Pecah Berserakan

Pecah Berserakan
Masih Dengan Rasa Yang Sama


__ADS_3

Aku Mulai Dekat Dengan Alvi, Sebagian Prempuan Di Kelas Ku Memuji ku, Karena Aku Satu Satu nya Prempuan Yang bisa Jadi Teman Alvi,


Iya kami Sering Bercanda, tertawa, Seperti Remaja Yang Sedang Jatuh Cinta, yang waktu nya Penuh Dengan Cinta.


Alvi Paling Sering Mencubit Pipi ku, Yang Membuat Jantung Ku mau Copot, Tidak Terasa Udah Mau Ujian Semester 1.


" Hari Ini Alvi Aneh Banget lo mel.


"Aneh Kenapa Rin? "Sambil Membereskan Buku


"Iya, Sekarang Dia itu Cuek dan Diam Saat Melihat Aku mel.


" Mungkin Dia Kecapekan kali rin.


" lu pikir dia habis lari,


"Hay Guys, Teriak Maira Sambil Memeluk Ayrin Dan Amel,


" Aduh, Sakit mai, Lu kaya anak kecil aja, Tegas Amel


"iya maaf mel, gua ada informasi Penting ting ting, Ini Tentang Alvi Rin.


Ayrin Langsung Mendengar kan Maira,

__ADS_1


"Info Apa Mai? Tanya Ayrin Penasaran


" Lu siap siap ya rin, ini masalah Hati lu,


"iya, buruan deh mai, aku udah penasaran.


" Tau ni mai, protes Amel Yang Juga Ikut Penasaran,


" iya iya, Si Alvi Udah Jadian Sama Vivi.


Ayrin Kaget Mendengar Ucapan Maira.


"lu Tau darimana mai? Ucap Amel, yang Tau dengan Perasaan Ayrin Pasti sedih


"Gua tau dari teman nya Vivi, si Angel yang ngomongin itu,


"iya Vivi Hayati,


Rasa nya Aku Seperti Sedang Jatuh Ke Dasar Jurang yang Paling Dalam, Hingga Sangat Sakit Dan Perih.


"tapi Gua heran, kok bisa sama Vivi? bukan nya Alvi dekat sama lo ya rin? Tanya Maira Yang Entah Sengaja Mengejek Ayrin


"*nggak lah, Ayrin Sama Alvi Cuma Temanan Biasa, **Bela Amel

__ADS_1


Sepulang Sekolah, Ayrin Pulang Dengan Siska Teman Tetangga nya, ia Tampa Sengaja Melihat Alvi Dan Vivi Boncengan Dengan Mesra, Vivi Memeluk erat Alvi sambil tertawa, Entah apa yang mereka tertawakan. mungkin saja menertawakan Ayrin Yang Tampa Sadar Menetes kan air mata,


Siska Yang melihat Ayrin Menangis, Terus Bertanya Ada apa**


"kenapa rin? kenapa tiba tiba menangis*? tanya Siska wanita cantik yang di sebelah nya.


" Tidak Apa Sis, Hanya Saja Aku Sedang ingin Menangis. Hatiku Hancur


"Kamu Aneh Rin, Pengen Nangis, orang itu pengen baju,sepatu,uang, kamu pengen nangis, **


ledek siska sambil menyinggung lengan ayrin


Ayrin Tersenyum mendengar nya, dan langsung Ingin cepat cepat pulang, ingin mengabari Amel tentang hatinya saat ini


Sesampai di Rumah Ayrin langsung masuk kamar dan tidak keluar untuk makan, ibu ayrin sudah menyuruh nya makan, tapi ayrin tetap di dalam kamar mengunci diri, tetap menangisi hati tentang apa yang di lihat nya, ternyata yang di bilang maira benar**,


"lalu untuk apa perhatian nya selama ini? Apa dia tidak tau, aku mudah baper, mudah tersentuh bahkan aku sudah Jatuh cinta pada pandangan pertama pada nya.


**Maki nya pada diri sendiri sambil sesegukan karena terlalu lama menangis, Sampai ketiduran.


Waktu Menunjukan Pukul 19:20** ,


"Rin, Kamu Pulang Sekolah langsung tidur, gak makan, ga ganti baju, ga sholat, Apa kamu sedang patah hati? Ujar Ibu nya sambil membangun kan ayrin.

__ADS_1


"*Ibu, Aku cuma kelelahan karena tadi ada pelajaran tambahan.


" Pelajaran tambahan? Sampai Mata Kamu Bengkak. ya Sudah makan Sana*!


__ADS_2