
kenapa kamu menangis ndy? ucap Melany sambil berlari ke arah ku, yang tidak tau sejak kapan Melany ada disitu.
Sakit Mel, Sakit Mel ucapku dengan isak tangis kepada Melany,
perut kamu masih sakit? sini aku periksa Ndy, obat nya sudah di minum untuk Malam? bagian Abdomen (perut) mana yang sakit? tambah Melany lagi kepadaku.
aku yang hanya bisa menangis saat itu tidak bisa menjelaskan apa yang saat ini ku rasakan. bukan Mel, perut ku tidak sakit. Hepar (Hati) ku sakit Mel. peluk ku kepada Melany dengan sangat kuat.
Ndy, kita sudah berteman sejak SMP, bukan berteman saja melainkan kita sudah sahabat sekarang dan saat ini kita sudah saudara, ceritakan Ndy kepadaku. bagi rasa sakit itu, agar aku bisa tau rasa nya, jangan pendam sendiri Ndy tambah Melany meyakinkan ku.
__ADS_1
" 4 hari sejak aku telah ABORSI, bang Dion berpamitan kepada ku, dia akan ke Luar negeri dan segera mengabari ku, namun sampai saat ini, No nya tidak aktif dan chat ku tidak di balas, namun yang membuat ku sedih akun media sosial nya memblokir aku sebab aku tidak bisa mencari Akun nya Mel, tangis ku kembali pecah dengan perkataan ku yang terbata bata " aku takut dia ninggalin aku setelah aku ABORSI, aku takut Mel"
Melany yang saat itu dengan wajah kesal nya dan marah, mengambil Hp nya dan menyimpan no bang Dion saat itu, sehingga dia bisa chat di WhuAps dengan bang Dion.
"eh Online kata Melany spontan,"
"tut tut tut tut, tiba tiba melany sedang melakukan panggilan suara.
"Hallo bajingan, bangsat, gak ada otak, setan, iblis apa yang kau lakukan kepada Indy, setelah kau memakainya dan menyuruh nya menggugurkan kandungan nya, kau tinggalin dia dan kau blokir dia tanpa sebab dan akibat, saat ini dia masih sakit dan sedang masa penyembuhan dan kau tidak perduli dan menambah beban dia, kau Pria tidak? akal fikiran mu jalan tidak? ucap Melany dengan Lantang saat itu degan muka saat itu sangat merah.
__ADS_1
"Aku tidak ada hubungannya dengan Indy, dia sendiri yang menerimaku, dan aku juga tidak menyangka dia membunuh bayi itu. jika dia benar benar sayang seharusnya dia tidak tega membunuh bayi tersebut, aku hanya kecewa dengan dia dan bagaimana mungkin jika aku harus menikahi nya setelah adik ku menikah" ucap bang Dion saat di telfon yang di loud speaker oleh Melany.
Setan, Indy tidak perlu pria seperti kau, mulai saat ini kau akan menyesal. kau akan menanggung beban mu dan dosa mu. ingat Karma berlaku, ( Tut, telfon dimatikan oleh bang Dion langsung di saat Melany masih biacra).
seketika Dunia ku sangat Gelap di buat oleh hal yang aku dengar saat itu.
Tidurlah, jangan fikirkan hal ini, aku tidak mau kamu menjadi wanita tolol untuk kesekian kali nya ndy, ucap Melany kepadaku dan meninggalkan aku.
siapa yang bisa tidur? aku? tidak mungkin, kau kehilangan 2 orang sekaligus, apakah aku telah di kutuk? Tuhan jika saat itu engkau menunjukkan dia melalui doa kepadaku dan mimpi kepadaku, tunjukkan apa yang harus ku lakukan saat ini Tuhan (ucapku dengan mata bengkak, nafas yang tersengal-sengal dan tertidur saat itu juga)
__ADS_1