Paman I Love U

Paman I Love U
Siapa kamu?


__ADS_3

Malam ini aku sengaja **menginap di rumah Bunga untuk mengerjakan tugas sekolah.


Sebelumnya aku sudah meminta ijin pada ibuku dan ibuku mengijinkannya.


Rumah Bunga....


Setelah menempuh perjalanan setengah jam naik ojol, aku pun tiba di rumah Bunga...


Tok... Tok... Tok


Pintu pun di buka dan di sambut oleh tante Widya (mama Bunga)


"Malam tante" sapaku ke tante widya


"Malam Dinda, masuk sayang" sahutnya tersenyum ramah


"Mau kerjain tugas? Tanyanya


" Ia tan, mau di kumpulin besok" jawabku


"Ya udah sayang kamu langsung aja naik, Bunga udah nunggu di kamar" terang tante widya


"Ok deh." sahutku


Aku pun langsung naik ke atas dan berpapasan dengan om ganteng (paman Leon)


"Malam om" sapaku dengan senyum yang semanis manisnya aku buat.


"emm.. Malam" sahutnya dengan nada dingin dan wajah datarnya menuruni tangga, tidak seperti beberapa hari yang lalu saat di Bandara.

__ADS_1


Aku pun hanya bisa menggalau tidak bisa melihat senyum manis paman tampan.


Tok..tok..tok


Ku ketuk pintu kamar Bunga


"Masuk aja Din gak di kunci" teriak Bunga dari dalam kamarnya.


Ceklek... Krriiieeettt


"Kok lo tau itu gue" tanyaku dengan malas dan duduk di sisi ranjangnya


"Ia dong kita kan soulmate" ujarnya


"ogah gue soulmatean sama lo" sahutku sok ketus


"Ya...kin? Godanya padaku


"Bodo amat" lirihku


"Kenapa sie beb?.. Tu bibir mundurin dikit knapa ucapnya saat melihat bibirku maju setengah centi (manyun)


" Tadi gue sapa paman lo, jawabnya dingin gitu"jelasku


"Gitu aja lo ngegalau... Mungkin paman gue capek atau ada masalah di kantornya" ujar Bunga menjelaskan


" Udah jangan galau gitu, mending kita kerjain tugas sekarang" ajaknya


Kami pun mulai mengerjakan tugas , selang beberapa jam kemudian tugas sekolah pun selesai dan tanpa terasa jam dinding sudah menunjukkan pukul 22:28 malam

__ADS_1


"Lo mau kemana" tanyaku


"Kamar mandi... Ikuutt" tanyanya


"hehe gak... Gue haus mau ambil minum, lo mau gak" tanyaku


"ok" sahutnya sambil berjalan ke kamar mandi


Sebenarnya aku agak takut turun ke dapur apalagi gelap beberapa lampu sudah mati.


"Gak perlu mikir yang aneh aneh Din" gumamku memberanikan diri.


Dapur...


Saat aku hendak mengambil air seseorang dari belakang mengagetkanku...


"AAAAAHHH.... Empphh seketika mulutku di bekap oleh tangan seseorang.... Aku berontak dan memukul mukul dada orang itu, tapi tenagaku kalah kuat darinya..


Aku didorong ke dinding, dengan satu tangannya mencengkram kedua tanganku diatas kepalaku dan tangan satunya membekap mulutku.


Aku tidak begitu jelas melihat wajah orang itu karna keadaan dapur yang agak gelap, aku begitu takut sampai berpikir apa ini malam terakhirku.


" hiks... Hiks.... Hiks" aku pun menangis saking takutnya


" diam" bisiknya lembut di telingaku membuatku merinding


Aku pun terkejut karna sepertinya aku kenal suara itu aku pun diam dan mengangguk, tidak ada perlawanan lagi dariku...langsung saja dia melepas cengkraman dan tangannya dari mulutku


Suaraku masih terdengar sesegukan akibat menangis tadi, setelah agak tenang aku memastikan wajah orang di depanku.. Dan benar saja seseorang yang aku kenal...

__ADS_1


Seseorang yang membuat detak jantungku berdetak kencang, seseorang yang membuat wajahku selalu merona setiap memikirkan nya, seseorang yang selalu ada di pikiran dan hatiku akhir akhir ini**.


__ADS_2