PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN

PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN
Bab Tiga Puluh Satu. PYTD.


__ADS_3

Kenzo yang telah berpakaian rapi menjemput Naya di butik. Wanita itu telah berpakaian rapi dan cantik. Naya memang sering mandi di butik itu.


Kenzo tertegun melihat penampilan Naya, wanita itu tambah makin cantik. Naya yang menyadari Kenzo memandangi dirinya tanpa kedip, langsung menunduk. Naya sebenarnya juga terpesona dengan penampilan Kenzo.


"Kita pergi sekarang, Kak?" tanya Naya memecahkan kebisuan diantara mereka.


"Oh ... iya. Mari kita berangkat lagi, mama nggak sabar menunggu kamu. Dari tadi menelpon terus."


"Aku juga udah kangen dengan Mama," ujar Naya. Mama Kenzo meminta Naya memanggilnya dengan sebutan Mama juga.


Kenzo mengendarai mobil sambil sesekali melirik ke arah Naya yang duduk di sebelah dirinya. Hingga sampai di rumah kediaman mama-nya, antara Kenzo dan Naya tidak ada yang bersuara.


Mama Kenzo dan keluarga yang lain telah berkumpul di belakang rumah, tepatnya di taman. Mama menyambut kedatangan Naya dengan memeluk wanita itu.


"Karena bintangnya telah hadir, acara bisa segera dimulai."


"Kita minta yang berulang tahun maju ke sini," ujar Alana. Di meja itu ada kue bolu yang cukup besar.


"Kamu temani aku, ya?" ucap Kenzo dengan lirih.


"Aku, Kak?" tanya Naya.


"Kamu ternyata nggak kaget melihat pesta malam ini. Apa Kenzo yang mengatakan tentang acara malam ini denganmu?" tanya Mama.


Padahal Mama sengaja menyembunyikan acara malam ini dari Naya, untuk memberikan kejutan bagi wanita itu saat datang. Namun, Naya tidak ada tampak rasa kekagetannya.


"Aku dari dulu udah tau ulang tahun kak Kenzo," ucap Naya pelan.


"Kenzo udah mengatakan hari kelahirannya," ucap Mama.


"Bukan, tapi karena aku dulu fansnya Kak Kenzo," gumam Naya, namun masih dapat didengar.


Mama dan Alana langsung tertawa mendengar ucapan Naya. Alana langsung mendekati Naya.

__ADS_1


"Wooww, kejutan banget. Dulu, Naya yang ngefans dan mengidolakan Kenzo, tapi saat ini semua terbalik. Kenzo-lah sekarang mengidolakan Naya," ujar Alana dengan bertepuk tangan.


"Kak Alana, jangan ngomong gitu. Aku malu," ujar Naya.


"Kenapa malu? Seharusnya kamu bangga karena dapat membalikan kenyataan. Dari seorang fans-nya Kenzo berubah menjadi idola Kenzo. Dia sangat mendambakan kamu," ucap Alana dengan tersenyum.


"Mbak Alana ngomong apa? Nanti Naya jadi malu."


"Nggak akan malu, seharusnya banggalah."


"Udah cukup becandanya. Naya kamu temani Kenzo untuk pemotongan kuenya."


Mama mengajak Naya buat maju kedepan. Saat ini bertiga, mereka mengeliingi meja itu. Alana sebagai pembawa acara, memulainya dengan ucapan ulang tahun untuk Kenzo.


"Sebelum tiup lilin, kamu bisa katakan keinginanmu di hari kelahiran ini," ucap Alana


"Pertama, aku mengucapkan terima kasih untuk seluruh keluarga yang menyempatkan hadir di hari kelahiranku ini." Kenzo menarik napas dalam sebelum melanjutkan ucapannya.


Semua keluarga yang hadir bertepuk tangan setelah Kenzo mengucapkan harapannya. Pemotongan kue dilakukan Kenzo setelahnya. Potongan kue pertama, Kenzo beri buat mama. Potongan kedua diberikan untuk Naya. Semua keluarga bersorak meledek Kenzo.


"Sekarang kita mau dengar nih, ucapan ulang tahun dari tamu istimewa di malam ini. Naya silakan memberikan ucapan buat Kenzo!" perintah Alana. Wanita itu memberikan mik pada Naya.


