Pangeran Tak Berguna Yang Terkuat

Pangeran Tak Berguna Yang Terkuat
Chapter 15 : Akademi


__ADS_3

"Tuan,bangun lah".Ujar Hana.


"Ehhmmm,sekarang jam berapa emangnya?".Gumam Ren di atas kasur.


"Sudah jam 5.30 pagi tuan".Ujar Hana.


"Hari ini kan libur,jadi tak perlu bangunkan aku pagi-pagi juga kan".Ujar Ren sembari mengusap matanya.


"Be~begitukah sebaiknya jam berapa saya bangunkan anda?".Ujar Hana panik.


"Anda mau tidur lagi sebentar?".Tanya Hana.


"Ah,tidak aku sudah bangun...aku ingin pergi ke taman yang ada di kota ini".Balas Ren.


"Bukannya terlalu pagi jika anda ingin ke taman?".Ujar Hana.


"Hmmm,kalau begitu kita ke pasar pagi saja setelah sarapan".Balas Ren.


"Baik Tuan!".Ujar Hana.


...----------------...


Setelah sarapan Ren dan Hana pun pergi menuju ke pasar pagi yang ada di ibu kota kerajaan Rinzel.


"Ah,ada bau yang enak!".Ujar Ren.


"Apa kita mau kesana tuan?".Tanya Hana.


"Ya,aku ingin coba makanan yang ada disini".Balas Ren.


Mereka membeli beberapa tusuk sate dari sebuah kedai di pinggir jalan.


"Enak! apakah ini di rendam dalam arak dulu sebelum di bakar? padahal hanya di beri merica dan garam tapi dagingnya lembut dan enak!".Ujar Hana.


"Ya,nona benar! saya tambahkan sedikit sentuhan dengan merendamnya semalaman dengan arak herbal.Enak kan?".Ujar Penjual itu.


"Iya!".Balas Hana.


Kemudian Ren pun pergi ke toko tanaman herbal.Disana terdapat banyak sekali tanaman dengan kualitas yang tinggi.


"Ah,paman aku beli yang ini 10 Kilo!".Ujar Ren sembari menunjuk sebuah tanaman herbal.


"10!?".Ujar penjual itu kaget.


"Anda membeli terlalu banyak! jangan membuang-buang uang,Duke melihat tuan Ren menghabiskan uangnya!".Ujar Hana.


Lama-lama gadis ini seperti kakakku saja...


Ren pun mendekat ke Hana dan berbisik padanya.


"Hana,sebenarnya aku punya sihir penyimpanan dimensi dalam ruangan itu waktu tak akan berjalan jadi tanaman nya tak akan membusuk".Bisik Ren.


"Sihir penyimpanan dimensi! kemampuan super langka yang hanya di miliki beberapa orang di dunia!".Ujar Hana terkaget.


"Sshhh!!!".


"Baiklah,saya tak akan menghentikan anda".ujar Hana.


Yah lagi pula aku butuh potion nanti,jika aku memang harus kembali bertarung seperti dulu...


Ngomong-ngomong semua barang ku di penyimpanan tak ada satupun lagi.Untungnya 6 senjata sihirku tetap ada..


...----------------...


Semalam Putri Aria kembali ke ibu kota.


"Selamat tidur putri Aria".Ujar Ren.


"Selamat tidur juga yang mulia Ren".Balas Aria.


Di dalam kamar Aria.


"Fiuh....".Aria menghela nafas pendek.


"Aku harus apa? jantung berdebar kencang ketika dekat dengan Yang Mulia Ren,dia menyelamatkan ku,menolong keluarga Duke,dia bilang aku cantik".Gumam Aria dalam hatinya.


Keesokan harinya di dalam sebuah kereta kuda.


"Erica,dadaku terasa sesak".Ujar Aria pada pelayannya.


"Tak ada hubungannya dengan Yang mulia Ren kan?".Ujar Erica.


"Yang Mulia Ren!!?".Balas Aria dengan muka memerah.


"Mungkin Putri jatuh cinta pada pangeran Ren".Ujar Erica.


"I~inikah yang namanya cinta!".Gumam Aria dalam hatinya sembari memegang dadanya yang berdebar.


...----------------...


"Yang mulia Ren,selamat pagi! ini hari pertama kita masuk ke akademi".Ujar Hana membangunkan Ren.

__ADS_1


Ren pun bersiap-siap,dan setelah sarapan mereka pun pergi menuju ke akademi.


"Hei,Hana apa kau tidak gugup?".Tanya Ren pada saat melewati gerbang masuk akademi.


"Ya,menjadi murid pindahan di tengah tahun ajaran sudah lumayan mencolok,terlebih lagi saya sudah lulus dan 3 tahun lebih tua dari anda,ditambah lagi saya adalah pelayan pribadi tuan Ren,saya tak dapat membayangkan tatapan macam apa yang akan saya dapatkan".Balas Hana.


"Tuan Ren tidak gugup?".Tanya Hana.


"Gugup juga,tapi pada akhirnya Maria tak datang bahkan untuk menyapa sedihnya...".Ujar Ren.


