Pangeran Tak Berguna Yang Terkuat

Pangeran Tak Berguna Yang Terkuat
Chapter 17 : Pedang dan Busur Es


__ADS_3

Di sebuah medan perang,ada seorang pejuang yang menggunakan 2 pedang es yang membunuh musuhnya dengan cara di bekukan.


"XXX apa kau masih bisa bertahan!?".Ujar Ketua.


"Ya! aku masih bisa bertarung lebih lama!".Balas XXX.


"Jangan terlalu berlebihan! terkahir kali kau menggunakannya kau hampir mati kedinginan!".Ujar Ketua.


"Aku akan mengingatnya!".Balas XXX.


Semua musuh di tebas dan berubah menjadi patung es dan kemudian hancur.Musuh yang lari menjauh di tembak dengan anak panah es yang begitu banyak dan membekukan mereka.


"Kalian kira bisa kabur dariku!!".Teriak XXX.


2 buah pedang itu pun disatukan dan berubah menjadi sebuah busur panah yang beranak panah kan es yang begitu tajam.


Swooofff!!!


XXX pun menembaki pasukan musuh yang kabur dengan anak panah yang berjumlah banyak.Setiap anak panah yang mengenai musuh akan membuat mereka membeku.


...----------------...


"Apa kau punya kata-kata terakhir manusia!".Ujar iblis itu.


"Yah...".Balas Ren.


"Kalau begitu ucapkanlah aku akan mendengar kan nya dan setelah itu aku akan mengakhiri hidupmu".Ujar Iblis itu.


"Aku lah angin dingin yang berhembus dan membekukan segalanya! hatiku dan tubuhku di tercipta dalam badai es! penuhilah panggilan ku! Heart Of Cold Serenity!".Teriak Ren.


Pada saat itu angin dingin pun berhembus dan membekukan semua yang berada di dekat Ren.Lantai berubah menjadi es yang licin bahkan tubuh Ren pun berada di dalam sebuah kristal es.


"Heee...kukira mau mengeluarkan serangan yang hebat,namun kau malah termakan oleh sihir mu sendiri,dasar manusia bodoh".Ujar Iblis itu.


Crak..! tass!!


Es yang menutupi Ren secara perlahan retak dan akhirnya pecah.Semua luka yang Ren dapatkan dari pertarungan sebelumnya sudah di sembuhkan.


"Glasial!".Gumam Ren.


2 buah pedang es pun terbentuk dari pecahan kristal es.


"Hei,kau menyebut dirimu apa tadi? iblis kalau gak salah yah...".Ujar Ren dengan sangat tenang.


"Hooo jadi kau tak termakan oleh sihirmu yah manusia,benar aku adalah iblis!".Balas Iblis itu.


"Baiklah,bagaimana jika aku biarkan kau menyerang ku? seperti kesempatan yang kau berikan padaku sebelumnya".Ujar Ren.


"Apa kau meremehkan ku manusia! baiklah karena kau segitu ingin ya untuk mati,aku akan mengabul kan nya!".Balas Iblis itu.


Iblis itu pun mengeluarkan cakarnya yang tajam dan bergerak dengan sangat cepat ke arah Ren.


Slaasshhh!!!


"Hahaha...itulah yang akan kau dapatkan karena meremehkan iblis manusia!".Ujar Iblis itu.


"Benarkah?".Ujar Ren.


"Eh! kenapa kau masih hidup!".Ujar Iblis itu dengan kaget.

__ADS_1


"Hei,bagaimana dengan tangan kanan mu? apa kau tak merasakan apapun?".Ujar Ren dengan senyum sinis.


Iblis itu pun melihat tangan kanannya yang sudah tidak ada,namun ia tak merasakan sakit karena luka tangannya tertutup oleh es.


"Eh! aaaarrgggghhhh tangan ku! kenapa bisa! hei,apa yang kau lakukan brengsek!!".Teriak Iblis itu.


"Heee...kukira kau sangat hebat,tapi kau bahkan tak melihat bagaimana tangan mu tertebas oleh ku?".Balas Ren dengan tersenyum sombong.


"Kauuu!!".Teriak Iblis itu dengan ketus.


Iblis itu pun menembakkan banyak bola kegelapan ke arah Ren,namun bola itu langsung membeku dan terjatuh sebelum mengenai Ren.


"Hei,apa kau tak bisa membidik dengan benar? tak ada yang kena loh".Ejek Ren.


"Begitu yah...jadi hawa dingin mu yang membuat pergerakan melambat ketika dekat dengan mu".Ujar Iblis itu.


"Yah,bisa ku bilang begitu".Balas Ren.


"Hahhaha!! kalau begitu selama aku tak berada di dekat mu,hawa itu tak akan berpengaruh padaku!".Ujar Iblis itu.


"Benarkah itu?".Balas Ren dengan senyum sinis.


Ren pun menggabungkan kedua pedangnya dan pedang itu pun menjadi sebuah busur es.