"Di hari yang berbahagia ini, usia Kak Kenzo bertambah. Semoga kamu selalu berada dalam naungan keberkahan Allah SWT. Semoga hari ini membawa kebahagiaan yang tak terhitung jumlahnya dan kegembiraan tanpa akhir yang diberikan buat Kak Kenzo. Semoga dengan bertambahnya usiamu, bertambah pula keberkahan dalam hidupmu pun akan bertambah. Happy milad, Kak Kenzo. Barakallah fii umrik ya," ucap Naya.


Setelah acara pemotongan kue. Acara dilanjutkan dengan makan. Naya memilih duduk di dekat mama Kenzo.


Tiba-tiba lampu di taman padam semuanya. Hanya tersisa satu lampu yang mengarah dan menyinari Naya seorang. Wanita itu menjadi malu karena hanya dirinya yang disinari.


"Ma, kenapa lampunya menyinari aku aja. Malu aku jadinya," ucap Naya.


"Mungkin kebetulan lampu yang masih tersisa itu mengarah ke kamu," ujar Mama santai.


"Aku malu, Ma. Sebaiknya aku pindah duduk aja. Mama nggak keberatan," ucap Naya.

__ADS_1


Naya berdiri dari duduknya. Baru aja akan melangkah, Naya dikagetkan dengan kedatangan Kenzo yang membawa bunga kehadapannya. Lampu di taman kembali hidup dan lampu sorot mengarah ke kedua manusia berlawanan jenis itu.


"Naya, aku tau mungkin ungkapan perasaan ini terlalu cepat. Namun aku tidak bisa lebih lama lagi menyimpan perasaan ini." Kenzo menjeda ucapannya.




"Aku sudah lama menanti-nanti kehadiran sosok bidadari dunia yang taat kepada Rabbnya. Maukah kamu menemaniku menjadi satu-satunya bidadari dunia dengan menerima lamaranku? Kata orang, cinta adalah sebuah penyakit yang bisa disembuhkan dengan pernikahan. Maukah kamu jadi penyembuh sakitku?"


Semua keluarga bertepuk tangan mendengar ucapan lamaran dari Kenzo. Naya hanya terdiam tertegun, tidak menyangka Kenzo akan.menyatakan perasaannya di malam. ini.


"Naya, ada nama yang selalu tertulis di dalam hati. tapi, belum tentu ia tertulis di atas buku nikah. Dan aku ingin kamu tertulis di keduanya. Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu. Dan malam ini, aku ingin mengatakan dengan segenap kerinduanku. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, jadilah pendamping hidupku.”


"Terima ...," teriak keluarga yang lain. Naya tampak masih tidak percaya dengan apa yang terjadi di malam ini.


"Kak Kenzo, aku bukannya tidak mau menerima. Namun, rasa sakit yang pernah ditorehkan seseorang, lukanya belum mengering. Aku takut luka itu akan kembali terbuka lagi. Aku pernah memiliki seseorang yang benar-benar membuatku merasa berarti. Tapi, sekarang ia telah pergi dan aku kehilangan arah. Tidak ada lagi yang cukup berarti buatku. Aku belum berani memulainya kembali."


"Naya, Putus cinta itu menyakitkan, tetapi kehilangan seseorang yang tidak menghargai kamu sebenarnya adalah keuntungan, bukan kerugian. Patah hati adalah berkah dari Tuhan. Itu hanya caranya agar kamu sadar bahwa ia menyelamatkanmu dari orang yang salah." Kenzo menarik napasnya untuk menetralkan degup jantungnya.


"Saat ini masa iddah-ku juga belum habis, sementara itu kita bisa saling mengenal kepribadian masing-masing dulu. Jika saat masa iddah ku habis dan hati ini yakin memilih kakak, aku yang akan datang dan meminta kakak segera menghalalkan aku."


"Baiklah, Naya. Aku akan menunggu kamu datang padaku dan meminta aku menghalalkan kamu."


"Terima kasih, Kak. Karena mengerti dan mau menungguku."


Kecewa yang Naya rasaoan adalah salah satu perasaan alami yang bisa tumbuh dalam diri manusia. Kecewa bisa timbul karena banyak alasan. Mulai dari kebohongan, hingga penghianatan. Semua itu bisa sangat terjadi dari hubungan yang kamu jalin bersama orang lain. Terkadang ada rasa sedih hingga trauma yang bisa lahir dari rasa kecewa.


...****************...


**Bersambung


Sebagian quote di kutip dari Google**.

__ADS_1


__ADS_2