"Nona Maria yah,saya sebenarnya tak terlalu sering bertemu dengannya.Beliau bahkan tak pernah datang ke pesta teh".Ujar Hana.


"Sama orang takut juga?".Tanya Ren.


"Tidak,saya dengar beliau sangat ramah pada perempuan,tapi para wanita di pesta teh selalu merekomendasikan anak mereka untuk pernikahan".Ujar Hana.


"Bisa dimengerti kalau begitu...".Ujar Ren.


Tak lama kemudian mereka berdua pun masuk ke dalam ruangan guru dan menemui wali kelas yang akan di masuki mereka.


"Selamat pagi!".Ujar Hana dan Ren saat masuk ruangan.


"Oh datang juga,selamat pagi.Perkenalkan saya adalah wali kelaskalian,Erik.Pertama-tama saya ingin memberi 5 catatan pada mu Ren,kalian bisa duduk di kursi itu terlebih dahulu".Ujar Erik.


"Pertama,Guru memanggil para siswa tanpa gelar.Kedua,semua siswa kedudukannya sama di akademi dan tidak tertekan atau terintimidasi dengan status keluarganya.Ketiga,kalau nilai mu buruk kau tidak akan naik kelas.Keempat,tidak boleh menggunakan sihir serangan di luar kelas.Kelima,dilarang bertengkar atau berlaku kasar".Ujar Erik.


"Itu saja mengerti?".Tanya Erik.


"Ya...".Balas Ren seakan tak peduli.


"Mari ke kelas kalian".Ajak Erik.


Sesampainya di kelas.


"Oh,sepi nya hari ini".Ujar Erik ketika membuka pintu kelas dan tak ada satupun murid yang berbicara.


"Sekarang,untuk pangeran terkenal yang kalian tunggu-tunggu.Ren,silahkan perkenalkan dirimu".Ujar Erik.


"Senang bertemu dengan kalian,aku adalah pangeran tak berguna yang terkenal di kerajaan tetangga!".Teriak Ren.


"Loh?".Gumam kaget para siswa.


Semua orang di kelas pun diam.


"Tidak,Ren...maaf apa kau bisa perkenalkan dirimu dengan benar?".Ujar Erik.


"Ahem,sekali lagi saya pangeran ke-4 dari kerajaan Silford,Ren fon Silford".Ujar Ren.


"Dengar tidak!? dia bilang menantu angkat!".Bisik-bisik para siswa.


"Dia bertunangan dengan nona Maria!!".


"Dengan nona Maria yang benci pria itu!?".


Si Maria ini,apa dia bersembunyi dari ku...


"Semuanya,Harap tenang!".Ujar Erik.


"Ren,apakah kau bisa menyapa tunanganmu saat istirahat?".Ujar Erik.


"Ya...tapi apa bisa kau beri tahu aku dia yang mana? aku datang kesini tanpa informasi apapun aku tak tahu wajahnya sama sekali".Balas Ren.


"Ah,gadis yang duduk di belakang di samping jendela itu adalah Maria,tempat dudukmu ada di belakangnya Ren".Ujar Erik menunjukan Ren posisi duduknya serta siswi yang bernama Maria.


Tanpangnya biasa saja,berbeda dengan yang di bicarakan oleh orang-orang...apa dia memakai semacam alat sihir?


"Senang bertemu dengan mu Maria".Ujar Ren.


Namun Maria tak merespon ucapan Ren sama sekali dan hanya duduk diam tanpa melihat Ren.


Dikacangin nih? yah sudah kuduga sih...


Namun tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke kelas itu.


"Maaf atas pemberitahuan yang singkat,tapi kita punya 2 murid pindahan yang lain".Ujar pria tua itu.


"Saya belum dengar apa-apa soal ini".Ujar Erik.


"Keputusannya baru di buat beberapa waktu yang lalu,jadi tak sempat untuk memberitahu kan nya.Masuklah".Balas Pria itu sembari menyuruh 2 murid itu masuk.


Terlihat jika 2 murid itu adalah putri Aria dan pelayannya Erica.Ren pun terkaget melihat mereka berdua masuk kedalam kelas.Namun tiba-tiba terdapat pesan sihir yang masuk kearah Ren melalui gulungan sihir.


"Pak,saya mendapat panggilan dari Duke Grey".Ujar Ren.


"Mungkin tentang masalah ini,silahkan di angkat".Balas Pria tua (kepala sekolah).


"Duke Grey,aku sedang berada di dalam kelas,apakah sangat penting?".Ujar Ren.


"Maaf,aku baru saja di hubungi oleh teman ku sang raja,dan aku mau menjelaskannya.Apakah kau bisa menghubungi ku lagi setelah istirahat?".Ujar Grey di panggilan itu.


"Apa yang kau maksud mengenai putri Aria?".Ujar Ren.

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa tau!? padahal aku baru tahu barusan".Ujar Grey kaget.


"Ah,putri Aria ada di depanku sekarang,dia bersama dengan pelayannya Erica.Mereka masuk sebagai murid pindahan kesini".Jelas Ren.


