
Sejak pernikahannya dengan Naya satu bulan lalu, Kenzo selalu mengajak Naya ikut ke lokasi shooting-nya. Naya akan membuat makanan buat bekal Kenzo.
Semua kru dan pemain sinetron dalam rumah produksi tempat Kenzo bernaung telah mengetahui pernikahan mereka.
"Kenapa Sayang?" tanya Kenzo saat melihat istrinya memijat kepala.
"Nggak ada, Kak. Cuma sedikit pusing."
"Sini aku pijat," ucap Kenzo. Pria itu mendekati istrinya dan memijat dahi Naya dengan lembut.
Hanif yang kebetulan juga ada scene yang sama dengan Kenzo memperhatikan pria itu memijat dahi mantan istrinya. Hanif memandangi tanpa kedip. Hanif bersembunyi di balik pintu.
"Aku izin pulang aja, biar kamu bisa istirahat," ujar Kenzo.
"Nggak usah. Kakak lanjut aja shootingnya. Aku bisa tahan. Cuma sakit kepala dikit aja."
"Kamu rebahan aja di sini." Kenzo meminta Naya merebahkan dirinya di sofa yang ada di ruangan itu.
"Nanti kalau sakitnya makin terasa. Kamu datangi aku. Aku ada di halaman belakang, dekat kolam renang. Pengambilan gambar di sana. Istirahat di sini dulu, Sayang." Kenzo mengecup dahi Naya sebelum melangkah meninggalkan istrinya di kamar itu.
Setelah Kenzo menghilang, Hanif keluar dari tempat persembunyiannya. Mendekati Naya yang sedang berbaring. Hanif menyodorkan minyak kayu putih.
"Ini minyak kayu putih. Biasanya jika sakit kepala, kamu hanya butuh ini'kan?"
"Mas Hanif ...." Naya bangun dari tidurnya. Mengambil minyak kayu putih yang disodorkan Hanif.
"Terima kasih, Mas," ucap Naya. Wanita itu berdiri dan ingin melangkah pergi meninggalkan Hanif.
"Kamu istirahat aja. Biar aku yang pergi. Naya, aku minta maaf."
__ADS_1
"Maaf untuk apa?"
"Maaf karena aku pernah menyakiti hatimu. Aku menyesal!" ucap Hanif.
"Penyesalanku adalah pernah hadir ke dalam kehidupanmu dan menghancurkan kesempurnaanmu. Aku selalu menangisi penyesalanku, aku tahu ini mungkin karma, ya aku terima karma ini, kenyataan jika waktu nggak akan bisa kembali lagi. Di antara deretan panjang penyesalanku, melepasmu pergi adalah salah satunya."
Tanpa Hanif dan Naya sadari, Kenzo mendengar semua yang mereka ucapkan. Kenzo yang ingin mengantar susu hangat untuk Naya, menghentikan langkahnya dan menguping obrolan istrinya.
"Jangan pernah melihat ke belakang dan menyesali apa yang terjadi, Mas. Biarkan masa lalu di tempatnya, belakang. Biarkan di sana, jangan dikenang lagi. Segala apa pun yang terjadi dulu, maafkanlah. Lupakan semuanya. Masa lalu itu adalah masa yang telah berlalu. Seperti namanya, telah lalu, maka ia pantasnya di belakang. Jangan menjadikannya di depan. Mari ikhlaskan," ucap Naya dengan tersenyum.
"Aku saat ini telah memiliki suami. Bagiku, hidupku hanya untuk mengabdi dengan suami. Aku telah melepaskan dan melupakan semuanya. Aku harap Mas juga melakukan hal yang sama. Saat ini, di antara kita tidak. ada hubungan lagi. Tidak baik juga kita sedekat ini, bisa timbulkan fitnah. Maaf Mas. Aku pamit."
