
"Nyonya Gladys dengan Nyonya Liana beda banget yah, kalau dari wajah mereka sama-sama cantik sih tapi karakter dan sifatnya sangat jauh berbeda, aku suka dengan Nyonya Muda," Melati membatin lalu memperhatikan dengan secara seksama seluruh tubuhnya Gladys.
"Kalau gini bentuk dan modelnya kalau aku jadi laki-laki pasti tidak akan nolak kalau disuruh lagi untuk menikah, Tuan Lion sangat beruntung bisa menikah dua kali dengan gadis yang masih muda dan cantik lagi," Seruni ikut membatin dan memperhatikan gerak gerik Gladys diam-diam.
Lion tadi subuh sebelum berangkat ke kantornya dia sudah menginformasikan kepada sebagian maid, Security, Baby sitter jika dia sudah menikah lagi untuk kedua kalinya.
Tetapi, dengan satu catatan dan syarat mereka tidak boleh sedikitpun membocorkan rahasia besar tersebut ke orang lain ataupun khalayak umum terutama kepada keluarga besarnya jika hal itu terjadi hidup mereka jadi jaminannya.
"Mainan yang sangat banyak yah Moms?" Ucapnya Angel yang merentangkan kedua tangannya.
"Iya Mommy janji akan suruh Papi beliin kamu boneka dan mainan yang super banyak khusus untuk princessnya Mommy, apa kamu sudah senang sayang?" Tanyanya Gladys yang entah kenapa naluri keibuannya datang begitu saja tanpa ada niat ataupun rencana sebelumnya.
"Hore Angel akan punya banyak mainan lagi, hore….!!" Pekik Angel yang jingkrak-jingkrak di atas sofa ruang keluarga di dalam rumah bak istana itu.
Gladys bahagia karena melihat reaksi dan aksi dari anak sambungnya itu. Hatinya langsung mencelos menghangat seketika itu juga. Gladys lalu meraih dan menarik tubuhnya Gladys ke dalam pelukannya itu.
__ADS_1
"Sekarang Angel sudah bisa tenang dan tidak nangis lagi kan?" Ujarnya Gladys saat tubuhnya memeluk erat dengan penuh kasih sayang dan kehangatan Angel yang tertawa kegirangan.
"Angel bahagia banget saat Mommy bilang gitu, tapi Angel lapar Mommy," ucap Angel yang memegang perut kecilnya yang ternyata sedari tadi berbunyi kriuk kriuk kruk saking laparnya.
"Seruni tolong! Ganti pakaiannya Angel tapi ingat untuk dihantui mandi soalnya aku mau ajak Angel keluar cari makanan," tuturnya dengan penuh ketegasan tapi tidak meninggalkan kesan kelembutan yang penuh kasih sayang saat berbicara dengan orang lain.
"Kok aku tidak percaya yah kalau Nyonya Muda itu kerjaannya hanya officer girl? Kalau diperhatikan dari cara bersikap, berbicara, bertutur kata hingga dari wajah sampai kulitnya yang putih bersih glowing seperti seseorang dengan perawatan kulit termahal," terangnya Seruni kepada Melati yang ikut memperhatikan dengan seksama istri baru dari majikannya itu.
"Kok kuta sehati yah, aku juga berpikiran seperti itu awalnya, kita saja yang gajinya lumayan besar masih tidak mampu untuk melakukan treatment perawatan di salon mahal apalagi Nyonya Muda yang hanya og iya gak Melati?" timpal Seruni.
Mereka berdua punya keyakinan dan kecurigaan untuk Gladys, tapi hal itu hanya mereka berdua yang tahu dan tidak berani mengutarakannya di depan Orang lain jika masih ingin hidup dengan tenang.
Liana selalu berdalih dan berkilah kalau dia sakit dan harus setiap hari keluar cekup dan terapi atas penyakitnya yang diidapnya hampir lima tahun lamanya. Padahal itu hanya alibi dan tipu muslihatnya saja.
Liana tidak mengurus dengan baik putri semata wayangnya karena terlalu sibuk dengan kekasih sekaligus selingkuhannya itu.
__ADS_1
"Semoga Nona Angel mendapatkan perhatian khusus yang tulus dari Nyonya Gladys karena kasihan sejak lahir hingga sekarang seolah-olah kehadirannya Angel sama sekali tidak pernah diinginkan oleh Liana ibu kandungnya sendiri," batinnya Seruni baby sitter nya Angel.
Silahkan mampir juga ke Novel aku yang lain judulnya:
...1. Pesona Perawan...
...2. Dilema Diantara Dua Pilihan...
...3. Pelakor Pilihan...
...4. Cinta CEO Pesakitan...
...5. Ketika Kesetianku Dipertanyakan...
Makasih banyak all Readers...
__ADS_1
i love you full banget deh untuk kalian yang sudah mampir baca...
Jangan pernah bosan yah dengan karya recehannya Fania Mikaila AzZahrah daeng Sayang...