
Malam ini **aku berniat mengajak Dinda nonton bioskop ...sekaligus menyapa ibu dinda..
" Leon kan" tanya ibu dinda tersenyum
" Ia mbak saya Leon .. Mbak apa kabar." tanyaku
" baik Le .. Ayo masuk dulu "ajak ibu dinda
Mempersilahkanku masuk
" jadi ibu udah kenal om Leon" tanya dinda
" ia ibu udah kenal Leon.. Dari dulu malahan" ujar ibu dinda
" Kamu gimana kabarnya Le terakhir kita ketemu udah lama banget ya , maaf ya le mbak gak bisa datang ke pernikahan kamu dulu...gimana kabar istri kamu?
Deg
Pertanyaan tiba tiba ibu dinda sontak membuatku terkejut.. Apalagi saat aku menoleh ke arah dinda
" Oya sampe lupa bikinin kamu minum... Saking senangnya mbak ketemu kamu" ujar ibu dinda yang hendak berdiri
" mbak gak usah repot repot ... Saya kesini mau minta ijin , mau ajak dinda keluar" ujarku
Ibu dinda terlihat berpikir sejenak, Lalu..
"emmm.. Boleh mbak ijinin....memang bunganya kemana, kenapa tumben gak bunga yang jemput, jadi ngerepotin kamu" ujar ibu dinda
__ADS_1
Sepertinya mbak anjani salah paham.. Dia berpikir bunga yang minta tolong untuk jemput dinda bathinku
Akupun menoleh dinda sejenak yang terlihat masih diam tanpa ekspresi
" gak apa apa mbak saya sama sekali tidak merasa direpotkan" ucapku
"ya sudah kalo begitu .. Kalian berangkat sekarang ...ujar ibu dinda
" Din... Kok malah bengong...sana berangkat kasian om leon nunggu lama" ujar ibu dinda yang menyadarkan dinda dari lamunannya
" I.. Ia bu ini mau jalan" ucap dinda
Di mobil..
"Om.."
" om .. berhutang penjelasan sama aku.. Ujar dinda dengan wajah datarnya
Apa mungkin yang dinda maksud tentang pernikahanku dulu bathinku
" belum saatnya sayang..suatu saat pasti aku jelasin ... Untuk saat ini cukup kamu percaya aku"ucapku menoleh pada dinda yang masih dengan wajah datarnya
Kami pun tiba di salah satu gedung bioskop.. Aku memesan dua tiket film ..saat hendak berbalik aku tidak menemukan keberadaan dinda yang sebelumnya dibelakangku..
Aku mencari di sekeliling gedung bioskop tapi tidak aku temukan... Dengan cepat aku berlari keluar menuju parkiran..
Degh
__ADS_1
Hah hah hah .. Aku hampir kehabisan napas saking lelah dan bingung mencari dinda .. Yang ternyata saat ini sedang duduk dan memakan es cream..
Aku menghampirinya ...
"sayang.. Kamu kok ngak ngajak ngajak makan es creamnya... Aku panik nyariin kamu" ucapku yang sok memelas ... Tidak ada sahutan dari dinda..
"hah (menghela napas)
Aku pun berlutut mesejajarkan tubuhku dengan dinda yang masih tidak meresponku
" Kamu masih marah? Tetap tidak ada jawaban
Aku berdiri dan menarik tangannya tidak ada perlawanan dari dinda yang membuatku bingung ... Kalo dia marah harusnya dia menepis tanganku
Saat ini aku sudah berada dalam mobil..
" sayang kalo kamu marah kamu omeli aku pukul aku tapi please jangan diemin aku kayak gini" ucapku menggenggam tangan dinda
" dua tahun lalu harusnya aku sudah menikah, menjadi suami seseorang... Tapi karna suatu keadaan pernikahan yang harusnya terlaksana di hari itu ... Gagal.
" sayang hanya ini yang bisa aku jelasin ke kamu... Aku sudah tidak ingin mengingat masa lalu itu.. Karna masa lalu itu membuat aku tidak bisa lagi merasakan perasaan cinta ..
" tapi setelah aku melihat kamu untuk pertama kalinya dalam dua tahun ini .. Aku...
Aku terkejut saat tiba tiba dinda memelukku..
" Maaf om ... Karena ego aku membuka luka lama om.. Harusnya aku percaya om hiks hiks** .
__ADS_1