Apapun yang ada pada diri kita jangan disesali, apapun yang terjadi dalam hidup kita juga tidak untuk disesali. Manusia hanya sebagai pelaksana titah ilahi dengan mengoptimalkan kemampuan otak dan akal pikiran. Hidup itu adalah perjuangan. Jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi pada hidup kita. Hidup itu bukan masa lalu, hidup ini masa sekarang dan masa yang akan datang. Jadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk terus memperbaiki diri. (Sumber : Google)
Naya berdiri dan berjalan meninggalkan Hanif yang masih terpaku di tempatnya berdiri. Ketika akan keluar dari ruangan itu, Naya kaget saat seseorang memeluk dan mencium pipinya. Naya pikir Hanif yang melakukan itu.
"Lepaskan, jangan kurang ajar ...." Ucapan Naya terhenti saat melihat dan menyadari Kenzo yang memeluknya.
"Kenapa kaget? Kamu pikir siapa? Emangnya ada yang berani peluk kamu? Kalau ada pria lain yang berani menyentuh kamu, dia akan berhadapan denganku."
"Aku mau lihat Kakak kerja aja."
"Boleh. Ini susu hangat. Biar sakit kepalanya berkurang."
Kenzo memeluk pinggang Naya, berjalan menuju lokasi shooting-nya. Kenzo tidak mau nanti dirinya akan kehilangan kendali jika masih melihat Hanif mendekati Naya. Walau pria itu tidak melakukan apapun dengan Naya, tapi entah mengapa rasa cemburu Kenzo begitu besar dengan pria itu dibandingkan dengan pria lain. Mungkin karena Naya dan Hanif pernah hidup bersama.
Kenzo hanya melakukan shooting hingga siang hari. Meminta izin dengan sutradara jika ia akan melanjutkan nanti sore. Kenzo mau mengantar Naya pulang agar istrinya itu dapat beristirahat.
Citra yang saat ini hanya berperan sebagai figuran, mendekati Hanif yang sedang makan siang. Citra duduk di seberang pria itu.
__ADS_1
"Jika aku mau merubah sikap dan juga penampilanku seperti Naya, apakah masih ada kesempatan kedua untukku bisa bersama kamu lagi," ucap Citra.
"Aku nggak tahu, Citra. Jika kamu berubah hanya untuk kembali denganku, bukan dari hati, aku rasa kamu akan sulit melakukan. Pasti akan kembali lagi sikapmu. Sebaiknya jika ingin berubah, lakukan karena niat dari dalam hatimu bukan karena siapa-siapa!" ujar Hanif.
"Bukankah segala sesuatu itu harus dilakukan dengan terpaksa dulu sampai kita udah terbiasa."
"Untuk saat ini lebih baik begini, jika memang kamu adalah jodohku yang sesungguhnya, pasti kita akan disatukan lagi."
Hanif berdiri dari duduknya dan meninggalkan Citra. Hanif juga telah memutuskan ini adalah sinetron terakhir yang akan dia bintangi. Hanif sudah bertekad akan kembali ke kampung dan hidup seperti dulu lagi.
...****************...
Bersambung
Selamat siang semuanya. Apa kabar? Semoga semuanya di beri kesehatan dan dalam lindungan Tuhan.
Sementara menunggu novel ini update, bisa mampir ke novel teman mama dibawah ini
Blurb JERAT HASRAT KAKAK IPAR
Bara Alexander Horisson tidak menyangka bahwa dia akan mewarisi perkebunan, pabrik anggur dan property Horisson.
Masalah muncul karena dia tidak hanya mewarisi usaha keluarga, namun juga mendapatkan Kakak Ipar yang menggoda.
Freya Hathaway atau Freya Horisson karena Freya menikahi saudara laki-laki Bara. Untuk menyelamatkan keluarga. Freya menjebak Bara, adik iparnya agar menikahinya
Apakah Bara berhasil melepaskan diri dari Freya?
Bagaimana dengan nasib Freya, apakah dia akan berhasil dengan rencana menjebak Bara agar menikahinya?
__ADS_1
Langsung baca aja yuks.