Pelakor Pilihan

Pelakor Pilihan
24. Angel Merajuk


__ADS_3

Maid itu segera mendekati Angel yang sedari tadi mengetuk pintu hingga dia sama sekali belum terbuka juga.


"Maaf Nona Muda, Papinya Nona sedang tidak ada di rumah karena ada urusan penting yang harus Tuan Besar kerjakan, itu pesannya Papi untuk Nona, katanya Kalau Nona cari Tuan, harus ngomong gitu Non," terang Maid tersebut yang mendudukkan tubuhnya di sampingnya Angel yang sudah memperlihatkan wajah sendu dibarengi dengan wajahnya yang murung.


"Ya Papi pergi lagi," gumam Angel yang sangat sedih tidak bisa bertemu dengan Lion Papinya.


Wajahnya Angel berubah sendu, matanya sudah berkaca-kaca dan tinggal menunggu waktu yang tepat saja air matanya akan jatuh luruh membasahi pipinya.


Baby Sitter nya segera untuk berusaha membujuk dan menenangkan Angel yang sudah terisak dalam tangisnya.


Gladys yang menuruni undakan tangga sambil bersiul dan sesekali bibirnya berdendang menyanyikan lagu kesukaannya. Ekor sudut matanya melihat Angel yang dikelilingi oleh maid dan pengasuhnya. Mereka bergantian membujuk dan merayu Angel agar segera terdiam dan menghentikan tangisannya itu.


"Ada apa ini?" Tanyanya saat sudah berada di lantai dasar.


Sebagian dari mereka terkejut melihat Gladys karena baru sebagian yang mengetahui jika tuan besar mereka telah menikah siri lagi. Ada yang menatapnya penuh takjub ada juga yang menatapnya dengan penuh tanda tanya besar dan kebingungan.

__ADS_1


"Eeehh Nyonya Muda Gladys, ini Nyonya Angel sedih dan menangis kencang karena mencari Tuan Lion," jawabnya Mawar.


Mawar yang sudah mendapatkan informasi tersebut dari langsung mulutnya Lion untuk memperlakukan Gladys dengan baik bahkan Lion berpesan kepada dia jika dia istrinya yang paling istimewa dan lebih penting dari Liana istri pertamanya.


Gladys segera mendekati Angel yang duduk di sofa, dia langsung berlutut di depannya Angel. Maid dan baby sitter saling berpandangan dan melempar pertanyaan karena keheranan dan tidak mengetahui kabar terbaru yang terjadi di dalam keluarga besar itu.


Tetapi, tidak ada satupun yang berani untuk berkomentar ataupun berbisik di tetangga diantara mereka. Mawar dan Seruni segera menyingkir dan berpindah tempat agar Gladys lebih leluasa berbicara dengan Angel.


"Sayang! Putri cantiknya Mommy ada apa kok sedih banget sih?" Tanyanya sembari mengelap air matanya Angel yang sudah berlinang membasahi wajahnya yang chubby itu.


"Terus kenapa kalau Papi sudah pergi? Kan bagus tuh kalau papi pergi kerja, Angel bisa dibeliin banyak mainan,makanan sama baju baru," ucap Gladys yang berusaha membujuk anak sambungnya itu.


Angel seketika berhenti menangis ketika mendengar kata mainan.


"Mommy tidak boong kan cama Angel kalau Papi akan beliin Angel mainan yang banyak banget?" Tanyanya Angel yang berubah dari wajahnya sedih sendu sekarang menjadi antusias dan kilatan matanya berbinar bahagia.

__ADS_1


"Iya sayang, Mommy gak boong kok iya kan Mbak Melati?" Tanyanya Gladys agar lebih meyakinkan dan Angel mau percaya dengan semua perkataannya itu.


Melati yang disebut namanya segera menganggukkan kepalanya tanda setuju dan mengiyakan kebenaran dari penuturan Nyonya mudanya itu.


"Nyonya Gladys dengan Nyonya Liana beda banget yah, kalau dari wajah mereka sama-sama cantik sih tapi karakter dan sifatnya sangat jauh berbeda, aku suka dengan Nyonya Muda," Melati membatin lalu memperhatikan dengan secara seksama seluruh tubuhnya Gladys.


"Kalau gini bentuk dan modelnya kalau aku jadi laki-laki pasti tidak akan nolak kalau disuruh lagi untuk menikah, Tuan Lion sangat beruntung bisa menikah dua kali dengan gadis yang masih muda dan cantik lagi," Seruni ikut membatin dan memperhatikan gerak gerik Gladys diam-diam.


Lion tadi subuh sebelum berangkat ke kantornya dia sudah menginformasikan kepada sebagian maid, Security, Baby sitter jika dia sudah menikah lagi untuk kedua kalinya. Tetapi, dengan satu catatan dan syarat mereka tidak boleh sedikit pun membocorkan rahasia besar tersebut ke orang lain ataupun khalayak umum terutama kepada keluarga besarnya jika hal itu terjadi hidup mereka jadi jaminannya.


Hey hey... Readers setianya Fania kali ini ada yang baru lagi nih... Karya baru recehan Fania tapi alurnya sangat berbeda dengan Novel terdahulu dan lainnya.


Ini berkisah tentang seorang istri yang mencari seorang pendamping hidup untuk Suaminya atau menikahkan suaminya dengan wanita lain. Kalau di dunia nyata ada gak yang seperti Liana heemmm... jawabnya No... yang penasaran so pantengin terus yah kisah mereka di Pelakor Pilihan..


Fania ucapkan makasih banyak atas dukungannya terhadap semua Novel recehan Fania Mikaila Azzahrah daeng Sayang...

__ADS_1


i love you all...


__ADS_2