"Bagaimana jika aku menembaki mu dengan panah?".Ujar Ren sambil mengarahkan panah kearah iblis itu.


Aku harus cepat mengakhiri ini...


Tubuhku sudah mulai merasakan hawa dingin yang kuat dan mulai mati rasa...


Tiba-tiba dalam dirinya Ren mendengar sebuah suara.


"Suara ini! Blizard!!".Ujar Ren di hatinya.


"Yah ini aku tuan,tapi kenapa penampilan tuan berubah?".Ujar Blizard.


Blizard adalah makhluk sihir berupa naga es yang mengakui Ren sebagai tuannya dan memberikan kekuatan nya pada Ren.


"Ceritanya panjang,aku akan menjelaskannya nanti".Balas Ren.


"Jadi,apa yang sedang tuan lakukan sekarang?".Tanya Blizard.


"Bukannya kau bisa melihatnya!?".Balas Ren.


"Tuan sedang bertarung yah,makhluk apa itu? saya belum pernah melihatnya?".Ujar Blizard.


"Entah lah aku juga tak tahu,tapi dia menyebut dirinya iblis".Balas Ren.


"Iblis? saya belum pernah mendengarnya".Ujar Blizard.


"Aku juga baru pertama kali mendengarnya".Balas Ren.


"Apa tuan bisa mengalahkannya?".Ujar Blizard.


"Apa kau tak tahu siapa tuan mu ini? tentu aku bisa mengalahkannya,namun tubuhku yang sekarang tak bisa menahan kekuatan ku terlalu lama".Ujar Ren.


"Saya juga merasa jika energi sihir tuan sedikit lebih lemah".Balas Blizard.


"Hei,Blizard apa kau bisa menyesuaikan kekuatan mu dengan tubuhku yang sekarang? alirkan sihirnya dengan sedikit kekuatan agar tubuh ku tak terpengaruh oleh energi dinginnya".Ujar Ren.

__ADS_1


"Beri saya waktu 5 hari".Balas Blizard.


"5 hari! apa kau bisa melakukannya sekarang! tubuhku yang sekarang sudah mulai tak bisa menahannya loh".Ujar Ren.


"Maaf tuan tapi saya tak bisa melakukannya secepat itu".Balas Blizzard.


"Kalau begitu lakukan semampumu saja untuk sekarang".Ujar Ren.


...----------------...


"Coba saja kau tembak aku,aku bisa terbang dengan cepat kau tak mungkin bisa mengenai ku".Ujar iblis itu dengan sombong.


"Benarkah itu? Glasial : Frozen Strom Arrow!!".


Ren pun menembakkan sebuah anak panah es yang melesat begitu cepat dan tepat mengenai iblis yang sedang terbang itu.


"Kuaakkhh!!! t~tidak mungkin! aku yang hebat ini di kalah kan oleh manusia!".Ujar iblis itu yang tubuhnya membeku secara perlahan.


Saat tubuhnya menjadi es iblis itu pun terjatuh dan hancur ketika menghantam tanah.


"Huft..haah...haa...berakhir suda-".Gumam Ren yang kemudian pingsan di tempat.


Karena hawa dingin yang di pancarkan oleh senjata sihir Heart Of Cold Serenity tubuh Ren pun menjadi begitu dingin.


"Yang mulia Ren!!".Teriak Aria yang berlari mendekat.


"Semuanya menjauh lah dari sini!".Teriak seorang dengan tegas.


Mereka adalah para kesatria dari kerajaan Rinzel.


"Kami mendapat laporan kalau ada iblis yang muncul disini,dimana iblisnya?".Ujar pemimpin kesatria itu.


"Iblisnya sudah di kalahkan".Balas Erica.


"Dikalahkan!?".Ujar kesatria itu dengan kaget.


"Siapa yang mengalahkannya?".Tanya kesatria itu.


"Pria yang terbaring disana,pangeran keempat dari kerajaan Silford".Ujar Erica sembari menunjuk kearah Ren.


"Dia yang mengalahkannya? seorang diri! tapi yang saya dengar pangeran ke-4 dari Silford adalah seorang sampah...".Ujar Kesatria itu.


"Sepertinya rumor tak selalu bisa di percaya..".Ujar Erica.


"Terima kasih atas informasi nya,nona Erica.Kalian cepat kumpulkan tubuh dari iblis yang berada di dalan es itu dan yang lain cepat rawat siswa yang terluka!".Ujar pemimpin kesatria.


Tapi saat kesatria hendak mengumpulkan pecahan tubuh dari iblis yang berada di dalam es itu,saat mereka menyentuhnya tangan mereka seolah-olah ikut membeku serta merasakan hawa dingin yang begitu kuat.


"Komandan! kami tak bisa menyentuh es ini!".Ujar salah seorang kesatria.


"Apa! bagaimana mungkin,kekuatan macam apa ini...siapa sebenarnya kau ini pangeran ke-4 Silford?".Ujar pemimpin kesatria itu.


......................


...****************...


......................


To be continue...

__ADS_1


__ADS_2