Pangeran Tak Berguna Yang Terkuat

Pangeran Tak Berguna Yang Terkuat
Chapter 9 : Seminggu


__ADS_3

Setelah usai peperangan itu Ren hanya bermalas-malasan di Silford.Jam 4 sore Ren pun bangun dari tidurnya.


"Selamat pagi...".Ucap Ren bangun dari kasur nya.


"Selamat pagi yang mulia, bukannya anda terlalu banyak tidur..? ini hanya sampai kepala pelayan kembali oke.!!".Balas Latifa yang sedang membersihkan kamar Ren.


"Ah,iya..iya..".Balas Ren berjalan duduk di depan cermin.


"Hmm sepertinya suasana hati anda sedang baik,apa anda mimpi indah?".Ujar Latifa sembari menyisir rambut Ren.


"Kalau gak salah sih...itu mimpi yang seru..".Balas Ren.


Aku bermimpi tentang kenangan lama,jadi agak sedikit sedih saat bangun...


Setelah berganti pakaian,Latifa pun memanggil Ren untuk pergi makan malam.Biasanya ketika makan semua anggota keluarga berkumpul,namun saat sampai di ruang makan hanya ada Alfred yang duduk sendirian.


"Ren..!".Ucap Alfred saat melihat Ren datang.


"Loh..kok cuma kakak sendirian? mana yang lainnya?".Tanya Ren sembari duduk di kursi samping Alfred.


"Kak Chiyo dan ibu pergi ke pesta makan malam,Reinhart sedang tak enak badan jadi ia makan dikamar dan ayah bersamanya".Balas Alfred.Chiyo adalah putri pertama dari kerajaan Silford.


"Apa kondisinya seburuk itu?".Tanya Ren mengenai Reinhart.


"Hmm..yah,saat kau ke Asylum dia terkena demam tinggi berkali-kali,tapi tak usah kawatir.Hari ini aku sakit itulah ucapnya,namun menurut pelayan dia berada dalam kondisi sehat".Balas Alfred.


Sepertinya ayah akan memarahimu kak Reinhart...

__ADS_1


"Ayo Ren kita makan..".Ujar Alfred.


Aku duduk di samping kak Alfred,aku jarang berbicara dengan saudara ku yang lain.Jadi aku meminta posisi duduk ku di pindahkan.


Bukannya aku membenci mereka,tapi saudara perempuan ku yang kecil juga dekat dengan ku.Namanya Alice putri ke 3 dari keluarga ini.


Anak pertama Chiyo,kedua Alfred,Reinhart,Shilfa,Fein,Diriku dan yang terakhir Alice.Itulah urutan kami...


"Ughh..ini tumis ikan putih..?".Ujar Alfred melihat makanannya.


"Latifa..! aku minta minum..".Teriak Ren,ia pun mengambil makanan yang tak di sukai oleh Alfred dan menukarnya.


"Maaf ya...".Ucap Alfred pelan.


"Santai saja..".Balas Ren sambil mengunyah makanan.


"Yang mulia,kopi,teh dan jus jeruk anda mau yang mana?".Teriak Latifa bertanya.


"Aku tak biasa berurusan dengan ini,apalagi ketika makan ayah begitu ketat seperti iblis,namu Efil lebih dari itu...hahaha..".Ujar Alfred.


Setelah makan Ren pergi menuju pemandian air panas,setelah itu pergi ke taman.Ia berbaring di taman melihat langit malam yang penuh dengan bintang.


Hmm..aku baru sadar kalau posisi bintang di Asylum dan Silford berbeda...


"Fuaahh...".Ren pun menguap,ia kembali masuk ke dalam kastil dan kembali ke kamarnya.Jam 11 malam ia pun tidur.


Ah..nikmatnya hidup seperti ini...

__ADS_1


Jika bisa aku ingi terus seperti ini selama hidupku...persetan dengan pedang,aku ingin terus seperti ini...


mungkin...tidak,aku pasti akan mati dengan tersenyum.


Keesokan pagi nya setelah sarapan Ren pun pergi ke taman untuk menikmati angin segar,di temani dengan beberapa kue dan teh hangat.


Menikmati pemandangan kota,berjalan-jalan santai di kota,Ren menikmati hidup santai nya selama Efil pergi berlibur.Hari-hari pun berlalu begitu cepat.


"Yang mulia..! cepat bangun..!! yang mulia raja memanggil anda..!!".Teriak Latifa membangun kan Ren jam 4 sore.


"Ehhmm...sebentar lagi..".Gumam Ren sambil menarik selimutnya.


"Yang mulia..sepertinya anda begitu santai yah selama saya pergi..!?".Terdengar suara Efil.


Ren pun sontak terbangun dan mencoba kabur,namun Efil bisa menahan Ren dan menyeretnya ke ruangan tahta untuk menghadap raja.


"Yare-yare...baik kau maupun Reinhart,bisakah kalian meniru kakak mu Alfred dan Fein? jika aku memanggil segera lah datang".Ujar Raja sambil menghela nafas.


"Akhirnya kau datang Ren..".Ucap Alfred yang ada di ruangan itu."Kau akan pergi loh..".Sambung Alfred.


"Hah.. maksudnya..? pergi kemana..?".Balas Ren yang masih di tarik oleh Efil.


"Kerajaan tetangga Negeri Air Rinzel...".Ujar sang raja.


......................


...****************...

__ADS_1


......................


To be continue....


__ADS_2