Pecah Berserakan

Pecah Berserakan
Diam Diam Suka


__ADS_3

Malam Yang panjang dan indah bagi Ayrin, tapi ia tetap menyadarkan diri nya bahwa ini hanya kebetulan, dan Alvi bukan lah takdir nya.


Agar ia terbang tidak terlalu jauh, hingga ia lupa jalan untuk pulang, Sudah cukup cinta bertepuk sebelah tangan ,Terkadang yang kita genggam bisa Lepas jika takdir hanya mempertemukan bukan menyatukan.


Terkadang Takdir memang kejam bagi orang orang yang berjuang, pacaran sama siapa nikah sama siapa, terlalu banyak kenangan sehingga untuk mengingatkan nya saja sangat sakit, Apa lagi melupakan,


Memang benar kata orang jodoh tidak akan kemana, tidak akan ketukar, tapi jika di paksakan akan patah hati, Kita sebagai manusia merencanakan ,Sang Semesta Alam Yang Menentukan,


Walau sudah di tikung d sepertiga Malam jika itu bukan yang terbaik, berati ada yang lebih baik, tergantung manusia nya jika mau mendapat jodoh yang baik maka perbaiki lah diri, begitu pun dengan sebalik nya, karena sang maha cinta Sangat lah Adil.


Alvi kos di sebelah kos an Ayrin, Ia melihat ayrin Yang Pergi kerja terlihat buru buru,


"masih suka terlambat? ***Senyum nya


Ayrin berpas pas an dengan Alvi, tapi Ayrin tak melirik Alvi, Ia hanya berkata dalam hati

__ADS_1


"**jadi dia kos disini?


Pulang Kerja,


Ayrin terus menatap kos an Alvi, pintu nya masih tertutup, mungkin Alvi belum pulang, Sebuah mobil Berhenti di depan kos an Alvi,


Tampak Alvi turun dan membuka pintu, turun seorang cewek cantik stylish kekinian****,


"itu kan Abelia? **ujar ayrin yang tadi memperhatikan


Alvi sempat menatap Ayrin yang berdiri dengan mata heran**


Tidak beberapa jam Abel sudah naik mobil tadi, tapi tidak di antar Alvi, Ayrin Masih Melihat di jendela kamar nya,


Memang Wanita Kepo😂

__ADS_1


Ayrin keluar pura pura beli makanan, Dan di samperin Alvi**,


"Lu sombong amat ya! Lu udah lupa sama gua? Apa cinta lu udah hilang?


"idihh anda siapa ya? cinta? kapan gua cinta sama lu?


"udahlah rin, semua orang juga tau kali, tapi lu harus tau lu bukan tipe gua, ga level,


Mendengar kata kata Alvi yang begitu menyakitkan di telinga Ayrin, Mata nya mulai berkaca kaca, menahan tangis, Dan menatap Alvi yang mengalihkan pandangan.


"*Ya, lu Benar gua emang suka sama lu, Tapi itu dulu, Dan sekarang gua ingin lupain lu, membunuh cinta gua yang bodoh, gua akan berusaha, Dan saat nya nanti sampai lu berlutut mengatakan cinta sama gua, gua pastiin gua ga akan terima, itu janji, gua, di mulai hari ini.


Alvi mendengar kata kata Ayrin menahan ludah, tampak dari sudut mata nya rasa kecewa dan sakit yang teramat, ia melihat Ayrin yang masuk kos dengan tangis,,


"Maaf rin, gua harus lakuin itu, Gua cinta sama lu, gua sayang sama lu, lebih dari apa pun, tapi ini yang terbaik buat kita, gua harus buat lu membenci gua, biar lu bisa dengan mudah lupain gua, walau gua sendiri ga akan bisa lupain lu, mengapa jalan cinta kita seperti ini?

__ADS_1


**Sementara Ayrin di kamar langsung ambruk di Atas kasur, mengambil bantal memeluk nya dan menangis sejadi jadi nya, hati nya benar benar terluka, ia menghapus semua foto Alvi yang ada di hp nya,


"Apa yang salah dalam diriku? kenapa dia bilang aku bukan tipe nya, apa aku sejelek itu? aku harus bukti in,kalau aku pantas, dan dia lah yang ga selevel sama aku, Mulau detik ini gua Harus bisa lupain Alvi, Bahkan sampai gua lupa nama nya***,**di isak tangis nya.


__ADS_2