PCC Perjalanan Cinta

PCC Perjalanan Cinta
Permintaan terberat


__ADS_3

"Nenek..... aku datang" Ucapku memasuki kamar nenek di RS menuju tempat tidurnya.


ku lihat nenek ku yg kurus memakai selang oksigen, baju operasi yang masih terpakai, kulitnya yang sangat keriput, membuat hatiku semakin teriris saja.


ku pandangi nenek ku tak hentinya.


"ndy.... ndy... ndy" saut nenek ku yang membangunkan ku dari lamunan ku.


"Heeeee nenek, indy gak dengar nenek memanggilku'' Jawabku.


"kamu melamun apa ndy?" tanyak nenek kepadaku lagi.


"tidak ada nek, hanya mikirin kerjaan saja nek" ucapku cepat karena bohong.


"kapan, jadinya kamu nikah ndy?" keburu Nenek meninggal nanti ndy!!!.


tiba-tiba nenek, berkata seperti itu.


Namun nenek tidak melihat ke arah ku secara langsung seperti biasanya.


"Mungkin, akhir tahun ini nek"


"sebab itu, nenek harus cepat sembuh ya"


"biar bisa melihat indy nikah" tambahku.


"calon mu mana ndy?"


"kenapa gak datang menjenguk Nenek?" Tanya Nenek.

__ADS_1


"Dia tinggal di luar kota nek" Ucap ku.


"bulan depan akan kesini, untuk berkunjung" "jika ada waktu kosong nek"


"jadi, Nenek tenang saja"


"Nenek istirahat dulu saat ini ya, tidak usah memikirkan hal hal lainnya dulu" Ucapku kepada nenek.


"Indy juga, mau pulang dulu. besok Indy dinas pagi nek"


"Indy pamit ya nek"


"pamit ya tan dan titip nenek" Tambahku lagi dan bergegas berjalan pulang meninggalkan kamar tersebut.


"17 pesan belum dibaca" sambil membuka chat dengan posisi di parkiran menunggu ojol datang


"malam Cindy sedang apa? jangan telat makan dan jangan terlalu sibuk kerja."


aku membalas nya dengan cepat


"Malam bang Dion, maaf ya lagi banyak kerjaan"


"tidak lupa makan kok bang Dion"


"abang juga, jangan lupa makan ya" kemudian aku menekan tombol send.


pergilah kasih kejarlah keinginanmu selagi masih ada waktu.......


"hallo pak, saya di parkiran pakai baju hitam ya'' ketikku di pesan aplikasi online

__ADS_1


kemudian ojol langsung datang beberapa saat ke arahku.


"Pakai helm neng?" Tanyak ojol tersebut.


"Iya pakai pak" Jawabku dan mengambil helm tersebut dan memakainya.


Perjalanan dari rumah sakit me kost ku tidak terlalu lam, sehingga aku telah sampai.


"Dimana, aku meletakkan kunci kamar ya?" Tanyaku sambil membongkar habis isi tasku.


Ternyata kunci tersebut ada di kantong ku dan segera aku buka kamarku.


sebelumnya aku jelaskan sedikit ya.


Aku tinggal di kost di kotaku, aku lahir dari keluarga sederhana dan ekonomi sedang.


Sejak aku TK hingga SMA, Aku selalu menduduki peringkat teratas kalau tidak 1 ya 2, kalau 3 kebetulan tidak pernah.


Dalam hidup ku, aku hanya pacaran 1 kali saja dengan teman SMA ku yang berlangsung tidak lama. Sebab, dulu aku juga melewati masa puber ku.


Aku lulus SMA dan masuk PTN untuk gelar dokter umum di PTN kotaku.


"Dan aku, melanjutkan kuliah serta nge kost, karena aku kuliah di kota dan rumah keluarga ku berada di luar kota, walau masih satu provinsi dengan kuliah ku.


Aku memiliki 2 saudara 1 kakaku dan 1 abang aku.


Singkat cerita aku adalah anak bungsu sekaligus cucu kesayangan Nenek aku.


Setelah aku lulus S1 dokter dan mendapatkan gelar dr ku,

__ADS_1


Aku mendapat beasiswa untuk melanjutkan megambil ke Spesialis dr anak.


Kesempatan langka seperti itu kemudian ku ambil dan seperti yang kalian tahu, aku baru saja lulus untuk dr spesialis anak yang aku ceritakan di episode pertama


__ADS_2