong apa sayang? Tanya leon yang mencoba menahan tawanya
"lah tadi om bilang mau... Itu.. Kan" ujar dinda dengan ragu
"bilang apa? Yang jelas dong ngomongnya sayang? Tanya leon yang makin senang menggoda dinda
" Emmm... Gak jadi om .." Ucap dinda malu
" kamu mikirin apa hmm? Tadi aku cuma mau bilang ini udah malam... Dan aku mau antar kamu pulang" jelas leon yang saat ini mengelus kepala dinda.
Dinda tersipu malu dengan kesalah pahamanya yang kedua itu..
"iya om .. Maaf salah paham lagi" ujarnya denga pipi merona yang semakin membuat leon gemas
Rumah dinda..
__ADS_1
Dinda pun sampai dirumahnya .. Setelah memastikan .. Dinda masuk rumah leon pun melajukan mobilnya pulang..
Di kamar dinda masih belum bisa tidur mengingat mulai malam ini dia sudah berganti status meninggalkan kejombloannya**..