"Sudah disana! haah...buah tidak jatuh dari pohonnya".Ujar Grey sembari menghela nafas.


"Pokoknya hubungi aku lagi setelah istirahat".Ujar Grey.


"Ya...".Ren pun memutuskan teleponnya.


"Kepala sekolah bisa tolong jelaskan pada saya?".Ujar Erik.


"Aku yakin pak Erik akan merasa kerepotan,tadi pagi saya mendapat panggilan dari raja.Putri Aria dan pelayannya Erica juga di pindahkan,dan saya juga di perintahkan raja untuk menepatkan putrinya di kelas yang sama dengan Ren".Jelas kepala sekolah.


"Perintah seperti itu jarang,bukan?".Ujar Erik.


"Yah,ini juga kali pertamanya aku mendapat perintah semacam itu selama menjadi kepala sekolah.Biasanya beliau tak akan mencampuri urusan pribadi dan negara,mungkin ada alasannya...".Ujar kepala sekolah.


"Yang mulia Ren,aku mengejarmu!".Sela Aria.


"Anda tak masuk tahun lalu karena kondisi kesehatan anda,namun kenapa..?".Ujar Ren heran.


"Nganu...itu...karena yang mulia Ren bilang kalau aku sangat Cantik!!!".Teriak Aria dengan muka memerah.


"Iya benar aku bilang begitu!! tapi kenapa kau bilang hal yang me melakukan seperti itu di depan banyak orang!!!".Teriak Ren Panik.


"Karena itu penting bagiku! tolong katakan sekali lagi!".Ujar Aria dengan serius.


"Putri Aria sangat cantik...".Ujar Ren.


"Kyaa..!! jadi benar itu bukan kebohongan!".Ujar Aria dengan gembira.


"Yah...aku memang gk bohong..".Ujar Ren pelan.


"Yang mulia Ren,tolong kencani aku dengan niat akan serius!!!".Teriak Aria.


Para siswa yang ada di kelas itu pun terkejut karena hal itu.


"Kyaa!!! lamaran dari sang putri!!".Teriak para siswi .


"Tidak mungkin! putri anda tahu rumor tentangnya kan?".


"Padahal dia menolak lamaran dari keluargaku!".


"Ini bercanda kan apa yang sebenarnya di cari oleh pangeran sampah itu!".


Para siswa yang ada dikelas itu pun menjadi ricuh karena kejadian yang ada di depan mereka.


"Ahem..anu,putri Aria kenapa anda secara tiba-tiba ingin menikah? apakah ini perintah dari raja".Tanya Ren heran.


"Tidak,anda selalu berada di dalam pikiran saya sejak hari itu...rasa sesak dada jika jauh aku curhat pada Erica dan dia bilang kalau itu mabuk cinta,saat mendengarnya aku tahu itu benar.Aku jatuh cinta padamu yang mulia Ren".Ujar Aria dengan muka memerah.


Seriusan!?


Haha...ha..huft,selamat tinggal kehidupan tenang dan malas ku di akademi...


"Bukannya kita hanya bertemu tak lebih dari setengah hari!".Balas Ren.


"Waktu tidaklah penting! hanya dengan memikirkan hari itu membuatku ingin kembali ke kediaman Duke Grey!".Ujar Aria.


"Tapi putri tau kan kalau aku bertunangan dengan Maria dan disana terdapat sebuah politik,jadi aku tak dapat menjawab lamaran putri sekarang".Ujar Ren.


"Aku tahu itu,semalam Maria menghubungi ku ia sebenarnya ingin menyapamu namun tak bisa.Kalau dia sebegitu engga nya berterima kasih karena ibunya jadi aku berpikir bisa membuat semuanya bahagia dengan cara menikahiku yang mengagumi mu,dibanding dia menikahimu dengan paksa".Jelas Aria.


"Ahem,putri Aria saya mohon maaf saya tak ingin mengganggu momen lamaran sekali seumur hidup anda tapi pelajaran akan segera di mulai,apa bisa anda percepat?".Sela kepala sekolah.


"Ah,saya mohon maaf!!".Ujar Aria.


"Ano..Yang mulia Ren,apakah saya kurang bagimu?".Ujar Aria.


"Aku sangat bahagia dengan perasaan anda,tetapi...kalau yang di maksud tidak menikah secara langsung,tetapi jika berkencan(berpacaran) dengan niat serius,maka aku akan menerimanya".Ujar Ren yang hanya bisa pasrah.


"Kyaa!! mereka berdua resmi bertunangan!!".


"Pangeran sampah bilang oke!".


"Seriusan! sial aku sangat kesal!!".Bisik-bisik para siswa yang ada di kelas.


"Jadi mutiara di dalam sampah dong".Ujar siswa di dalam kelas.


Kalian benar-benar seenaknya saja meski pada pangeran yah...


Yah,aku juga tak peduli kalian mau menganggap ku apa...


......................


...****************...


......................


To be continue...

__ADS_1


__ADS_2