Pecah Berserakan

Pecah Berserakan
Kenangan dalam ingatan


__ADS_3

"Ternyata kita ketemu disini Ayrinka Azahra?


Ayrin langsung menoleh ke sumber suara, wanita cantik yang sudah lama Ayrin tak ingin bertemu dengan nya.


"Abel,


Hanya itu yang bisa Ayrin ucap kan, entah mengapa hati ayrin tetap saja pilu bertemu dengan wanita yang di pilih oleh laki laki yang sangat ia cintai.walau sekarang mereka sudah tidak lagi bersama, tapi luka itu masih tetap ada.


"bisa kita bicara sebentar rin,


Ayrin hanya mengangguk dan mengikuti langkah abelia ke kursi dekat taman.


hanya hening yang tercipta di antara mereka, pada akhir nya Abel memulai bicara.


" Aku sudah tidak bersama Alvi lagi rin.


Tapi Abel menggantung ucapan nya, ia ingin melihat reaksi Ayrin yang hanya diam, ya Ayrin sudah tau itu, bahkan Ayrin sudah tau Abel menikah sedang kan Alvi balikan sama Vivi


"heem,


Hanya suara itu yang terdengar dari mulut ayrin, walau sebenarnya Ayrin juga bingung , apa maksud Abel menemui dirinya.


Abel tersenyum dan melanjutkan pembicaraannya.

__ADS_1


"Ternyata Alvi hanya mencintai seorang wanita, dan itu bukan aku, walau aku dulu nya mencintai Alvi, tapi Alvi hanya menganggap aku teman gak lebih , dan kami gak pernah jadian, Waktu itu Alvi hanya sengaja ingin menjauhi kamu Rin.


kalimat terakhir Abel, sungguh menusuk jantung.


Ayrin masih diam, ia masih ingin mendengar kan apa yang mau di jelas kan wanita yang tengah duduk bersama nya ini, harus di akui Abel sangat cantik, dan anggun.


"kamu tau Rin, siapa wanita yang di sukai Alvi itu, dia adalah,


Belum sempat abelia mengatakan nya, seseorang menghampiri mereka,


"Abel, ayo kita pulang


Ajak seorang laki laki manis dengan senyum ramah nya.


laki laki itu adalah suami abelia, mereka pun pergi meninggalkan Ayrin dengan rasa penasaran tentang wanita yang di sukai alvi.


"ah sudah lah Rin, siapa pun wanita itu, pasti bukan kamu Rin, paling an juga Vivi, bukti nya dia kan balikan lagi,


Gumam Ayrin sendiri, ia tak berani lagi berharap pada Alvi, ia takut luka nya makin dalam dan tak bisa di obati.


Setelah Sampai di kosan, tetap saja ayrin memikirkan Alvi,


lagi lagi ia harus di ingatkan tentang laki laki yang sudah mengambil separuh hati nya, eh bukan di ambil lebih tepat nya di berikan pada laki laki yang tidak membutuhkan,

__ADS_1


Sekejap saja mata Ayrin tak mau di pejamkan ,kenangan demi kenangan selalu saja melintas, Sakit sampai tak terkatakan.


Ayrin melihat kembali ponsel milik nya, ada satu foto Alvi dan dirinya yang masih ia simpan, ia belum mampu untuk menghapus foto satu satu nya yang ia punya bersama laki laki yang berkali kali membuat nya terluka Tampa sengaja.


Foto yang memancarkan senyum kebahagiaan Ayrin saat bersama Alvi, begitu pun dengan Alvi, ia tersenyum dengan tatapan yang susah di artikan.


Beruntung waktu itu amela memotret mereka,


di saat mereka sedang belajar kelompok di rumah amela, Amela yang iseng diam diam mengambil foto dan terus saja menggoda Ayrin. Tapi Ayrin berterima kasih pada sahabat nya itu, yang mengebadikan kebersamaan nya dengan Alvi, setidak nya hanya itu yang bisa dimiliki ayrin


Itu sungguh kenangan yang tidak bisa Ayrin lupakan, ya walau lebih banyak sakit nya,


"Alvi? mengapa susah sekali melupakan mu? tak ada kah sedikit cinta untuk ku? sebegitu cinta kamu sama Vivi?


Ayrin bicara sendiri dalam diam nya, sedang kan Kayla yang langsung tidur setelah menyantap nasi goreng kesukaan nya, Ayrin juga tidak ingin menceritakan tentang Alvi sama Kayla ,


ia takut akan tambah sulit melupakan Alvi yang sudah merajai hatinya.


"Apa aku buka aja, blokir nya , gak gak Rin, kamu harus bisa lupain dia, fokus masa depan, keluarga,dan karir Rin, gak usah pikirin cinta cinta dulu.


Akhirnya itu yang bisa di katakan Ayrin pada diri nya, cepat cepat ia menyimpan ponsel dan langsung tidur, kalau memikirkan Alvi tidak akan selesai sampai pagi.


Ini foto Ayrin Dan Alvi yang masih disimpan.

__ADS_1



__ADS_2