
Ayrin selesai juga membeli makanan sesuai pesanan sang bos, baru keluar dari pintu cafe Ayrin sudah di tarik oleh 2 orang pria dengan kasar, membuat Ayrin kaget.
"hey, siapa kalian hah?lepas kan aku?
Ayrin teriak, yang tidak di dengarkan oleh 2 pria yang berbadan gemuk tersebut, membuat Ayrin semakin panik, makanan yang di bawa Ayrin tumpah, tampa bisa diselamatkan sedikit pun,
Dara yang menonton pertunjukan menarik untuk dirinya tersenyum puas.
"rasain kamu Ayrin, siapa suruh berani ganggu aku,
ayrin masih mencoba melepaskan tangannya, pria yang satunya langsung saja menampar Ayrin, sampai Ayrin jatuh ke lantai membuat tangan nya yang Luka berdarah kembali,
"ah sialan,
umpat Ayrin berdiri, langsung saja menampar balik pria itu dengan sekuat tenaganya, Hinga ada darah di bibir pria itu, Ayrin juga takut, ia tak menyangka pukulannya sekuat itu ternyata, tentu kedua pria itu marah besar akibat perbuatan Ayrin, Ayrin yang takut mencoba untuk lari, namun dengan cepat pria yang satu nya, menangkap Ayrin, ingin menampar sekali lagi wajah Ayrin , namun gagal karena di tangkap oleh Gibran yang kebetulan lewat dan melihat itu semua, Gibran yang awalnya tak ingin ikut campur, setelah melihat perempuan itu adalah Ayrin , ia langsung berlari dan menghajar dua pria itu dengan tangannya sendiri Tampa ampun,
Ayrin yang masih ada bekas tamparan di pipi nya, memegang pipinya yang terasa perih. Ayrin baru ingat dengan makanan untuk bos nya, Ayrin langsung buru buru membeli kan yang baru,
sedangkan dara langsung panik melihat kedatangan Gibran. ia segera pergi secepatnya dari cafe tersebut.
Kenzo yang berada di ruangan nya tampak begitu kesal, menunggu Ayrin membeli makanan saja sangat lama, setelah Ayrin sampai di ruangan Kenzo ,
kenzo yang menatap wajah Ayrin ada bekas tamparan dan bibirnya yang berdarah, tidak jadi marah, padahal ia sudah berniat ingin memarahi Ayrin kali ini, tapi sekarang hanya kekahwatiran yang terlihat di wajah Kenzo,
karena setahu Kenzo saat Pergi tadi, hanya tangan ayrin yang terluka, dan itu pun sudah di obati langsung oleh Kenzo.
"kenapa pipi kami jadi seperti itu? kamu habis berantam lagi?
ya setahu Kenzo Ayrin ini sering sekali berantam setiap kali bertemu Kenzo.
Ayrin menelan ludah, dan menggeleng.
"tidak, tadi ada orang gila di jalan,
Kenzo menyuruh Ayrin duduk di kursi kekuasaan nya.
__ADS_1
"sini duduk,
pinta Kenzo pada ayrin yang masih saja berdiri bingung,
kenzo langsung saja menduduki Ayrin di kursi milik nya, melihat luka di pipi dan bibir Ayrin, Kenzo mengobati dengan hati hati, membuat hati Ayrin tak karuan.
"Ayrin dua pria itu udah saya tangkap,
teriak Gibran Tampa mengetok pintu terlebih dahulu, membuat Kenzo menatap tajam ke arah nya.
"ah, maaf bos, saya tidak bermaksud menganggu kalian,
Gibran yang berencana pergi,
"matilah aku, sudah menganggu bos
"tunggu, maksud kamu 2 pria apa?
Gibran langsung berbalik dan menjelaskan sesuai yang ia lihat,
"iya bos,
"siapa yang nyuruh?
"nona dara bos, seperti itu pengakuan 2 pria itu,
Kenzo kaget mendengar nama dara, wanita yang pernah ia cintai melakukan hal yang memalukan ini. termasuk Ayrin juga tak menyangka ternyata dara sangat membencinya, hingga menyuruh orang untuk menghabisi dirinya, untung saat itu Gibran tepat waktu, jika tidak Entah apa yang terjadi pada Diri nya.
mata Kenzo sudah merah, ia sangat marah terhadap yang di lakukan dara pada ayrin, entah mengapa saat ini ia hanya mengkhawatir kan ayrin.
"ya sudah , kamu ikut saya ke rumah sakit sekarang,
perintah Kenzo pada ayrin, yang terdengar lebay, luka Ayrin tidak begitu parah, ia hanya luka keci dan itu kan sudah di obati juga.
"tidak usah bos, saya gak papa kok.
__ADS_1
"kamu ikut, atau saya gendong?
membuat Ayrin langsung berdiri dan setuju untuk ke rumah sakit, dari pada di gendong bisa jadi gosip hangat ia di kantor.
Gibran ikut tersenyum melihat ke lakuan bos nya itu.
"Dan buat kamu gib, patah kan tangan pria yang menampar Ayrin.
perintah Kenzo dengan serius, yang membuat Ayrin ngeri.
"baik bos, dengan senang hati.
"jangan lakukan itu gibran
teriak Ayrin yang membuat Kenzo serta Gibran melihat ke arahnya,
"aku gak papa, jadi tidak perlu mematahkan tangan mereka, emang kalian gak punya perasaan apa? pokok nya aku gak setuju.
kata Ayrin yang penuh penekanan, Gibran yang hanya mengikuti perintah Kenzo,
"baik lah , tidak usah lakukan gib, tapi buat mereka jera saja,.
kata yang akhirnya keluar dari mulut Kenzo, walau sebenarnya hati nya ingin mematahkan tangan pria itu, Gibran kagum pada ayrin yang mampu membuat Kenzo menuruti keinginan nya, karena selama Gibran di samping Kenzo, tak pernah melihat Kenzo yang patuh terhadap wanita, apa lagi hanya dengan karyawan nya sendiri, bahkan dulu dengan dara pun tidak seperti ini, benar benar hebat.
semua karyawan yang melihat Ayrin di gandeng Kenzo, tampak kesal, karena pada umumnya semua tidak suka Ayrin, mungkin bisa di bilang hanya Kayla yang baik pada ayrin.
Ayrin sebenarnya Malu dengan perlakuan Kenzo yang sedikit berlebihan Atas luka nya yang kecil ini.
Terima kasih untuk para pembaca setia Athoor π₯°ππ,
kalian memang The best lah π₯°
apa lagi kalau tambah like, komen, bintang 5 nya, serta dukungan nya, tambah the best lagi lah, ππ₯°,
pokok nya sayang kalian banyak banyak my Readers π₯°lap youπ₯°πππππ
__ADS_1